Jumat, 23 November 2012

Talenta Haruslah Diperkembang

Pendahuluan:


   Dari lautan timbul uap dan uap menjadi gumpalan embun.  Kemudian gumpalan embun turun ke bumi berbentuk tetesan-tetesan air dan tetesan-tetesan air dapat membuat genangan air, kemudian ini mengalir melalui saluran dan masuk kedalam anak sungai.
   Dari anak sungai mengalir kedalam sungai yang lebih besar dan dari sini mengalir ke laut.  Demikianlah seharusnya jalannya segala karunia dan rahmat didalam jemaat itu berjalan.

   Semua karunia itu berasal dari Allah yang dibagi-bagikan kepada semua orang Kristen.  Karunia dan rahmat itu haruslah mengalir melalui salurannya masing-masing sehingga menjadi sungai talenta dan bakat yang berguna bagi gereja dan bangsa yang kemudian kembali ke laut kemuliaan-Nya darimana talenta itu berasal.

Pembahasan:
I.             APAKAH TALENTA ITU?
Epesus 4:8,11 “… ; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia.  Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,…”

Definisi talenta menurut Webster’s Third New International Dictionary, Unabridged :  “Talents are the abilities, powers, gifts and natural endowments bestowed upon a man”. (Talenta adalah kesanggupan, kuasa, karunia dan bakat alamiah yang di anugerahkan kepada manusia”.)

II.           DARIMANA ASALNYA atau DATANGNYA TALENTA ITU?
Jawabnya ialah: dari atas.  Jakobus 1:17 “Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas,…”

   Perumpamaan tentang “talenta” dalam Matius 25:14,15 menyatakan seorang yang mau bepergian ke luar negeri .  Kemudian dipanggilnya segala hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Kepada yang seorang diberikannya : 5 talenta, yang seorang lagi 2 talenta dan kepada seorang yang lain lagi 1,  masing-masing menurut kesanggupannya.

   Kepada setiap orang Allah memberikan karunia sesuai dengan kesanggupan yang ada padanya.  Mereka yang hanya sanggup menggunakan/mengerjakan lima talenta menerima lima, dst….
   Mungkin Anda akan merasa kagum bila melihat seorang penyanyi yang suaranya merdu dan berkata: “Oh, suara saya kenapa bukan begitu, dll”.
   Seseorang tidak perlu bersungut atau mengeluh jika mereka tidak menerima talenta yang lebih banyak, karena Allah yang memberikan talenta itu akan menghargai jika kita meningkatkannya.  Besar maupun kecil, itu telah dipercayakan kepada kita untuk diperkembang:
       5 talenta     --untung 5
       2 talenta     --untung 2 dan
       1 talenta     --untung 0………ini disebut karena malas.
   Hamba yang menerima satu talenta menyebut tuannya sebagai manusia yang kejam,  padahal dia sendiri yang tidak memperkembang talenta yang telah diberikan kepadanya.
   Saudaraku,…kepada kita masing-masing diberikan paling sedikit satu talenta.  Namun meskipun sedikit, kita harus pakai dan menggunakannya.

   “The talents, however few, are to be put to use.  The question that must concerns us is not, how much have I received?, but, what am I doing with that which I have?”.(Talenta yang kecil sekalipun harus kita gunakan.  Pertanyaan yang patut kita tanyakan bukanlah, berapa banyak talenta yang saya terima?.  Melainkan apakah yang saya lakukan dengan talenta yang ada pada saya?)
                E.G. White, Christ Object Lessons, hlm.329.

III.          KITA PERLU MENGGUNAKAN TALENTA ITU.

   Ingat, bahwa tujuan dari talenta itu ditentukan untuk kemuliaan bagi Tuhan dan berkat bagi sesama manusia.  Dan talenta itu haruslah diperkembang.  Jadi itu berkembang bila digunakan.
   Tadinya William Foy dan Hazen Foss yang didekati oleh Tuhan untuk menjadi juru kabar-Nya tetapi dia menolak dan tidak bersedia untuk menggunakan talenta yang telah diberikan kepada mereka.  Akhrinya mereka jadi tidak waras. 
    Pisau yang tidak digunakan lama kelamaan akan berkarat, demikian juga  talenta yang tidak diperkembangkan akan berkarat, akan dicabut kembali.  Tidak heran kalau seseorang itu akhirnya menjadi tukang kritik.  Kita harus ingat bahwa sifat mengkritik itu bukanlah talenta.
   Talenta yang tidak digunakan itu adalah penyakit dan dapat mengakibatkan tubuh Kristus merasa sakit.  Satu anggota yang sakit maka semua anggota sama-sama merasa sakit.
    1 Korintus 12:26 “Karena itu jika satu anggota menderita, semua aggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita”.

   “The churches are withering up because they have failed to use their talents in diffusing light”. (Jemaat itu menjadi layu karena gagal dalam menggunakan talenta mereka untuk memancarkan terang itu”.
                E.G. White, Testimonies Jld.6, hlm.432.

    Apakah penyebabnya orang yang menerima satu talenta itu terkena hukuman?.  Ia tidak dihukum karena tidak menghasilkan jumlah yang sama dengan pemegang talenta yang lain, tetapi karena dia tidak menggunakan talenta yang ada padanya.
   Namun saudara-saudaraku,…Tuhan Allah tidak mengharapkan sesuatu yang melebihi kekuatan kita.  Itulah sebabnya menurut Matius 25:15, ada yang diberi 5, 2 dan 1.

   Mari kita buka Alkitab kita dalam Lukas 12:48 ….”Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut”.

   Pada zaman sekarang talenta dapat disembunyikan dengan jalan bagaimana?.  Banyak orang menghabiskan uangnya untuk sesuatu harta –sehingga lupa mengembalikan persepuluhan yang menjadi milik Tuhan.   Mereka sama seperti pemegang satu talenta yang menyembunyikan uang mereka dalam tanah.  Bukankah ini sama dengan merampok Allah?.

   Banyak orang kalau di ingatkan mengenai persepuluhan, mengatakan bahwa Allah itu adalah pemungut pajak.  Tuhan Allah tidak menuntut bunga dari kita melainkan KASIH.
   Kita mengharapkan agar pekerjaan Tuhan di setiap tempat dapat maju dan segera selesai.
   Kita perlu mengetahui bahwa kemajuan itu dapat diperoleh bukan karena kebetulan, atau karena nasib baik.  Kemajuan itu adalah merupakan karunia Allah, sebagai pahala/upah dari iman dan kebijaksanaan serta kebajikan dan usaha yang tidak mengenal lelah.

   Kita masing-masng tentu memiliki kekurangan-kekurangan.   Adakalanya kita mendengar perkataan yang menyatakan: “Oh, pendeta saudara itu, ganteng, tetapi………..atau : Oh,…anggota saudara itu lincah dan maju, tetapi……dst.
   Tentu kita mempunyai kelemahan-kelemahan dan kekurangan, namun Tuhan akan memenuhi semua kekurangan kita itu.  Tetapi kita perlu mengingat bahwa Tuhan Allah tidak secara ajaib memenuhi semua kekurangan-kekurangan kita itu.  Namun bilamana kita menggunaka apa yag ada pada kita maka Tuhan Allah akan bekerja bersama kita untuk menambahkan dan menguatkan semua kecakapan yang ada pada kita.

    Yang perlu kita ingat juga bahwa kita harus bekerja dan berusaha dengan doa dan selebihnya Allah yang menyempurnakan.  Kita harus berjalan dengan iman.
   Dalam mencapai kemajuan, usaha manusia dan kuasa Ilahi haruslah digabungkan.
   Talenta yang digunakan untuk kemuliaan Allah akan menjadi berkat untuk jemaat itu dan talenta yang tidak digunakan akan menghampakan jemaat itu.

    Pada hari pehukuman :
   “Mereka yang tidak bekerja untuk Kristus, mereka yang tidak mau memikul tanggung jawab, mereka yang selfish/mementingkan diri, akan digolongkan dengan orang yang berbuat jahat.  Mereka akan menerima hukuman yang sama”.
                E.G. White, Christ Object Lessons, hlm.365.

   Tetapi apakah upah bagi orang yang setia?. Matius 25:21 “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia;… Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu”.

KONKLUSI:
    Marilah kita menggunakan talenta masing-masing dan kita perkembang untuk memancarkan terang kebenaran Tuhan serta memenangkan  jiwa-jiwa kepada Yesus untuk menjadi kemuliaan bagi-Nya.