Senin, 11 Februari 2013

Membuat Suasana Rumah Menyenangkan.




Pendahuluan:

   SUASANA yang menyenangkan menjadi tonggak utama dalam sebuah rumah tangga. Dalam rumah tangga, diperlukan adanya keselarasan dan keseimbangan antar anggota keluarga. Anggota keluarga harus menghargai dan menyayangi satu sama lain. Untuk lebih terciptanya keharmonisan rumah tangga diperlukan inovasi agar suasana rumah tak membosankan.
   Suasana rumah yang membosankan akan memicu permasalahan karena rasa boring satu sama lain. Pertengkaran disebabkan karena satu sama lain tidak mengerti apa yang harus dilakukan. Pergi keluar untuk refreshing memang menyenangkan, tetapi akan mengeluarkan banyak waktu dan biaya. Sebenarnya suasana menyenangkan dan harmonis bisa tercipta dirumah jika kita mengetahuinya.

    Membuat suasana rumah yang harmonis dan menyenangkan:

  “Ibu bapalah yang menciptakan sebahagian besar suasana lingkungan rumah tangga, maka apabila ada perselisihan paham di antara ibu dan bapa, anak-anak turut merasakan roh yang sama itu.  Jadikanlah suasana rumah tanggamu itu harum semerbak dengan sikap lemah lembut”. E.G. White, Membina Keluarga Bahagia, hlm.14.
   Cara membuat suasana rumah menyenangkan sebenarnya cukup mudah.
1.   Dengan  menciptakan satu suasana suci:
    Seharusnya para ibu bapa memberikan teladan dalam perkataan, tingkah laku dan kehidupan mereka satu dengan yang lain.  Kesucian dalam perkataan dan keramah tamahan kristiani yang benar harus selamanya dipraktikkan.  Mengajar anak-anak untuk menghormati dirinya sendiri, jujur terhadap Allah, setia kepada prinsip, menghormati dan menurut hukum Allah.

2.   Menjadikan Rumah Tangga Senang dan Bahagia :
“Jangan sekali-kali dilupakan bahwa engkaulah yang menjadikan rumah tangga itu senang dan bahagia bagi dirimu sendiri dan bagi anak-anakmu oleh menghargai sifat-sifat Juruselamat”.
     E.G. White, Membina Keluarga Bahagian, hlm.16.

   Kita harus menjalankan segala peraturan rumah tangga itu dalam kebijaksanaan dan kasih, bukan dengan tongkat besi/kekerasan.  Dengan demikian anak-anak akan menanggapi peraturan kasih itu dengan penurutan yang sukarela bukan karena terpaksa.  Anda sebagai orang tua perlu menghargai anak-anak anda kapan saja Anda dapat lakukan.   Ingatlah bahwa anak-anak bukan hanya memerlukan teguran dan perbaikan, melainkan anjuran dan pujian.  Kelemah lembutan dan perdamaianlah yang kita sukai dalam rumah tangga kita.

3.   Memasak bersama. Ibu dan anak wanita pergi membeli bahan-bahan kue dan memberi tantangan pada ayah dan anak laki-laki untuk memasak. Walaupun tak pandai memasak, hal ini akan memberi suasana menyenangkan di dapur. Semakin sibuk dengan kegiatan, kita akan semakin tertawa dan memberi suasana gembira. Setelahnya kita bisa menyantap hidangan bersama.

4.   Dengan makan diluar. Makan diluar bukan berarti makan di restoran atau café yang mahal. Makan diluar yaitu makan diluar ruangan untuk memberikan suasana baru. Contohnya di halaman, di kebun kecil kita, di beranda, sampai di teras. Kita bisa menggunakan tenda ataupun beralaskan tikar ditengah terang bulan. Walaupun makanan yang tersedia biasa disajikan dirumah, suasana berbeda dan hangat akan tercipta. Makanan akan menjadi lezat dan nikmat walaupun hanya sederhana. Sambil makan bercengkerama dan bercerita bersama akan memberikan rasa bahagia dan suasana membosankan akan segera sirna.
   Kesimpulan :
   Rumah tangga yang dijadikan indah oleh kasih, simpati dan lemah lembut ialah satu tempat yang disukai para malaikat berkunjung dan tempat di mana Allah dimuliakan.  Para ibu bapa harus menyadari tanggung jawab mereka supaya menjaga rumah tangga bebas dari segala kejahatan dan kecemaran batin.---0--