Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Mei 2014

9 Tips Membuat Hidup Lebih Bahagia.

   Hidup memang tak pernah lepas dari yang namanya masalah.  Namun janganlah menjadikan masalah itu sebagai salah satu alasan untuk tidak bisa membuat hidup lebih bahagia.  Ada 9 tips yang dapat membuat hidup lebih bahagia:

1. Nikmatilah hidup.  Setiap hari kerjakanalah sesuatu yang menggairahkan atau mengingatkan kembali akan keindahan dan kesenangan hidup.  Misalnya : Belanja, berkebun, rekreasi dengan anak-anak dan mendengarkan musik.  Cobalah untuk menggairahkan dan mengingat hal-hal yang indah dan menarik disekitar kita.

2. Kerjakanlah hal yang positip.  Semua yang berhubungan dengan kegiatan sosial akan menolong memperkuat rasa sosialisasi.
3. Matikan TV dan Radio.  Mendengarkan berita bencana dan kriminalitas dapat menciptakan rasa takut dan gusar.  Daripada melihat film/video yang dapat menimbulkan perasaan negative, lebih baik kerjakan sesuatu yang menyenangkan yang melibatkan seluruh keluarga.
4. Bersosialisasi dengan tetangga.  Keluar dari rumah dan bertemu dengan orang-orang yang belum Anda kenal sebelumnya, bercakap-cakap dan ceritakan apa yang Anda kerjakan.  Ciptakanlah rasa persahabatan sehingga akan menolong Anda merasa hidup aman diantara mereka sekaligus menghilangkan rasa takut sehingg perasaan Anda lebih baik.
5. Tertawa.  Cara terbaik untuk melepaskan semua emosi negative, mengurangi ketakutan dan depressi.  Ajak teman yang suka melucu untuk makan siang bersama.  Pergi menonton film yang lucu atau film komedi.  Bermainlah dengan anak-anak atau binatang peliharaan,  Pendeknya semua yang dapat membuat Anda tertawa.
6. Kegiatan Positip.  Biasakan untuk memulai dan mengakhiri hari dengan hal positip.  Daripada membuka hari dengan membaca berita utama di Koran atau TV, mulailah dengan beribah atau mendengarkan lagi, atau cobalah untuk merenung sambil menyalakan lilin dan yakin bahwa masih banyak kehidupan yang baik disbanding yang buruk di dunia ini.
7. SABAR.  Jangan biarkan kemarahan dan kegusaran mendominasi hidup Anda. Kemarahan bias menyakitkan orang lain dan juga diri sendiri.  Cobalah untuk tidak menyakiti siapapun.  Lakukan Olah Raga, meditasi dan limpahkan semua perasaan emosi ke dalam buku harian, melukis atau main musik.
8. Tersenyum.  Sebelum bangun pagi dari tempat tidur, pikirlah sesuatu yang menyenangkan yang akan dikerjakan yang dapat membuat Anda tersenyum.  Entah mengingat kelakukan si kecil yang menggemaskan, cerita lucu atau apa saja.  Senyum dipermulaan hari akan membuat Anda senang sepanjang waktu.  Senyum dapat membuat system imunisasi dalam tubuh berjalan dengan baik dan dapat mengurangai stress.
9. Memaafkan.  Kemampuan memaafkan akan memperkuat hubungan.  Persahabatan dengan orang-orang disekitar kita dan akan menolong jiwa menjadi lebih tenang.  Peliharalah kasih sayang.  Pada saat ini, kapan saja, setiap orang  membutuhkan kasih sayang dan perhatian, dalam kata-kata dan perbuatan.  Biarkanlah hati berbicara walaupun pikiran Anda tidak mengatakan dengan kata-kata.

------------------------------------------

Minggu, 04 Mei 2014

Tidak Ada Sesuatu Yang Sukar Bagi Allah.


1 Petrus 5:7 “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu”.(Matius 6:25-33).

    Di sebuah plakat terdapat satu tulisan sebagai berikut: “Why pray when you can worry?”.  Betapa sering kita khawatir gantinya datang kepada Allah dan menyampaikan kekhawatiran kita kepada-Nya.
    Bila kehidupan kita terikat seluruhnya, berikanlah kehidupan itu kepada Allah dan biarlah Dia membukakan ikatan itu.

    Dalam 1 Petrus 5:7: Tuhan berkata: “Serahkanlah” artinya: to throw, to give away.  Serahkan berarti: membuang, memberikan, supaya apa yang menyebabkan penderitaan itu dan kekhawatiran itu tidak lagi memiliki hubungan apapun dengan anda.
    Namun beban kekhawatiran kita tidak menghilang begitu saja.  Kekhawatiran itu diserahkan kepada Bapa kita di surga, yang berjanji untuk menyelesaikannya.

    Kecemasan, itu boleh saja disebabkan beberapa alasan tertentu.  Mungkin karena tekanan dari pekerjaan ataupun kritikan yang tidak diharapkan, perasaan bahwa kita tidak di inginkan/dicintai, kesehatan, keuangan.    Barangkali karena adanya perasaan bahwa kita tidak cukup baik bagi Allah atau satu keyakinan bahwa kita tidak diampuni.

    Satu alasan mengapa kita bergantung pada masalah kita ialah karena kita mengira bahwa kita dapat menyelesaikannya lebih baik dari siapapun yang lain.

    Jadi kita tidak perlu khawatir.  Alasan mengapa kita tidak perlu khawatir adalah karena ALLAH PEDULI.  Mungkin kita bertanya, apakah Allah masih cukup peduli untuk campur bilamana perceraian sedang membayangi atau bilamana kita merasa samasekali tidak berguna?.

    Alkitab menyatakan bahwa Dia cukup peduli untuk mengubah keadaan apapun.(He cares enough to transform any situation).
    Ketahuilah bahwa tidak ada sesuatu yang terlalu sukar bagi Allah.

     =============================00=======================

Rahasia Sukses Seumur Hidup (1-3)


RAHASIA SUKSES SEUMUR H

ADA TIGA PILLAR PENTING YANG DAPAT MENJADI  LANDASAN KEHIDUPAN.

      HIKMAT :
Hikmat sejati adalah pemahaman mendalam tentang apa yang benar serta abadi.  Banyak orang paling cerdas di dunia ini sama sekali tidak berhikmat.  Hikmat akan bertambah dengan bertambahnya usia namun terkadang juga tidak.   Walaupun dari luarnya mereka sukses, di dalamnya mereka kacau balau; hubungan-hubungan mereka hancur, dan mereka merasa hampa serta tidak bahagia.

   Sukses luar dan dalam itu, menuai imbalan bukan saja sukses materiil melainkan juga kecukupan diri rohaniah serta kehidupan keluarga yang kaya serta penuh kasih.  Amsal 4:7 “Permulaan hikmat ialah: perolehlah hikmat dan dengan segala yang kauperoleh perolehlah pengertian”.
   Perbedaan antara pengetahuan dengan hikmat dapat  kita ketahui melalui kehidupan seseorang, misalnya:

PENGETAHUAN :                                    

1.   Suka berbicara.             
     2.   Mempelajari.                           
     3.   Mengetahui bagaimana caranya memilah-milah.
     4.   Bangga akan segala yang dipelajarinya.

H I K M A T:
1.   Lebih memilih untuk mendengarkan.
2.   Mengamati.
3.   Mengerti bagaimana cara mempersatukan kembali.
4.   Rendah hati dan selalu haus untuk belajar lebih banyak lagi.

TAMBAHAN INFORMASI (1) TENTANG :
APA ITU HIKMAT ?

HIKMAT adalah ‘pola pikir TUHAN’, yaitu tata cara yang maha mulia, yang sangat kudus dan suci; jadi kalau saudara meminta HIKMAT, berarti anda meminta agar cara dan POLA PIKIR  YANG MULIA itu,  masuk ke dalam system berpikir anda. Demikian kita memakai cara-cara ALLAH dalam memahami, memilih, menganalisa dan memutuskan apapun, yaitu seperti cara TUHAN itu sendiri.

Hikmat dapat diartikan cara-cara yang kudus dan suci, jalan-jalan yang maha baik, solusi yang tidak diragukan.

HIKMAT DUNIA:
Hikmat dunia tidak berasal dari POLA PIKIR ALLAH, tetapi berasal dari pikiran manusia yang menimbang-nimbang kebenaran dan kejahatan. Kemudian ia menemukan sebuah rumusan yang menurut dirinya adalah sebuah kebenaran.

Bagaimana membedakan antar hikmat dunia dengan HIKMAT ALLAH?
Berbagai filsafat dunia yang dianut oleh orang-orang dibagian belahan dunia, dipengaruhi oleh cara para ilmuwan berpikir termasuk para penulis-penulis yang sangat terkenal, secara nyata-nyata menentang TUHAN. Mereka memiliki pandangan-pandangan yang bertentangan dengan pola pikir ALLAH. Tuhan Yesus mengecam orang-orang farisi dan orang Yahudi yang menyatakan dirinya beragama, karena agama dipakai sebagai alasan untuk melegitimasi keinginan mereka sendiri, mereka menambahkan kata “kebijaksanaan”. Kata bijak ditempelkan dalam kata hikmat, yang sama sekali tidak sejajar dengan kemuliaan kata ‘HIKMAT” itu sendiri.

Jika anda menutup mata dan berharap agar diri Anda adalah orang yang berhikmat, maka Anda tidak berhubungan dengan manusia. Pandangan kita tertuju kepada kemuliaan TUHAN, kekudusannya, mampu memahami jalan-jalan Tuhan. Agama diatur sedemikian rupa untuk melegalkan keinginan mereka, sehingga ketika berhadapan dengan “POLA PIKIR ALLAH” sangat bertentangan.
HIKMAT yang diminta oleh Raja SALOMO dari TUHAN yaitu pengetahuan, pengertian dan cara ALLAH memandang segala sesuatu. Agar Raja SALOMO mendapatkan HIKMAT TUHAN ia masuk ke dalam areanya TUHAN. DIA yakin bahwa pengetahuan itu ada dalam rumah Bapa di sorga. Demikian juga kita meminta hal yang sama kepada DIA sumber segala sumber HIKMAT di dalam Yesus Kristus. Masuklah ke dalam areanya TUHAN artinya harus mengambil keputusan untuk tinggal dalam TUHAN yaitu melayani DIA sepenuhnya. Apakah saudara ingin melayani DIA juga?

Takut akan ALLAH adalah sumber pengetahuan. Amsal 1:7
Takut akan ALLAH, artinya konsisten memuaskan hati ALLAH. Kalau anda takut akan ALLAH berarti anda tetap setia sampai mati, tidak mau menyakiti hatiNya dengan berpaling kepada kesenangan dunia. Berhala dunia modern yaitu cinta UANG merupakan kekejian dimata ALLAH, resikonya anda akan dikenai hukuman berupa kutuk. Namun, jika anda melakukan segala sesuatu dengan berpedoman pada keinginan hati BAPA, maka anda akan memperoleh hikmat baru, pengetahuan demi pengetahuan memenuhi hidup saudara.

 
TAMBAHAN INFORMASI  TENTANG :

Arti Hikmat

Dalam Alkitab hikmat diartikan sebagai: pengertian, pengetahuan dan kebijaksanaan. Orang berhikmat memahami segala perkara dengan baik.
Daniel 1:17. Allah memberikan kepada keempat pemuda itu hikmat dan keahlian dalam kesusasteraan dan ilmu. Selain itu kepada Daniel diberikan-Nya juga kepandaian untuk menerangkan penglihatan dan mimpi.


Amsal 8 :12. Akulah hikmat; padaku ada pengertian, kebijaksanaan dan pengetahuan.

Pengkhotbah 8:1. Alangkah senangnya orang bijaksana. Ia tahu jawaban atas segala perkara. Hikmat membuat dia tersenyum gembira, sehingga wajahnya cerah senantiasa.

Sumber Hikmat

Sumber hikmat dapat berasal dari Allah, manusia lain, atau dari alam. Namun sumber hikmat yang paling besar dan paling benar adalah dari Allah. Semua hikmat sebenarnya berasal dari Allah. Allah menciptakan segala sesuatu menurut hikmatNya. Karena itu takut akan Allah, menyembah kepada Dia dan bersandar kepada Dia merupakan jalan satu-satunya memiliki hikmat yang benar.
Amsal 1:7. Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan. 1:20. Hikmat berseru nyaring di jalan-jalan, di lapangan-lapangan ia memperdengarkan suaranya, 14:33. Hikmat selalu ada di dalam pikiran orang berbudi; tapi tertindas dalam pikiran orang bodoh. 19:20. Jika engkau suka belajar dan mendengar nasihat, kelak engkau menjadi orang yang berhikmat.


Daniel 1:17. Allah memberikan kepada keempat pemuda itu hikmat dan keahlian dalam kesusasteraan dan ilmu. Selain itu kepada Daniel diberikan-Nya juga kepandaian untuk menerangkan penglihatan dan mimpi.

Pengkhotbah 2:26 Allah memberikan hikmat, pengetahuan dan kebahagiaan kepada orang yang menyenangkan hati-Nya.

I Raja Raja 4:29. Allah memberikan kepada Salomo hikmat, dan pengetahuan yang luar biasa, serta pengertian yang amat dalam.

Mazmur 19:7. Hukum TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa. Perintah TUHAN dapat dipercaya, memberi hikmat kepada orang sederhana. 51:6 Engkau menuntut ketulusan hati; penuhilah batinku dengan hikmat-Mu. 119:66 Berilah aku hikmat dan pengetahuan, sebab aku percaya kepada perintah-perintah-Mu.

Yeremia 10:12 TUHAN menciptakan bumi dengan kuasa-Nya, membentuk dunia dengan hikmat-Nya, dan membentangkan langit dengan akal budi-Nya. 51:15 TUHAN menciptakan bumi dengan kuasa-Nya, membentuk dunia dengan hikmat-Nya, dan membentangkan langit dengan akal budi-Nya.

Yakobus 1:5 Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya.

Roma 11:33. O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya! 16:27 bagi Dia, satu-satunya Allah yang penuh hikmat, oleh Yesus Kristus: segala kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.

Kegunaan Hikmat

Hikmat jauh lebih besar dari kekayaan dan kehormatan. Hikmat juga memberikan umur panjang. Karena hikmat menjauhkan kita dari malapetaka dan memberikan rasa aman. Orang berhikmat tak mudah jatuh dalam jebakan. Orang berhikmat akan menarik orang datang kepadanya untuk meminta nasihat atau petunjuk.

Amsal 3:16 Hikmat memberikan kepadamu umur panjang, kekayaan dan kehormatan. 3:19 Dengan hikmat, TUHAN menciptakan bumi; dengan akal budi-Nya Ia membentangkan langit di tempat-Nya. 4:6 Hargailah hikmat, maka hikmat akan melindungimu; cintailah dia maka ia akan menjaga engkau agar tetap aman. 7:5 Hikmat akan menjauhkan engkau dari perempuan nakal, dari wanita yang memikat dengan kata-kata yang manis. 8:1. Dengar! Kebijaksanaan berseru-seru, hikmat mengangkat suara. 8:11 Akulah hikmat, lebih berharga dari berlian; tak dapat dibandingkan dengan apa pun yang kauidamkan. 8:12. Akulah hikmat; padaku ada pengertian, kebijaksanaan dan pengetahuan. 9:11 Hikmat akan memberikan kepadamu umur panjang. 9:12 Apabila hikmat kaumiliki, engkau sendiri yang beruntung. Tetapi jika hikmat kautolak, engkau sendiri pula yang dirugikan. 16:16. Mendapat hikmat jauh lebih baik daripada mendapat emas; mendapat pengetahuan lebih berharga daripada mendapat perak. 24:14 begitu pula hikmat baik untuk jiwamu. Jika engkau bijaksana, cerahlah masa depanmu.

Pengkhotbah 7:11. Orang hidup seharusnya berhikmat; nilai hikmat sama dengan warisan; 7:12 sama pula dengan uang pemberi rasa aman. Apalagi pengetahuan tentang hikmat! Siapa memilikinya akan selamat. 7:19 Hikmat membuat pemiliknya lebih perkasa daripada sepuluh penguasa di sebuah kota.

Apa yang butuh kita lakukan untuk berhikmat

Pertama, meminta hikmat dari Tuhan sendiri. Kita hanya bisa mendapat hikmat dari Tuhan kalau kita harus bersandar kepada Tuhan, dan kalau hidup tulus dihadapan Tuhan.
Kedua, menjaga hikmat kita. Kalau hikmat itu tidak dijaga maka ia akan hilang. Hikmat adalah bagian dari cara hidup kita. Ketika cara hidup kita serong, maka pudarlah hikmat yang ada pada kita.


Amsal 3:21. Sebab itu, berpeganglah pada hikmat dan pada pertimbangan yang matang, anakku! Jangan sekali-kali melepaskannya, 4:8 Junjunglah hikmat, maka engkau akan ditinggikan olehnya. Rangkullah dia, maka ia akan mendatangkan kehormatan kepadamu. 4:11 Aku sudah mengajarkan hikmat kepadamu dan menunjukkan cara hidup yang benar. 7:4 Anggaplah hikmat sebagai saudaramu dan pengetahuan sebagai sahabat karibmu. 10:23. Orang bodoh senang berbuat salah; orang bijaksana gemar mencari hikmat. 11:9. Percakapan orang jahat membinasakan; hikmat orang baik menyelamatkan. 23:23 Ajaran yang benar, hikmat, didikan, dan pengertian--semuanya itu patut dibeli, tetapi terlalu berharga untuk dijual. 17:16. Percuma orang bodoh menghabiskan uang mencari hikmat, sebab ia tidak mempunyai pikiran yang sehat. 17:24. Tujuan orang yang berpengertian ialah untuk mendapat hikmat, tetapi tujuan orang bodoh tidak menentu. 24:3. Rumah tangga dibangun dengan hikmat dan pengertian. 24:7. Orang bodoh tidak dapat menyelami hikmat. Ia tidak dapat berkata apa-apa kalau orang sedang membicarakan hal-hal penting. 26:16. Si pemalas menganggap dirinya lebih berhikmat daripada tujuh orang yang memberi jawaban yang tepat.

Pengkhotbah 9:18 Hikmat lebih berguna daripada senjata, tetapi nila setitik merusak susu sebelanga. 10:1. Bangkai lalat membusukkan sebotol minyak wangi, sedikit kebodohan menghilangkan hikmat yang tinggi.

 TAMBAHAN INFORMASI  TENTANG :

 PENGETAHUAN :

 Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring, pengetahuan berarti segala sesuatu yg diketahui; kepandaian: atau segala sesuatu yg diketahui berkenaan dengan hal (mata pelajaran). Adapun pengetahuan menurut beberapa ahli adalah:

  1. Menurut Pudjawidjana (1983), pengetahuan adalah reaksi dari manusia atas rangsangannya oleh alam sekitar melalui persentuhan melalui objek dengan indera dan pengetahuan merupakan hasil yang terjadi setelah orang melakukan penginderaan sebuah objek tertentu.
  2. Menurut Ngatimin (1990), pengetahuan adalah sebagai ingatan atas bahan-bahan yang telah dipelajari dan mungkin ini menyangkut tentang mengikat kembali sekumpulan bahan yang luas dari hal-hal yang terperinci oleh teori, tetapi apa yang diberikan menggunakan ingatan akan keterangan yang sesuai.
  3. Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan adalah merupakan hasil dari tahu dan ini setelah orang melakukan penginderaan terhadap obyek tertentu. Penginderaan terjadi melalui panca indera manusia, yakni indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba. Sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga.
   Dari beberapa pengertian pengetahuan di atas dapat disimpulkan bahwa pengetahuan merupakan segala sesuatu yang diketahui yang diperoleh dari persentuhan panca indera terhadap objek tertentu. Pengetahuan pada dasarnya merupakan hasil dari proses melihat, mendengar, merasakan, dan berfikir yang menjadi dasar manusia dan bersikap dan bertindak. Partanto Pius dalam kamus bahasa indonesia (2001) pengetahuan dikaitkan dengan segala sesuatu yang diketahui berkaitan dengan proses belajar.

Referensi:

Depdiknas. (2008). KBBI Daring. Dipetik Februari 07, 2012, dari Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional: http://bahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php

 Suriasumantri, J. S. (2001). Ilmu Dalam Perspektif. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

 Wikipedia. Pengetahuan. Dipetik Februari 19, 2012, dari Wikipedia: http://id.wikipedia.org/wiki/Pengetahuan.

B.   NILAI-NILAI.
“Kita letakkan nilai-nilai kita pada hal-hal keliru, dan itu mengakibatkan hidup kita penuh kekecewaan”- Mitch Albom.

“Jika nilai-nilai Anda jelas, mengambil keputusan akan lebih mudah”.-Roy Disney.  Seseorang bisa bersikap percaya diri dan mudah mengambil keputusan karena dia sangat menguasai nilai-nilainya.  Keputusan-keputusan yang diambilnya tunduk kepada prinsip-prinsipnya.  Dalam segala situasi, ia tahu apa yang harus diperbuatnya karena nilai-nilai serta prinsip-prinsipnya mantap dan jelas.
   Menurut Vance Havner, penghotbah besar: “Bangsa Amerika mengetahui harga dari segala hal namun tidak mengetahui nilainya”.   Seseorang pernah berkata: “Anda dapat mengetahui nilai-nilai yang dianut seseorag dari caranya memperlakukan isteri serta anak-anaknya, dari caranya memperlakukan bawahannya, dan dari caranya memperlakukan seseorang yang tak dapat berbuat apa-apa baginya”.

C.   K E L A S.

“Kelas” adalah suatu kualitas tak berwujud dan membangkitkan ketimbang menuntut sikap hormat orang lain”- John Wooden.  “Kelas” artinya martabat, keluwesan, tatakrama serta keanggunan.  Berkelas artinya percaya diri dalam segala situasi sosial.  Artinya mudah bergaul dengan semua orang, mulai dari raja dan ratu hingga pekerja kasar.  Seseorang yang berkelas bisa saja membuat kekeliruan, namun tidak pernah cari-cari alasan.  Seseorang yang berkelas tidak pernah membangun dirinya dengan menjatuhkan orang lain.  Seseorang yang berkelas begitu nyaman dengan dirinya sendiri sehingga membuat orang-orang di sekelilingnya kerasan.

   Kelas sejati tidak ada hubungannya dengan “kelas sosial”.  Seorang bangsawan bisa saja tidak berkelas sementara seseorang yang bukan siapa-siapa bisa saja menjadi orang yang paling berkelas”.

 Mr. Littlejohn, Rahasia Sukses Seumur Hidup, hal.13-16

             CATATANKU TENTANG RAHASIA SUKSES SEUMUR HIDUP(2)
I.     JUALLAH DIRI ANDA.

   “Menjual itu adalah soal kepercayaan.  Soal membangun hubungan.  Kita jadi kenal dengan para pelanggan kita dan mereka jadi kenal dengan kita.  Dan setelah mereka kenal kita, mereka percaya kepada kita.  Setelah mereka percaya kepada kita, mereka akan membeli dari kita.  Kita mendapatkan nafkah dari pesanan ulang serta persahabatan yang kita bina.  Kita tidak menjual produknya.  Kita menjual diri kita –dan setelah para pelanggan percaya kepada kita, otomatis mereka membeli dari kita ketimbang dari yang lainnya”.

 “Setiap interaksi pada dasarnya adalah suatu transaksi penjualan”—Mark McCormack(Agen Olah raga terkenal)

 ADA LIMA PRINSIP DALAM MENJUAL
         1.DAPATKANLAH PERHATIAN PELANGGAN ANDA.

    “Mendapatkan perhatian pelanggan Anda dimulai dengan diri Anda sendiri.  Seorang pramuniaga yang hebat membuat kesan pertama yang hebat.
    Ingat pepatah lama: “Anda takkan pernah mendapatkan kesempatan kedua untuk memberikan kesan pertama.  BERPENAMBILANLAH RAPI.  Kepribadian harus tulus, menyenangkan, mudah diajak bicara, pendengar yang baik, seseorang yang dapat membuat orang lain merasa nyaman.  Dan, jika Anda ingin menarik perhatian, tak ada salahnya menggunakan taktik.
    Kunci untuk mendapatkan perhatian pelanggan Anda adalah: Membuka sesuatu yang sudah menjadi MINAT PELANGGAN---mis: dirinya, kebutuhannya, keuangannya, keluarganya.  Nyatakanlah bahwa Anda memiliki sesuatu yang sangat dibutuhkan atau diinginkan pelanggan.
    TELADAN SEMPURNA DARI KEPRAMUNIAGAAN YESUS KRISTUS DALAM YOHANES 14 :  Ia sedang duduk dekat sumur ketika seorang wanita Samaria datang untuk mengambil air, dan Ia menawarkan kepada wanita itu apa yang disebutNya “air kehidupan”.  “Barangsiapa minum air yang Kubrikan kepadanya”, kata-Nya, “takkan pernah haus lagi”.  Nah, itu pasti menarik perhatian wanita itu!,  “Tuan”, jawab wanita itu dengan penuh semangat, “berikanlah kepadaku air itu”.  Dan itulah pembukaan yang Ia butuhkan untuk menyampaikan pesan-Nya tentang kehidupan kekal kepada wanita itu—dan demikianlah caranya Ia menarik perhatian wanita itu.  Dia akhiri kisah tersebut, Ia berhasil “menjual” dan mengubah hidup wanita itu.  Jadi, apakah yang ingin Anda jual ? PESAN?, Gagasan? Calon? Produk.  Semuanya dimulai dengan diri Anda sendiri.  ANDA HARUS MENJUAL DIRI ANDA.  Anda harus memberikan kesan pertama yang baik dan menarik perhatian orang lain.

1.   UBAHLAH PERHATIAN MENJADI MINAT.
    Cara terbaik : Dengan cara memfokuskan perhatian pada sang pelanggan serta berbagai kebutuhannya.  Dalam hal ini menyenangkan para pelanggan.
    Perlihatkanlah kepada sang pelanggan bahwa ia akan memetik MANFAAT dengan mendengarkan apa yang ingin Anda sampaikan.  Buatlah mereka merasa penting.  Fokuskan perhatian pada pelanggan, dengarkanlah dia, jadikanlah dia pusat perhatian Anda.  Usahakanlah agar ia membicarakan tentang dirinya—kebutuhan, keinginan, serta sasarannya.  Maka Anda akan siap memperlihatkan kepada pelanggan Anda bagaimana produk Anda, jasa Anda, atau gagasan Anda akan memenuhi kebutuhan, keinginan, serta sasaran tersebut.

       2.   UBAHLAH MINAT MENJADI KEYAKINAN.
   
    Yang benar-benar sulit adalah mendapatkan kepercayaan sang pelanggan.
   
    Jika Anda ingin mendapatkan kepercayaan pelanggan, maka –diatas segalanya—PERLAKUKANLAH SANG PELANGGAN DENGAN HORMAT, jagan pernah memperlakukannya sebagai “orang tolong”.  Zig Ziglar, guru dalam bidang penjualan yang sudah melegenda, mengatakan: “MENJUAL ITU INTINYA ADALAH ‘MENGALIHKAN PERASAAN’.

   Jika Anda dapat membuat si prospek merasakan tentang produk itu seperti Anda merasakannya, Anda pasti berhasil menjual kepadanya.
   Jika perasaan itu didasarkan pada informasi factual, Anda akan membangun basis pelanggan untuk masa depan.  Anda harus menjual diri Anda, Anda harus membangun kepercayaan kepada diri sendiri agar mampu menjual.

         3.   UBAHLAH KEYAKINAN MENJADI HASRAT.
   Bantulah sang pelanggan membayangkan dirinya menikmati manfaat dari produk Anda.  Gunakanlah bahasa perlambang untuk membantu pelanggan Anda membayangkan sekilas masa depan yang lebih bahagia, lebih sukses, bila menggunakan produk Anda, apapun itu.  Ingatlah, menjual itu lebih dari sekedar menawarkan sebah produk.  Menjual itu mengusik impian—dan membantu orang membayangkan dirinya menikmati impian itu.

4.   RANGKUMKANLAH DENGAN TRANSAKSI.
    Jangan bicara panjang lebar lagi.  Mintalah tandatangan pelanggan Anda pada kolom yang tersedia, ucapkanlah selamat kepada pelanggan Anda karena telah mengambil keputusan yang demikian bijaksana, lalu carilah jalan keluar dan pindahlah ke pelanggan berikutnya.  Sebagai contoh, diakhir presentasi, Anda boleh bertanya kepada sang pelanggan : “Ke mana Anda ingin kami atarkan bukunya?” (Kalau memang Anda sedang menjual produk buku).

     Merangkum dengan transaksi sungguh penting dalam segala bentuk penjualan.
                  Mr.Littlejohn, Rahasia Sukses Seumur Hidup, hal.21-36.

      CATATANKU TENTANG RAHASIA SUKES SEUMUR HIDUP(3)
II. KERJA KERASLAH.

     Semua kerja keras yang dilakukan tentu tidaklah percuma.

   Jika Anda menginginkan sukses seumur hidup, Anda harus bekerja keras.
     NILAI-NILAI KERJA KERAS :

     Dr.Martin Luther King Jr. juga mengetahui nilai-nilai kerja keras : “Jika seseorang terpanggil menjadi tukang sapu jalanan”, katanya, “ia harus menyapu jalanan seperti halnya Michelangelo melukis, atau Beethoven memainkan musik, atau Shakespeare menulis sajak.  Ia harus menyapu jalanan dengan begitu baiknya sehingga seluruh malaikat sorga dan bumi berhenti sejenak untuk mengatakan, ‘NIH DIA TUKANG SAPU JALANAN HEBAT YANG MELAKSANAKAN TUGASNYA DENGAN BAIK”.

    Menurut Charles Kingsley, nilai kerja keras adalah membangun karakter:

    “Syukur kepada Allah bahwa setiap pagi ketika Anda bangun ada yang harus Anda kerjakan hari itu, suka atau tidak suka.  Keharusan bekerja, dan keharusan mengerahkan seluruh kemampuan Anda akan melahirkan temperamen serta penguasaan diri, kerajinan serta kamuan kuat, keceriaan serta kecukupan diri, dan seratus kebajikan yang tidak pernah dikenal orang yang menganggur”.


    BAGAIMANA TENTANG KECANDUAN KERJA?

    Ini bukanlah berarti bahwa kita harus bekerja secara obsesif.  Bekerja keras, namun bukan seorang pecandu kerja.  Kecanduan kerja adalah kecanduan yang tidak sehat, yang membuat orang menelantarkan pernikahannya, anak-anaknya, hubungannya dengan Allah, dan kesehatan mental, emosional, serta jasmani mereka sendiri.  Kita harus tahu bagaimana dan kapan harus santai.
    Seperti pernyataan Vance Havner: “Jika Anda tidak istirahat, Anda akan hancur”.  Maka beristirahatlah dari pekerjaan Anda sesekali, agar Anda tidak hancur.  Bekerja keraslah –namun dengan RILEKS.  Hidup ini bukanlah lari seratus meter.  Hidup ini adalah maraton –dan sebagai seseorang yang pernah mengikuti beberapa lomba maraton, dapat saya katakan bahwa satu-satunya cara untuk menempuh jarak yang sedemikan jauh adalah dengan RILEKS.”
    Pekerjaan kita haruslah memiliki maksud/tujuan yang mulia.  Hikmat dalam Perjanjian Baru, Kolose 3:23-24  “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.  Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah.  Kristus adalah tuan dan kamu adalah hamba-Nya”.  Itulah sasaran pekerjaan kita.
                       Mr.Littlejohn, Rahasia Sukses Seumur Hidup, hal.37,43,47-48.

 RAHASIA SUKSES SEUMUR HIDUP:
   III. PELIHARALAH JALUR KOMUNIKASI YANG TERBUKA.

    Komunikasi yang buruk merupakan penyebab utama kegagalan dalam hidup kita; komunikasi yang efektif merupakan kunci dalam meraih sukses.  Apapun yang kamu lakukan, entah dalam bisnis atau olahraga atau bicara kepada isteri dan anak-anak, kamu harus mempertahankan komunikasi yang terbuka.  Kamu harus mempertahankan adanya saling pengertian.  Jangan pernah meremehkanna sedemikian rupa sehingga kamu menyangka bahwa lawan bicaramu memahami apa maksud ucapanmu.

   Ada dua sisi dalam setiap dialog—seorang pembicara dengan seorang pendengar.  Keduanya bertanggung jawab atas proses komunikasinya.   Sang pembicara bertanggung jawab  untuk menyampaikan pesannya sejelas mungkin agar dipahami, dan sang pendengar bertanggung jawab untuk mendeteksi nuansa, keprihatinan, emosi, serta maknanya.  Dan akibat dari kegagalan berkomunikasi bisa sangat fatal.
    CARA BERPIKIR DAN BERKOMUNIKASI

    Komunikasi bukanlah hanya proses menyampaikan informasi dari seseorang kepada orang lainnya tetapi Komunikasi adalah proses dengan mana kita bina hubungan serta kepercayaan, berbagi makna, nilai-nilai, serta perasaan, dan melampaui kesendirian kita sebagai pribadi yang unik.  Komunikasi bukanlah penyampaian data semata-mata.  Komunikasi melibatkan HUBUNGAN.

    Komunikasi, bagi seorang pria, sering kali difokuskan pada persaingan, status, kekuasaan, dan posisi dalam urutannya.  Bagi seorang wanita, komunikasi adalah soal kerjasama, hubungan, perasaan, dan memberikan dukungan kepada orang lain.  Pria cendrung lebih konkrit dan berorientasi pada fakta; wanita cenderung lebih abstrak dan berorientasi pada perasaan.
    Wanita cenderung hati-hati walaupun sudah pasti; pria cenderung lancang walaupun ragu-ragu.  Pria berkomunikasi untuk menyelesaikan masalah dan mencapai sasaran; wanita berkomunikasi untuk menjalin hubungan.   Pria cenderung bertanya, “Bagaimana menurut Anda tentang hal ini?”. Wanita cenderung bertanya, “Bagaimana perasaan Anda tentang hal itu?.  Pria cenderung mengutamakan nama atas prestasi-prestasinya, sementara wanita cenderung mengutamakan citra yang tidak terlalu sombong, nge-bos, atau memaksa.

    Jika seorang wanita berbicara kepada seorang pria tentang suatu persoalan, rasanya yang ia inginkan hanyalah dukungan emosional serta kepedulian.  Namun jika seorang pria mendengar seorang wanita mengungkapkan persoalannya, ia cenderung mengasumsikannya sebagai permintaan bantuan—maka bukannya memberikan dukungan serta kepedulian, sang pria malah memberikan nasihat bagaimana menyelesaikan persoalan itu, yang sama sekali bukan yang diinginkan yang wanita.  Jika, sebaliknya, seorang wanita memberikan  nasihat kepada seorang pria, ia mungkin memandangnya sebagai tanda dukungan serta kepedulian terhadap pria itu  Namun dari perspektif sang pria yang kompetitif, berorientasi pada status, nasihat sang wanita itu bisa dipandang sebagai kritikan, yang secara tidak langsung mengatakan bahwa menurut sang wanita sang pria tidak mampu menyelesaikan persoalannya sendiri—dan akibatnya sering kali adalah konflik, salah pengertian, dan miskomunikasi.

Jumat, 02 Mei 2014

Jaga Prioritas Anda


   Bryan Dyson, mantan eksekutif Coca cola, pernah menyampaikan pidato yang sangat menarik dengan menyampaikan pernyataan sbb: "Bayangkan hidup itu seperti pemain akrobat dengan lima bola di udara.  Anda bisa menamai bola itu dengan sebutan :
1. Pekerjaan.
2. Keluarga.
3. Kesehatan.
4. Sahabat, dan
5. Semangat.
   Anda harus menjaga semua bola itu tetap di udara dan jangan sampai ada yang terjatuh.   Suatu saat, ketika situasi mengharuskan Anda melepaskan salah satu diantara lima bola tersebut, maka lepaskanlah pekerjaan, karena pekerjaan adalah BOLA KARET.   Pada saat Anda menjatuhkannya, suatu saat ia akan melambung kembali, namun empat bola lain seperti : Keluarga, Kesehatan, Sahabat dan Semangat adalah BOLA KACA.  Jika Anda menjatuhkannya, akibatnya bisa sangat fatal!".

   Bryan Dyson mencoba mengajak kita hidup secara seimbang.  Pada kenyataannya, kita terlalu menjaga pekerjaan yang adalah bola karet, bahkan sering kita sadari atau tidak, kita mengorbankan keluarga, kesehatan, sahabat dan semangat demi menyelamatkan bola karet tersebut.
  
   Demi uang atau pekerjaan, kita mengabaikan keluarga.  Demi meraih sukses dalam pekerjaan, kita jadi WORKAHOLIC dan tidak memperhatikan kesehatan.  Bahkan demi uang atau pekerjaan, kita rela menghancurkan hubungan dengan sahabat yang telah kita bangun bertahun-tahun lamanya.
   Ingatlah,..kalaupun kita kehilangan uang, masih bisa kita cari lagi, tapi jika keluarga sudah terjual, kemana kita membelinya lagi?.  Uang hilang masih bisa dicari, tapi apakah kita bisa memulihkan kesehatan kita secara normal jika kita terkena penyakit kritis.

   Kesimpulannya ialah:  Jagalah prioritas hidup Anda agar tetap seimbang dan usahakan semuanya tidak ada yang harus dilepaskan.  hms.

Senin, 14 April 2014

Mengatur Keuangan Demi Kebahagiaan.


(Kebahagiaan untuk Financial Situation)
    



It is not the amount you have but what yo do with what you have:

1.      Learn to want less –Mengurangi keinginan kita.  Hindari advertisement.

2.      Get organized –Lebih cermat/seksama mengatur, karena sibuk jadi tidak sempat lagi meng-organized (Sehingga bill-bill yang datang kelewat).

3.      Set goals –Dalam hidup ini kita harus punya tujuan.  Yale University menyatakan bahwa setiap student yang mempunyai goal dalam hidup mereka, maka mereka membuat lebih banyak kesuksesan/uang.

4.      Plan Our spending –Rencanakan pengeluaran kita.  Pengeluaran-pengeluaran kecil disimpan, supaya kita lebih cermat membuat budget pada waktu selanjutnya.

5.      Invest Sensibility –nothing save = nothing invested = No retirement.

6.      Protect what’s ours –Kita harus menjaga apa yang kita punyai.  Melindungi keluarga melalui insurance & trust. 

7.      Start talking about money—Minta advis dari orang yang pengalaman dalam keuangan.  Bicarakan bersama keluarga (Suami/Isteri/Anak) tentang pengaturan keuangan.  Meskipun isteri yang lebih banyak income, planning bersama-sama tentang pengeluaran.  Katakan bahwa uang bukan jatuh dari pohon.

8.      Find work that Fit for you —Cari pekerjaan yang cocok dengan Anda.  Orang yang menyenangi pekerjaannya itu akan menghasilkan keuangan lebih banyak.

 Cerita pengalaman seorang bernama David :

 -Dia seorang pria single.  Saat mulai kerja, dia tinggal di sebuah apartment.  Namun setiap bulan merasa bahwa income nya tidak cukup.  Ia pun mulai frustrasi.  Lalu dia minta nasehat kepada para ahli.  Anjuran kepadanya ialah : Agar Life Stylenya di ubah:

a. Yang tadinya makan diluar –sekarang dia masak sendiri dan ternyata $ 6. Telah cukup sehari.

b. Dia melihat apa yang dia bisa hematkan lagi : Dia pun mulai memakai Public transportation supaya tidak beli bensin.  Demikianlah hal-hal yang kecil dia potong.  Ternyata dia bukan minus, tetapi masih ada sisa atau yang lebih sebanyak $ 20 setiap bulan.
   Semoga dengan tip ini, Anda dapat mengatur keuangan yang pada akhirnya membawa kebahagiaan bagi Anda.  Sebelum terlambat, lakukanlah yang terbaik.

Sabtu, 01 September 2012

Lenyapnya Kenaifan.


Pendahuluan:
Naif- artinya adalah:
1.   Sangat bersahaja, tidak banyak tingkah, lugu(karena muda dan kurang pengalaman.
2.   Bodoh, tidak masuk akal, polos, terlalu jujur, bersahaja, menyedihkan, kasihan, alamiah, seadanya, sederhana.
3.   Orang yang polos, kekanak-kanakan, dan memandang hidup selalu lurus tanpa kelokan, dan setiap proses hidup selalu bahagia, tanpa derita/bermuram durja.
4.   Menurut kamus umum bahasa Indonesia, susunan W.J.S. Poerwadarminta hlm. 668, kata naïf adalah merupakan bahasa percakapan yang artinya: “sangat bersahaja”.
Pembahasan:
   Sebagai orang tua, anda memiliki kemampuan untuk membantu membentuk anak-anak anda menjadi pribadi yang berkemampuan baik.
   Tentu saja akan ada pergumulan disepanjang jalan.  Ketahuilah bahwa anak anda terbuat dari tanah liat.  Jadi anda dapat membentuk mereka masing-masing berlain-lainan atau menjadi seperti yang dikehendaki oleh Allah.

   Perlu di ingat bahwa tidak pernah ada istilah terlalu dini atau terlalu lambat untuk mulai membantu anak-anak anda menjadi seperti yang dikehendaki Allah ketika mereka diciptakan.
   Tujuan pelajaran ini adalah untuk membantu anda mengurangi “faktor-faktor risiko” dan menjauhkan anak-anak serta keluarga anda dari krisis, karena ada banyak saat ini keluarga yang tengah mengalami krisis.
   Kita percaya bahwa orang tua dapat belajar melalui kesalahan dan keberhasilan mereka sendiri maupun dari orang lain.

   Berbicara tentang membesarkan anak-anak, ada satu prinsip yang mendasari segalanya.  Kasih saja tidak selalu cukup, akan tetapi KASIH adalah merupakan suatu PERMULAAN dan kasih ini pulalah yang mendorong kita mau mempelajari pelajaran ini.

   Adalah penting bagi kita memahami mengapa anak-anak kita telah memasuki suatu generasi yang mengalami krisis.  Ironinya, ada kelompok-kelompok orang tua yang berpendidikan terbaik sepanjang sejarah, namun berbuat paling sedikit bagi anak-anak mereka sendiri.
  Permasalahan dengan anak-anak timbul ketika kenaifan ditinggalkan terlalu dini dan digantikan dengan atmosfir yang lebih keras.
   Gambaran tentang anak-anak Amerika dan masalah yang mereka hadapi bukanlah sesuatu yang enak untuk didengar karena statistik telah menggambarkan keadaan mereka sbb:
SETIAP 30 MENIT TERJADI :
*29 anak yang bunuh diri.
*57 remaja meninggalkan rumah.
*14 remaja yang melahirkan di luar nikah.
*22 anak perempuan melakukan aborsi.
*686 anak-anak menggunakan salah satu obat bius, dan
*188 yang menyalah gunakan minuman keras.

   Tentu statistik diatas tidak berarti apa-apa atau tidak berpengaruh, sebelum anak anda sendiri yang mengalaminya.  Namun semua angka ini perlu mendapat perhatian sebagai perbandingan. 
   Statistik ini dengan jelas menggambarkan bahwa dunia anak-anak kita jauh berbeda dibandingkan dengan dunia anak-anak yang kita kenal dulu.

   Tatkala kita remaja, kita naïf.  Tetapi, pada banyak anak dewasa ini, perasaan naïf sudah lama tidak ada lagi.
   Mari kita amati sumber-sumber yang telah mematikan kenaifan anak muda kita, antara lain:
I.             MASS MEDIA:
Saudaraku,..ribuan sajian gambar tidak bermoral telah banyak ditayangkan di bioskop/teather, video atau TV, dan sementara itu berbagai acara komedi yang mematikan hati nurani anak-anak.
          Dalam suatu survey yang dibuat pada tahun 1994 tentang perilaku berisiko tinggi yang dilakukan oleh anak muda, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for disease and Prevention) menemukan bahwa:
a.    40 % dari remaja yang diwawancarai melakukan hubungan sex pada saat mereka duduk di kelas 3 SMP.
b.   Diantara anak laki-laki, 86 % nya mulai melakukan hubungan sex pada usia 19 tahun.
Anak-anak terus menerus dicekoki suguhan yang mengandung unsur sex melalui berbagai sumber media.

II.           OKULTISME :
Sumber berikut yang telah mematikan kenaifan anak muda kita adalah OKULTISME.  Ini khusus terjadi dikalangan pengikut Kristianitas Fundamentalis.  Adanya ritual yang disertai dengan hubungan sex yang dilakukan oleh pemuja-pemuja setan.
   Seorang bernama SHAWN SELLERS—terdakwa dengan ancaman hukuman mati karena membunuh kedua orang tuanya.  Ia melaksanakan ritual pemujaan itu mula-mula dengan melumuri badannya dengan darah yang kadang-kadang dicampur dengan arak dan air seni, untuk kemudian disusul dengan menenggak minuman keras.

   Anak-anak muda terlibat dalam Okultisme karena mereka kurang pengarahan.  Mereka menghabiskan waktu untuk mencari suatu kekuatan, sesuatu yang bisa memuaskan EGO dan memenuhi dorongan nafsu mereka.  Mereka mengabaikan kuasa yang bisa diperoleh dari Sang Pencipta, dan menggatikannnya dengan tindakan yang membuka peluang untuk masuknya roh pendusta itu.

III.          KRIMINAL:
   Ini juga merupakan sumber yang telah mematikan kenaifan anak muda kita.
   Menurut statistik yang pernah dicatat bahwa setiap tahun, 6 000 000 tindakan kekerasan dialami anak-anak berusia 12 dan 19 tahun.
   Sebagai contoh: Michael Thomas, berusia 15 tahun. 
   Pada suatu kali dia berangkat ke sekolah dengan mengenakan sepatu basket Air Jordan seharga $ 100.  Esok harinya—dia telah ditemukan tergeletak tidak bernyawa disuatu lapangan dekat sekolah.  Rupanya dia telah dibunuh oleh seseorang yang mempunyai motif iri pada gaya berpakaian orang lain di sekolah tersebut.  Seorang petugas kepolisian berkata: “Obsesi pada gaya berpakaian disulut oleh media dan iklan visual, dikipasi oleh sikap orang tua yang selalu menuruti kemauan anak-anaknya, dikobarkan oleh tekanan teman sebaya dan oleh keinginan yang tidak terkendali untuk bisa diterima lingkungan”.  Inilah penyebabnya.

IV.         OBAT BIUS DAN MINUMAN KERAS:

   Krisis penggunaan obat bius ini di U.S.A telah merembes ke kalangan anak-anak yang masih kecil.
   Saudaraku,…Hampir 40 % dari semua anak kelas 6 (ini di Amerika), mengkonsumsi alkohol sebagai akibat iklan yang menjamur, yang mempromosikan anggur sebagai penyejuk dahaga.
   Dalam suatu wawancara yang dilakukan oleh Koran Wall Street Journal, seorang pelajar pria dari Brainbridge High School mengatakan bahwa:
   “Jumlah obat bius yang tersedia sama banyaknya dengan kripik kentang yang di jual di kota ini”.
   Itulah sebabnya saudaraku, dikatakan bahwa keadaan akan makin buruk apabila sekolah tidak kembali menerapkan nilai-nilai KRISTIANITAS.

V.           INTELEKTUAL MENGGANTIKAN MORALITAS:

   Orang telah beralih ke konsep intelektualisme.  Apakah itu kosep intelektualisme?.
1.   Mempercayai bahwa manusia dapat sedemikian cerdasnya sehingga intelek mereka mampu mengabaikan imoralitas.
2.   Tidak mengajarkan sesuatu agar kondisi moral seseorang menjadi lebih baik—malah sebaliknya meremehkan arti moral dan menyebutnya sebagai “AGAMA KUNO”.
   Moralitas tidak pernah menjadi bagian dari intelektualisme.  Bagaimanapun cerdasnya seseorang, mungkin saja ia tidak bermoral.  Sering terjadi, orang-orang yang sangat cerdas juga merasa tidak memerlukan Allah.

VI.         AGAMA LIBERAL:
   Liberalisme membuat anak-anak kita tidak lagi berpotensi.  Faham ini tidak mengajarkan adanya kuasa adikodrati Allah yang hidup dan Yesus melalui pengorbanan-Nya yang kudus.

   Mereka menafsirkan agama menurut versi mereka sendiri, menciptakan filosofi mereka sendiri dan Yesus ditinggalkan jauh dibelakang.

VII.        GERAKAN ZAMAN BARU:
   Ini seperti konsep SHIRLEY MACLAINE:
     “Bahwa tubuh jasmani mereka akan ditinggalkan sewaktu wujud mereka berubah menjadi ilah-ilah –yang sesuai dengan angan-angan mereka”.  Dan anda mampu menciptakan perubahan.

KONKLUSI:
   Untuk meniadakan pengaruh gelombang yang sedang melanda ini dibutuhkan orang tua yang sadar dan berkomitmen tinggi, orang tua yang bersedia mendampingi anak-anak agar mereka tidak menjadi sama seperti dunia.  Hal ini tentu dimulai dari KELUARGA, kemudian MASYARAKAT, akhirnya SUATU GENERASI DI MASYARAKAT.

   Oleh karena itu, kita bertanggung jawab untuk memberikan kesaksian tentang Tuhan kepada anak-anak kita.  Manakala kita melaksanakannya, anak-anak kita akan memiliki PENGHARAPAN.

   Mazmur 22:31 “Anak-anak cucu akan beribadah kepada-Nya, dan akan menceritakan tentang TUHAN kepada angkatan yang akan datang”.

   Saudaraku,..bagi kita belum terlambat untuk menghentikan kondisi yang bisa membawa anak-anak kita menuju kehancuran.