Tampilkan postingan dengan label Penghiburan.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penghiburan.. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 April 2013

Ayat Alkitab Tentang: Penghiburan atas kematian,dukacita,dst.



Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya.Mazmur 116:15
Matius 5:4   Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
Ibr. 12:11   Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.
Rm. 12:12   Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah  dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!
Dan aku mendengar suara dari sorga berkata:
Tuliskan: "Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini."
"Sungguh," kata Roh, "supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka,
karena segala perbuatan mereka menyertai mereka."
Wahyu 14:13
2Korintus 5:1-2

1   Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia.

2  Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini,

Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.
2 Kor 7:10

Ulangan 31:8   Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati."

Hidup dan kasih setia Kaukaruniakan kepadaku, dan pemeliharaan-Mu menjaga nyawaku. Ayub 10:12
Roma  15:4
 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.

Roma  15:5

 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus,

II Korintus  1:3
Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan,

II Korintus  1:4
 yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah.

II Korintus  1:5
 Sebab sama seperti kami mendapat bagian berlimpah-limpah dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh Kristus kami menerima penghiburan berlimpah-limpah.

II Korintus  1:6
 Jika kami menderita, hal itu menjadi penghiburan dan keselamatan kamu; jika kami dihibur, maka hal itu adalah untuk penghiburan kamu, sehingga kamu beroleh kekuatan untuk dengan sabar menderita kesengsaraan yang sama seperti yang kami derita juga.

II Korintus  1:7
 Dan pengharapan kami akan kamu adalah teguh, karena kami tahu, bahwa sama seperti kamu turut mengambil bagian dalam kesengsaraan kami, kamu juga turut mengambil bagian dalam penghiburan kami.

Filipi  2:1
 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,

II Tesalonika  2:16
Dan Ia, Tuhan kita Yesus Kristus, dan Allah, Bapa kita, yang dalam kasih karunia-Nya telah mengasihi kita dan yang telah menganugerahkan penghiburan abadi dan pengharapan baik kepada kita,

   Kami turut berdoa semoga Acara Pelepasan Sdr. Alm. Andrew Kuntaraf  pada hari Minggu, 14 April 2013 akan berjalan lancar.  Tuhan memberkati dan menguatkan seluruh keluarga yang berdukacita.

Selasa, 26 Maret 2013

Apakah Arti Hidupmu?




Pendahuluan:
  
   Yakobus 4:13-15 “Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: “Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung”, sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok.  Apakah arti hidupmu?  Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.  Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu”.

   Disini ada sebuah pertanyaan : Apakah arti hidupmu?

KEHIDUPAN KITA DI BUMI

   Ayat kita jelas mengatakan bahwa kehidupan kita di bumi ini very frail(sangat lemah) dan dibandingkan kepada : RUMPUT (Yesaya 40:6 dan Mazmur 37:2 ) dan kepada BUNGA ( 1 Petrus 1:24).  Dan dalam ayat kita ini kepada UAP , yang sebentar saja kelihatan, lalu lenyap (Yakobus 4:14)

   Jadi hidup kita ini lemah (frail).  Namun, bukan saja lemah tetapi transitory(fana/tidak kekal).  Bila kita baca Mazmur 90:10 “Masa hidup kami 70 tahun dan jika kami kuat, 80 tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap”.
KEHIDUPAN  ADALAH KARUNIA

    Apakah kita menyadari bahwa kehidupan ini adalah merupakan karunia?.
    Rasul Paulus mengingatkan orang-orang Athena dalam Kisah 17:28 “Sebab didalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada,…”
   Mungkin diantara kita telah dekat dipintu gerbang kematian, tetapi oleh belas kasihan-Nya kita masih diberikan kehidupan hingga saat ini.

   Kematian bukanlah merupakan keinginan Allah melainkan itu adalah karena kita telah berdosa terhadap Allah.

TUJUAN KEHIDUPAN KITA DI BUMI INI

   Alkitab berkata bahwa segala sesuatu diciptakan Allah untuk kemuliaan Allah (Wahyu 4:11).  Namun menyedihkan, banyak orang yang menggunakan karunia dari Allah itu dengan merusakkan kehidupannya.  Kita tidak perlu bersungut bila kegelapan menudungi hidup kita karena Allah akan memelihara kita.  Kehidupan anak-anak Allah adalah kehidupan yang berjalan bersama Allah.



Konklusi:

Ya, kita tak pernah tahu ke mana kita melangkah! Masa depan tetap akan menjadi misteri sepanjang hidup. Segala sesuatu berubah! Tetapi ada yang tidak berubah! Yaitu Tuhan Allah saja. Kita tidak akan tahu apa jadinya kita esok pagi, tetapi Sang Misteri itu paham betul apa yang akan terjadi! Menggantungkan diri kepada kekuatan kita, akan berujung pada kegagalan hidup. Tetapi menggantungkan diri kepada Tuhan, bagaikan Abraham yang dipanggil untuk pergi ke negeri yang tidak ia ketahui, tetapi yang Allah sendiri akan tunjukkan, akan membuat hidup kita aman selama-lamanya. Meski banyak pertanyaan, tetaplah melangkah di dalam Tuhan! Itulah iman, dan di sanalah kita mendapatkan arti hidup kita yang sejati!

   Kehidupan sekarang akan menentukan masa depan kita (Our present life will determine of our future).  Pertanyaan dalam nast kita adalah merupakan undangan Allah bagi kita untuk self-examination (ujian bagi diri kita sendiri) dan kesempatan bagi kita agar berbalik dari dosa dan berpaling kepada Allah.
   Kehidupan kita di bumi ini adalah singkat, tetapi waktu yang sangat bernilai bagi kita menggunakannya untuk hidup bagi kemuliaan Allah dan menyediakan diri untuk masuk ke dalam kerajaan Allah yang akan datang. 
   Apakah Anda mau berada disana?.  Apakah yang menjadi jawaban Anda?.

Minggu, 13 Mei 2012

Doa-doa singkat & janji Tuhan utk mereka yang berseru kpd Tuhan dalam kedukaan mereka.


         1. A R T I  K E M A T I A N.
   Tuhan, apakah arti kematian itu?  Apakah yang menunggu kami sesudah kami  menyelesaikan kehidupan yang sementara ini?.
   Persiapkan kami untuk hidup kekal, rasa-rasanya begitu singkat di dunia ini dan nampaknya kami telah menyianyiakan-- begitu banyak waktu.
   Tentu, Engkau telah menyiapkan kami-- untuk hal-hal yang lebih baik --daripada hidup di dalam kulit, yang akan segera kembali ke debu.
   Dan sungguh, pasti ada—suatu tempat yang lebih baik, daripada di bumi ini, yang penuh dukacita dan perselisihan.
  
   Ditengah-tengah dunia yang fana ini, Tuhan, biarkanlah aku melihat kekekalan;
   Ditengah-tengah segala hal yang dapat binasa, biarkanlah aku menyaksikan yang abadi. 
   Ditengah-tengah kelemahan, biarkanlah aku melihat kekuatan;
   Ditengah-tengah kematian, biarkanlah aku menyadari kehidupan.

“Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup, barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.  Percayakah engkau akan hal ini?” (Yohanes 11:25,26).

2. BUNGA-BUNGA
    
   Oh Tuhan, begitu indah bunga-bunga yang kami terima, karangan-karangan bunga berbentuk salib, lingkaran maupun bentuk-bentuk lainnya.  Semuanya sungguh-sungguh mewakili kasih, persahabatan, perasaan-perasaan dari kawan-kawanku yang tak dapat menyatakan isi hati mereka dengan kata-kata.
   Ditengah-tengah kedukaanku, Tuhan, tolonglah aku menyadari bahwa bunga-bunga itu menggambarkan kesukacitaan mereka yang telah mengenal orang yang kukasihi, yang sekarang sudah tak ada lagi karena beristirahat buat sementara.
   Tetapi aku tahu, bunga-bunga itu akan segera layu dan hanya keindahan dan kasih-Mu Tuhan, akan tetap selama-lamanya.
   “Seluruh umat manusia adalah seperti rumput dan semua semaraknya seperti bunga di padang.  Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, apabila Tuhan menghembusnya dengan nafasnya.  Sesungguhnyalah bangsa itu seperti rumput.  Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.” (Yesaya 40:6-8).
3. KEBAKTIAN PEMAKAMAN
       
   Keheningan, dari ruangan gereja—ketenangan dari kebaktian pemakaman.
     Hatiku tenang sebab, aku bersama dengan Engkau disini, Tuhan.
    Aku dapat duduk diam dan membisikkan kebutuhan-kebutuhanku yang  terdalam.  Aku dapat mengatakan apa yang kurasakan,
    Mengucap syukur atas penghiburan-Mu.

   Mendengarkan suaraMu, Mengetahui bahwa aku tidak harus menghadapi krisisku sendirian.
   Kepastian dan ketentraman hati yang datang dari FirmanMu; nyanyian rohani dan doa-doa.

  Aku memerlukan semuanya, Tuhan
 Terimakasih, Tuhan, karena Engkau berada disini.

 “Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita” (Efesus 5:20).

4. KEMENANGAN
    
   Segalanya telah selesai, Tuhan---kunjungan-kunjungan, kebaktian pemakaman. 
   Sulit bagiku, Tuhan, mempercayai kemenangan atas kematian ditengah-tengah kesedihanku. 
   Tetapi melalui kepercayaanku kepada-Mu, aku tahu bahwa kematian hanya merupakan suatu pintu, Yang bila dibuka membawa kami ke dalam suatu kehidupan baru yang jauh lebih berarti, yang dihayati di dalam kehadiran-Mu.
   Engkau memberi kami hidup untuk sementara waktu di dunia ini dan Engkau menjanjikan kehidupan yang kekal di dalam Kerajaan-Mu.
   Terimakasih, Tuhan, atas keyakinan yang Engkau berikan.

   “Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir.  Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.  Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang tidak dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati”. ( 1 Korintus 15:51-53).

5. BERSYUKURLAH
    
   Penderitaan yang kualami pada kematian itu hampir sembuh sekarang, Tuhan.  Aku sudah menjadi biasa menghadapi hidup sehari-hari dan aku merasa berterimakasih.
   Aku mau mengucap syukur kepada-Mu, Tuhan atas penyertaan-Mu di dalam masa krisis ini, atas keluarga dan teman-teman yang telah mengingatku, yang telah mengunjungiku, yang telah mendoakanku.
   Dan Tuhan, meskipun tidak gampang, mengalami kehilangan orang yang kukasihi, Aku menyadari bahwa Engkau  selalu berada bersamaku,
          untuk menolong
          untuk menyembuhkan
          untuk menenangkan
          untuk menghiburku!
   Terimakasih, Tuhan, karena Engkau adalah Penolongku dan keselamatanku.

   “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur” (Filipi 4:6).