KKR "Hidup Yang Terbaik":
(Pdt. H.M. Siagian, MPTh)
Pendahuluan:
Slamat berjumpa kembali saudaraku dimanapun Anda berada pada saat ini. Kemaren kita telah mempelajari pelajaran yang ke tiga. Sebelum kita lanjutkan dengan pelajaran ke 4 marilah kita berdoa: “Bapa yang kami kasihi dan yang mengasihi kami yang bertakhta didalam kerajaan surga. Kami puji Engkau karena Engkau adalah Allah pencipta Alam semesta dan yang telah memberikan jalan keselamatan kepada kami melalui anak-Mu yang tunggal Yesus Kristus. Ampunilah dosa kami, agar kami layak disebut sebagai putra-putri-Mu. Terimakasih karena kami boleh kembali mempelajari firman-Mu. Kiranya Engkau memberkati kami dan memberikan pengertian kepada kami sementara kami melanjutkan pelajaran kami pada saat ini. Kami berdoa didalam nama Tuhan Yesus, Juruselamat kami. Amen !
Saudaraku yang kekasih,
Judul pelajaran kita saat ini ialah: “Apakah orang mati itu mengganggu orang-orang yang hidup”?
Pembahasan:
I. APAKAH MANUSIA ITU?
Sebelum kita memperbincangkan apakah orang mati itu mengganggu, marilah kita terlebih dahulu menyelidiki sedikit tentang: “Apakah manusia itu?”. Dari apakah manusia itu dijadikan atau diperbuat? Bagaimanakah Allah telah menciptakannya?.
1. Kita baca Kejadian 2:7 “ketika itulah Tuhan Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup kedalam hidungnya, demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup”.
Alkitab jelas mengatakan bahwa manusa itu dibuat dari debu tanah. Dalam hal ini ilmu pengetahuan menyetujuinya juga, karena penyelidikan telah membuktikan bahwa dalam tubuh seorang manusia yang mempunyai berat badan 65 kg ternyata mengandung bahan-bahan yang terdapat didalam tanah(bumi). Hal ini membuktikan bahwa kita benar-benar berasal dari tanah karena dalam tubuh kita terdapat bahan-bahan antara lain:
-Lemak (fat), yang cukup untuk membuat 7(tujuh) batang sabun.
-Carbon, yang cukup membuat 9000 batang pensil.
-Phosporus, bisa cukup untuk 2000 kepala korek api.
-Terdapat sebanyak satu bungkus garam.
-Zat besi, yang cukup membuat satu batang paku yang berukuran sedang.
-Terdapat juga kapur yang cukup untuk mencat sebuah kandang ayam dan belerang untuk membersihkan kutu dari seekor anjing; juga terdapat air sebanyak 40 liter.
Lalu disebutkan dalam ayat ini: “dihembuskan-Nya nafas hidup ke lubang hidungnya...” Disinilah kita mengetahui bahwa Allah memiliki kuasa untuk menghidupkan/memberi kehidupan. Bila kita membuat rumusnya bagaimana Allah menciptakan manusia adalah sebagai berikut: DT + NH = MH (Debu Tanah + Nafas Hidup = Makhluk Hidup.
Jadi, kita tidak perlu masuk ke perguruan tinggi untuk mengetahui bagaimana rumusnya Allah menjadikan manusia. Berbeda dengan patung yang dibuat oleh ahli pahat seperti misalnya Michael Angelo. Patung buatannya itu tidak bisa bernafas.
Saudaraku,..Apakah yang terjadi kalau udara(O2) yang ada di udara ini ditarik oleh Allah. Tentu kita akan mati dan yang tinggal adalah Debu Tanah(tubuh), karena NH/Nafas Hidupnya sudah hilang.
II. KEADAANNYA BILA MATI:
Mari kita kembali ke taman eden, yakni kepada kisah Adam dan Hawa yang digoda oleh ular yang telah digunakan oleh Iblis. Hawa menjawab: “Allah katakan kepada kami, kalau kami makan buah larangan itu maka kami akan mati”, Tetapi ular berkata: “kalau kamu makan, kamu tidak mati”.
Saudara dan saya tentu belum pernah mati, sebab itu kita akan mempelajari mengenai keadaan orang mati dan apakah orang mati itu bisa mengganggu, hanyalah dari Alkitab.
2. Rasul Paulus menyatakan dalam 1 Timotius 6:16 “Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Seorangpun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal! Amin.”
Saudaraku,..hanya Allah yang tidak dapat mati. “Dialah satu-satunya yang mempunyai zat yang tiada mati “, “yang tidak takluk kepada maut”.
3. Ayub 14:14 “Kalau manusia mati, dapatkah ia hidup lagi?. Maka aku akan menaruh harap selama hari-hari pergumulanku, sampai tiba giliranku”. Ayat ini menandaskan bahwa bila manusia mati akan hidup kembali. Kapan?. Ayub mengatakan: “menunggu harinya”. Ayub menunggu harinya akan dibangkitkan dari kubur dan tubuhnya akan diubahkan oleh Tuhannya.
Daud melihat kedepan, kepada peristiwa yang mulia bila ia akan dibangkitkan. Ia tidak percaya bahwa jika ia mati maka ia terus meluncur masuk surga. Mungkin sukar kita percayai dan ganjil, karena umat Kristen sekalipun masih banyak yang percaya bahwa orang mati itu langsung masuk ke surga. Namun, apa yang dikatakan dalam ayat berikut:
4. Kisah 2:34 “Sebab bukan Daud yang naek ke sorga, malahan Daud sendiri berkata: Tuhan telah berfirman kepada tuanku.”
Jadi, Daud masih berada didalam kubur. Ia tidak ada di sorga.
III. APAKAH ORANG MATI ITU MENGGANGGU?.
Banyak orang takut bila berjalan melalui kuburan karena takut diganggu oleh apa yang dianggap roh-roh orang mati. Sementara yang lain takut apabila mendirikan rumahnya diatas bekas tanah pekuburan atau bila menyewa rumah yang berdiri diatas bekas makam.
Apakah benar, orang mati itu dapat mengganggu manusia yang masih hidup?.
5. Mari kita baca Pengkhotbah 9:5,6 “Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati “tak tahu apa-apa”, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap. Baik kasih mereka, maupun kebencian dan kecemburuan mereka sudah lama hilang, dan untuk selama-lamanya tak ada lagi bahagian mereka dalam segala sesuatu yang terjadi dibawah matahari”.
.
Disini dikatakan bahwa orang mati itu “tidak tahu apa-apa”(kasihnya, bencinya, cemburunya sudah hilang). Kemanakah orang hidup itu pergi apabila sudah mati?. Tidak lain hanya ke dalam kubur. Kalau demikian apakah yang perlu kita takuti pada orang mati?.
Jawabnya ialah: Tidak ada!. Tetapi mengapa kita umumnya merasa takut?
Kebiasaan orang kafir—kalau mengantar jenajah, mereka bawa dulu berjalan berkeliling-keliling, katanya supaya orang mati itu tidak tau pulang. Bahkan disepanjang jalan ditaburi dengan duri supaya jangan pulang. Jadi masih banyak juga orang Kristen yang percaya bahwa ada apa-apanya orang-orang mati itu, padahal dalam Pengkhotbah 9:6 dikatakan bahwa bencinya dan kasihnya pun sudah hilang.
Bila raja zaman dahulu meninggal dunia, maka biasanya orang membuat kereta-kereta yang terbuat dari kertas, isterinya dari kertas, dll. Nanti supaya ada katanya yang melayani mereka.
6. Mari kita baca Mazmur 115:17 “Bukan orang orang mati akan memuji-muji Tuhan, dan bukan semua orang yag turun ke tempat sunyi,..”
-Ayat ini mengatakan bahwa: orang mati tidak memuji Tuhan. Jadi kalau kita mau menghormati ibu atau orang tua kita, berikanlah kembang pada waktu mereka masih hidup, jangan sesudah meninggal dunia. Jadi kalau demikian, apakah benar, manusia itu kalau mati sama dengan binatang?.
7. Mari kita baca Pengkhotbah 3:18-20 “Tentang anak-anak manusia aku berkata dalam hati:
“Allah hendak menguji mereka dan memperlihatkan kepada mereka bahwa mereka hanyalah binatang. Karena nasib manusia adalah sama dengan nasib binatang, nasib yang sama me-nimpa mereka; sebagaimana yang satu mati, demikian juga yang lain. Kedua-duanya mem-
punyai nafas yang sama, dan manusia tak mempunyai kelebihan atas binatang; karena segala
sesuatu adalah sia-sia. Kedua-duanya menuju satu tempat; kedua-duanya terjadi dari debu
dan kedua-duanya kembali kepada debu”.
Oxygen yang sama untuk saya, juga untuk kucing saya. Jadi, mengapa bulu roma kita ber-diri jika kita berjalan melalui kuburan, khususnya dimalam hari?. Bapa kejahatan itulah yang
menipu kita, dan yang telah mengacaukan pikiran manusia supaya:
a. Manusia tidak percaya akan adanya kebangkitan orang saleh pada waktu kedatangan Yesus yang keduakali.
b. Manusia berhubungan dengan orang-orang yang sudah mati untuk mendapatkan petunjuk bagi hidup dan keselamatan.
IV. PENTINGNYA KEDATANGAN YESUS:
Mungkin saudara bertanya: “Bolehkah orang menangis tanpa batas, bilamana ada kematian dalam keluarga atau kenalan?.”
8.Rasul Paulus berkata dalam 1 Tesalonika 4:13,15-16.
“Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka
yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mem-
punyai pengharapan. “Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup,
yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang
telah meninggal. “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru
dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang
mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit,..”.
Saudaraku,..disini dikatakan adanya pengharapan akan kebangkitan.
Ilustrasi:
Di kota Kansas(Amerika Serikat, pernah ada seorang pada suatu kali dibawa ke meja hijau
(pengadilan) karena telah membunuh isteri dan anaknya yang masih kecil. Pada waktu
hakim menanyakan, mengapa dia melakukan tindakan yang kejam itu terhadap keluarganya
sendiri, sang suami menjawab: “Agar kami cepat masuk kedalam kerajaan sorga”. Dia me-
nganggap bahwa kematian itu adalah sebagai loncatan yang tercepat masuk sorga. Kalau
ajaran yang dipercaya orang mengatakan bahwa kematian adalah batu loncatan yang terce-
pat ke surga, maka boleh kita katakan bahwa para penjahat perang yang telah menyembelih
ribuan orang itu telah berjasa lebih besar daripada para pendeta yang adakan khotbah dan
ceramah didunia dewasa ini.
Saudaraku,...Orang-orang yang melakukan kejahatan, janganlah menyangka bahwa bilamana mereka mati, mereka tidak lagi di usik nanti. Mereka nanti harus menghadap pengadilan Allah. Namun, orang-orang benar juga janganlah merasa bahwa kematian adalah nasib mereka yang terakhir, karena upah mereka dalam surga akan diberikan pada saat mereka dibangkitkan nanti.
Konklusi:
Kita berterimakasih kepada Allah karena mengetahui bahwa kita tidak memasuki surga dengan cacat tubuh dan keadaan seperti yang ada pada waktu kita dimasukkan kedalam kubur.
9. .Kita baca 1 Yohanes 3:2 “Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak, akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya”.
Saudara dan saya tentu mengharapkan agar dibangkitkan pada saat kedatangan Yesus yang keduakali untuk mendapat upah hidup yang kekal. Apakah yang kita harus lakukan supaya hal itu tercapai?.
10. Mari kita baca 1 Yohanes 3:3 “Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci”.
Jadi kita perlu menyucikan hidup kita dengan meminta kuasa pertolongan dari Tuhan.
Percayakah saudara bahwa orang yang sudah mati masih berada dalam kubur sekarang ini?.
Dan percayakah saudara bahwa Yesus Kristus adalah jalan kepada kebangkitan?.
Rindukah saudara untuk dibangkitkan pada kedatangan Yesus yang keduakali untuk mendapat hidup kekal?. Bagi saudara yang mempelajari firman Tuhan melalui blogspot ini, tundukkanlah kepala untuk berdoa dan berkata kepada Tuhan dalam doa: “ Ya, Tuhan, saya rindu untuk dibangkitkan pada saat kedatangan-Mu yang keduakali nanti. Berikan kekuatan agar saya memiliki kerinduan untuk memperoleh Hidup Yang Terbaik bersama dengan Yesus didalam kerajaan-Mu. Saya mohon didalam nama Yesus, Tuhan dan Juruslamat saya. Amen.”
Kita akan lanjutkan pelajaran kita dalam perjumpaan berikut. Salam dalam kasih Yesus Kristus!
SAMPAI JUMPA, TUHAN MEMBERKATI ! .
Tampilkan postingan dengan label KKR Hidup Yang Terbaik I. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KKR Hidup Yang Terbaik I. Tampilkan semua postingan
Minggu, 11 Agustus 2013
Senin, 05 Maret 2012
12. Pintu Gereja.
A. PENDAHULUAN:
Saudaraku,...Selamat bertemu kembali dalam pelajaran kita yang terakhir!. Mari kita tunduk kepala sejenak berdoa: "Bapa yang penuh kasih. Segala puji dan hormat bagi nama Tuhan karena besarlah Rahmat dan kasih-Mu kepada kami. Banyak dosa dan pelanggaran kami. Tolong kiranya Tuhan mengampuni kami agar kami selalu layak menjadi anak-anakMu. Kami berterimakasih karena kesempatan yang Engkau berikan kembali kepada kami untuk mempelajari firmanMu. Berikan pengertian kepada kami agar dengan demikan kami akan memperoleh "Hidup Yang Terbaik" di dalam dunia ini dan di dunia baru yang Engkau telah sediakan bagi kami, umatMu yang percaya. Kami berdoa didalam nama Yesus yang indah, Juruselamat dan penebus kami. Amen !". Saudaraku yang kekasih.,...Judul pelajaran kita pada saat ini ialah: "PINTU GEREJA”.
Apa yang dimaksud dengan Pintu Gereja?. Mari kita baca Alkitab kita dalam Matius 28:19,20: “Karena itu pergilah, jadikanlah semua muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
B. PEMBAHASAN:
Jadi Pintu Gereja yang dimaksudkan disini adalah BAPTISAN, yang merupakan Pintu Gerbang Sidang(Iman). Mengapa baptisan disebut sebagai Pintu Gereja?. Jawabnya ialah, karena Baptisan inilah merupakan pintu masuk menjadi anggota sidang atau Jemaat/gereja.
Sebelum seseorang dibaptiskan, dikatakan dalam Matius 28:20, orang tersebut harus terlebih dahulu mengikuti kelas-kelas Alkitab atau Kebaktian Kebangunan Rohani.
Dari sudut pandangan alam, ada 3(tiga) peristiwa yang penting atau peristiwa yang nyata dalam kehidupan seseorang, yakni :
a. KELAHIRAN
b. PERKAWINAN, dan
c. KEMATIAN.
a). KELAHIRAN: Yesus mengatakan, jikalau seseorang tiada diperanakkan daripada air dan roh, tiada boleh ia masuk ke dalam kerajaan Allah.
b).PERKAWINAN: Baptisan adalah suatu pernyataan dihadapan umum bahwa kita telah dipersatukan dengan Kristus dalam persatuan rohani sebagaimana dua orang muda mengadakan persatuan nikah apabila mereka menjadi suami-isteri.
c.) KEMATIAN : Baptisan dihubungkan dengan kematian dari seseorang kepada dosa, sebagaimana pula kematian Kristus diatas kayu salib karena dosa kita.
MANAKAH BAPTISAN YANG BENAR?.
Mari kita baca dalam Epesus 4:5: “Satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Allah Bapa.” Jadi, dikatakan disini bahwa Baptisan hanya ada satu saja.
Yesus berkata dalam Matius 28:19, bahwa kita harus dibaptiskan dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus . APAKAH ARTINYA?. Ini berarti, sejak baptisan, maka orang itu akan menurut teladan Yesus dan inilah yang disebutkan dengan dibaptiskan dengan Roh.
Tetapi pada saat ini, kita akan mempelajari tentang dibaptiskan dengan air, namun kedua hal ini haruslah sekaligus kita terima dalam kehidupan kita. Perlu kita ingat, bahwa air itu tidaklah menyucikan, tetapi karena adanya Roh Suci, itulah yang menyucikan. Kita perlu mengetahui unsur-unsur penting dalam baptisan, antara lain:
PERCAYA – Kisah 8:26-39 (Kisah Filipus dengan sida-sida).
Dikisahkan disini tentang salah seorang Pendeta yang luar biasa dari gereja yang pertama yaitu: Pilipus. Di suatu padang kering, dia melihat seorang pembesar pemerintah Etiopia(Habsyi) kembali dengan kereta ke rumahnya di Yerusalem. Pilipus memperhatikan orang itu sedang membaca tulisan Nabi Yesaya dan Filipus pun mendekat serta menawarkan pertolongannya untuk menerangkan nubuatan itu.
Nubuatan itu adalah tentang Yesus yang harus disalibkan. Akhirnya orang Etiopia ini percaya kepada Yesus. Filipus pun adakan panggilan dan orang itu rindu untuk dibaptis. Bilamana orang itu dibaptis maka dia akan mendapat augerah Rohulkudus (Kisah Para Rasul 2:37,38).
BAGAIMANA DENGAN BAPTISAN ANAK KECIL?
Bila kita mengikuti pelajaran kita, tadi dikatakan dalam Matius 28:20, orang itu haruslah terlebih dahulu belajar dan percaya, barulah dibaptis, maka jelaslah bagi kita bahwa anak kecil belum ada artinya untuk dibaptis. Kita hanya adakan penyerahan anak namanya, dan itu bukanlah baptisan. Dapatkah seorang bayi percaya, bertobat dan meninggalkan dosanya?. Apakah bayi itu sudah tahu apa itu dosa?. Tidak ada dalam Alkitab yang mengatakan tentang baptisan bayi!.
APAKAH ARTINYA BAPTISAN?.
Dalam bahasa Inggeris disebut dengan “Baptize” yang berasal dari bahasa Yunani:”Baptizo”, yang artinya ‘MENCELUP”. Dunia sekuler pun menggunakan istilah baptisan ini dengan arti “mencelupkan”. Misalnya, parang yang dibakar sampai merah didalam api, kemudian parang tersebut dicelupkan kedalam air. Demikian juga apabila kita mencelupkan kain/pakaian kedalam air. Semuanya kita masukkan kedalam air, bukan setengah-setengah atau separoh.
BAGAIMANAKAH CARA BAPTISAN ALKITAB?. Ada cara yang betul dan ada cara yang salah. Dan sangat aneh karena ada paling sedikit 4(empat) cara baptisan yang sekarang ini sedang dijalankan oleh umat Kristen:
1. Cara memercikkan sedikit air diatas kepala calon baptisan itu.
2. Cara menuangkan air ke atas kepala supaya membasahi seluruh badan.
3. Dengan cara menundukkan kepada kedalam air dengan muka kebawah sebanyak 3(tiga) kali.
4. Dengan cara di celupkan (dipraktekkan oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh). Ini sesuai dengan Alkitab dalam Efesus 4:5 yang menyatakan: “SATU TUHAN, SATU IMAN DAN SATU BAPTISAN”.
Baptisan itu adalah lambang PENGUBURAN. Mari kita baca Roma 6:3,4: “Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya.” Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.”
Orang yang dibaptiskan sama seperti orang mati yang dimasukkan ke dalam kubur. Jadi, baptisan bagaikan menguburkan. Apa yang dikuburkan?. Jawabnya ialah: sifat-sifat yang lama. Menguburkan sama dengan memasukkan kedalam tanah. Sama seperti peti jenazah, kita tidak siram itu dengan sedikit pasir, lalu kita tinggalkan, tetapi kita masukkan kedalam tanah dan menguburnya dalam tanah.
Setelah dibaptiskan maka yang keluar adalah MANUSIA BARU. Itu berarti bila seseorang dibaptiskan, maka orang itu mati bersama Kristus dan bangkit bersama Kristus.
Bangkit dalam sifat-sifat hidup yang baru. Apakah Yesus dibaptiskan dengan diselamkan?.
Mari kita buka Alkitab kita dalam Markus 1:9-11 “Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazareth di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes. Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya.
Lalu terdengarlah suara dari dari sorga: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mu lah Aku berkenan.” Dari ayat ini kita ketahui bahwa Yesus dibaptis dengan cara diselamkan. Mari kita buka dan baca juga dalam Yohanes 3:23:”Akan tetapi Yohanes pun membaptis juga di Ainon, dekat Salim, sebab disitu banyak air, dan orang-orang datang kesitu untuk dibaptis.” Jadi untuk membaptiskan maka perlu banyak air.
Mari kita perhatikan ayat dalam Matius 3:16: “Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun keatas-Nya.” Setelah Yesus dibaptiskan, Dia naek dari air. Jadi berarti Dia tadinya sudah turun kedalam air, dan sesudah diselamkan oleh Yohanes pembaptis, Yesus segera keluar dari air itu. Dalam Kisah para Rasul Fasal 8:38,39 dikatakan juga bahwa para rasul Kristuspun dahulu membaptiskan dengan cara menyelamkan. Baik pendeta maupun orang yang percaya itu masuk ke sungai atau ke dalam air. Jadi baptisan terjadi pada saat keduanya berada dalam air. Jika demikian, mengapa ada perubahan dalam cara baptisan itu?.
Perlu kita ketahui bahwa sebelum abad ke 12, baptisan biasanya diadakan dengan cara menyelamkan. Namun seorang kardinal bernama: Kardinal Hubert(seorang bangsa Romawi) menyatakan bahwa: “Gereja telah mengobahkannya oleh sebab Repot.” Karena pada zaman dahulu banyak orang kafir yang bertobat masuk menjadi Kristen, sehingga untuk menyediakan banyak air, itu adalah merepotkan. Lebih baik dipercik saja, karena tidak memerlukan banyak air. Memang, dengan air ½ liter saja, sudah cukup untuk memercik 1000 orang. Jadi, hal itu telah dirobah karena alasan tidak mau repot, tetapi untuk mencari harta, semua orang mau repot. Kita tentu masih ingat di saat Habel dan Kain membawa persembahan mereka kepada Allah. Kain berkata: “Kenapa mesti repot. Buah-buahan, kan sudah cukup!.” APAKAH LANGKAH-LANGKAHNYA BAGI SESEORANG UNTUK DIBAPTISKAN?.
1. Seseorang itu mula-mula harus diajar untuk menurut semua pesan/perintah Tuhan sebagaimana dinyatakan dalam Matius 28:20. Jadi bukan menurut hanya sebahagian saja.
2. Pengajaran ini haruslah diterima dalam percaya. Jadi percaya akan ajaran(Markus 6:6).
3. Menyesal dan bertobat dari semua yang salah, menyesal atas dosa-dosanya(Kisah para Rasul 2:38).
Bertobat artinya:”Menyesal dan berbalik(Change of mind/perobahan dalam pikiran.) Kalau berbalik, harus berobah 180 derajad.
ILUSTRASI:
Ada seorang pemuda yang tadinya sudah bersedia pergi ke Airport untuk menjemput tantenya yang baru datang dari luar kota. Namun ketika dalam perjalanan, pacarnya bertelpon kepadanya memohon agar dia juga di jemput. Apa yang terjadi?. Pemuda itu membatalkan untuk menjemput tantenya. Hal itu bukanlah pertobatan.
4. Harus mati/lepas daripada dosa, melepaskan sifat-sifat dosa, meninggalkan yang salah(Roma 6:3,11,13).
5. Hidup dengan Kristus atau menerima Kristus(Roma 6:11).
Mengapa baptisan itu penting?. Bila tidak dibaptis, apakah resikonya?. Mari kita baca Matius 3:13-15: “Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepada-Ku?.” Lalu Yesus menjawab, katanya kepada-Nya: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.”
Tuhan Yesus tidak berdosa. Baptisan adalah untuk orang yang berdosa. Tetapi mengapa Dia mau dibaptis?. Jawabnya ialah: karena Dia mau mengajarkan bahwa kita patut menurut semua syarat agama/seluruh kehendak Allah. Yesus memberikan kepada kita contoh, bahwa kita harus turut syarat agama atau kehendak Allah.
Pertanyaan berikut: Bolehkah seorang Pendeta membaptiskan seseorang secara diam-diam?. Misalnya karena alasan takut kepada keluarga, dll. Apa salahnya?.
Perlu kita ketahui bahwa baptisan adalah:”suatu pernyataan dihadapan umum bahwa seseorang telah diterima oleh Kritus dan dia telah menerima Kristus sebagai Juruslamat pribadinya.” Ada orang yang berkata: “oh,..saya sudah terjun kedalam kolam dibelakang rumah kami, jadi saya tidak perlu lagi dibaptis. Ini bukanlah baptisan.!
Adapun maksud baptisan itu adalah sbb:
1. Untuk menurut syarat agama(kehendak Allah).
2. Hal itu harus disaksikan oleh umum, dalam hal ini Jemaat. Kalau kita malu dibaptiskan, maka itu pertanda bahwa kita masih kurang Kasih kepada Kristus, kurang pelajaran.
3. Baptisan adalah upacara penyucian dosa(Kisah para Rasul 22:16). Air itu kotor, tetapi Air dan Roh, itulah yang menyucikan. Kalau hanya dengan air, itu tidaklah menyucikan.
4. Merupakan peringatan kebangkitan Yesus. Jika kita dibaptiskan, maka kita mati bukan sendirian tetapi mati bersama Yesus. Hidup bukan sendiri lagi, tetapi hidup bersama Yesus.
Memang benar, ini adalah merupakan LAMBANG, tetapi harus dituruti. Sebelum dibaptiskan maka seseorang itu harus meninggalkan sifat-sifatnya yang lama. Kita tidak bisa menguburkan orang itu kalau manusia lama masih hidup. Jadi harus lebih dahulu diketahui oleh dokter bahwa orang itu sudah benar-benar mati, barulah kita kubur, kalau tidak, kita bisa dituntut. Demikian juga dengan baptisan seseorang. Manusia lamanya harus mati. Kalau rokok, narkotik masih ada, dia belum bisa dibaptiska.
Orang yang suka mencuri harus berhenti mencuri. Alkohol dan lain-lain, semua harus ditinggalkan. Berdansa, membaca buku-buku dongeng, VCD porno, melanggar hari Sabat, yang tidak memberikan persepuluhan dan persembahan. Dengan kata lain, hal-hal yang lama harus ditinggalkan sebelum orang itu dibaptis.
ILUSTRASI:
Pada zaman dahulu pernah terjadi perang antara Prancis dan Rusia. Pada suatu kali, seorang mentri hutan bangsa Rusia telah ditawan oleh tentara-tentara Napoleon(Prancis). Tentara-tentara Napoleon mengatakan bahwa menteri hutan itu sekarang setelah dia ditawan telah menjadi milik NAPOLEON. Menteri hutan itu katakan, “Saya adalah miliknya Kaisar(orangnya Kaisar), bukan Napoleon.” Tidak ada kata-kata bujukan yang dapat merubah pendiriannya. Kemudian tentara-tentara Prancis membakar sepotong besi sampai merah dan mereka membentuk besi itu denga huruf “N”, singkatan dari nama pemimpin mereka yaitu: Jenderal Napoleon. Kemudian besi panas tersebut ditempelkan pada telapak tangan orang Rusia itu. Para tentara Prancis berkata: “Engkau ketahui, bahwa sekarang engkau adalah milik NAPOLEON. Engkau telah di cap untuk seumur hidup. Menteri hutan itu memandang kepada tangannya yang terbakar itu dengan penuh genangan air mata. Tiba-tiba dari dalam saku jubahnya, dia mengeluarkan sebuah kapak tajam, yang biasa dipakainya untuk menebang kayu di hutan. Kemudian tangannya yang luka diletakkannya diatas sepotong kayu dan diapun memotong tangannya yang ada huruf “N” tersebut. Orang Rusia itu dengan bangga mengatakan: “Tangan yang ini(sambil melemparkan potongan telapak tangannya), adalah milik Napoleon, tetapi saya adalah tetap milik Kaisar.
Bagaimana dengan anda?. Sudahkah saudara menyerahkan dirimu benar-benar kepada Tuhan Yesus, sehingga apapun yang akan terjadi, saudara tetap mengambil tekad untuk tinggal setia kepada-Nya?. Dapatkah saudara mengatakan bersama Rasul Paulus dalam Roma 8:38,39: "Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang diatas, maupun yang dibawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”
C. KONKLUSI :
Saudaraku,...Jangan biarkan sesuatu menghalangi jalanmu untuk merasakan pengalaman yang gembira mengikut Tuhanmu. Bolehkah saya mengadakan undangan Allah kepada anda seperti apa yang dinyatakan dalam Kisah Para Rasul 22:16: “Dan sekarang, mengapa engkau masih ragu?. Bangunlah, berilah dirimu dibaptis dan dosa-dosamu disucikan sambil berseru kepada nama Tuhan.” Saya mengundang anda menyerahkan hatimu sepenuhnya kepada Yesus dan bersedialah untuk menerima baptisan suci dengan cara yang diajarkan oleh Alkitab. Inilah seruan Yesus, bukan dari saya.
Namun, saya mendesak anda supaya jangan menunda. Jangan berlambat-lambatan. Besok hari mungkin terlambat. Hari ini adalah hari kesempatan. Jikalau anda datang kepada Allah dalam pertobatan, Ia akan menerima anda. Jika Anda bersedia dibaptiskan seperti caranya Yesus dibaptiskan yaitu melalui diselamkan, datanglah ke Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh terdekat dengan wilayah Anda dan minta Pendeta setempat untuk membaptiskan Anda. Katakan bahwa Anda telah selesai belajar firman Tuhan dalam 12 seri pelajaran melalui media ini dan bersaksi bahwa Anda telah dengan sungguh-sungguh mempelajarinya, bukan hanya sekedar mengklik blogspot ini.
Puji Tuhan,..kalau saudara mau mendengar panggilan Tuhan dan memutuskan untuk menjadikan Dia menjadi Juruselamat Anda. Terimakasih karena anda telah membuat keputusan yang terbaik dan benar pada saat ini.
Saudaraku,...izinkan saya berdoa bagi kita semua sekarang ini.! "Bapa di sorga...Terimakasih atas pimpinan Tuhan selama kami belajar firman-Mu dari mulai pelajaran pertama sampai yang ke 12 saat ini. Tolong kiranya Tuhan memberkati semua saudara-saudara kami yang telah membuat keputusan yang benar pada saat ini yakni menjadikan Engkau sebagai juruselamat pribadi mereka dan yang memiliki kerinduan untuk dibaptiskan. Kalau bukan saat ini, kami percaya Engkau akan menggerakkan hati mereka dengan Rohulkudus-Mu suatu saat nanti tanpa lebih lama untuk menunda karena kami tidak tahu apa yang terjadi di hari esok. Ampunilah kami dari dosa-dosa kami. Kami mohon dalam nama Yesus, juruselamat kami. Amen!".
Saudaraku,...Kita telah selesai mempelajari 12 pelajaran Alkitab melalui:
http://www.dutasion.blogspot.com Terimakasih bagi anda yang telah mengikutinya selama ini. Kiranya Firman Allah yang kita telah pelajari akan menuntun kita untuk memperoleh “Hidup Yang Terbaik” di dunia ini dan didunia yang akan datang dalam Kerajaan Allah bersama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruslamat kita.
Saudara boleh bagikan pelajaran ini kepada keluarga, sahabat dan kenalan anda dan dapat juga anda gunakan untuk bahan KKR selama 12 malam.
Saudara boleh bagikan pelajaran ini kepada keluarga, sahabat dan kenalan anda dan dapat juga anda gunakan untuk bahan KKR selama 12 malam.
Kami akan tetap berusaha menyajikan lanjutan pelajaran Alkitab “Hidup Yang Terbaik” dan artikel lainnya diwaktu mendatang. Teruslah mengunjungi laman blogspot kami. Tuhan memberkati kita semua!.
Salam dan doa kami : Pdt. Halasan Marihot Siagian, MPTh.
Kamis, 01 Maret 2012
11.Bahayanya Menunda.
Oleh: Pdt. H.M. Siagian MPTh.
A. PENDAHULUAN:
Saudaraku,...slamat bertemu kembali dimanapun Anda saat ini berada. Saat ini kita akan lanjutkan pelajaran kita dan sebelumnya mari kita berdoa: "Ya, Allah Bapa kami yang bertahta dalam kerajaan sorga. Kami memuji Engkau karena Engkau adalah Pencipta dan penebus kami.
Engkau adalah Allah yang kudus dan kami manusia yang penuh dosa dan kekurangan. Ampunilah kiranya akan dosa-dosa dan pelanggaran kami agar kami layak menerima berkat-berkatMu. Saat ini kami akan mempelajari firman-Mu. Kami mengundang Rohulkudus menerangi pikiran kami agar kami dapat mengerti dan firmanMu menuntun kami untuk mengalami Hidup Yang Terbaik di dunia ini dan dalam dunia baru yang Engkau telah sediakan bagi kami. Kami berdoa didalam nama Tuhan Yesus, Juruselamat kiami. Amen!.
Saudaraku,...slamat bertemu kembali dimanapun Anda saat ini berada. Saat ini kita akan lanjutkan pelajaran kita dan sebelumnya mari kita berdoa: "Ya, Allah Bapa kami yang bertahta dalam kerajaan sorga. Kami memuji Engkau karena Engkau adalah Pencipta dan penebus kami.
Engkau adalah Allah yang kudus dan kami manusia yang penuh dosa dan kekurangan. Ampunilah kiranya akan dosa-dosa dan pelanggaran kami agar kami layak menerima berkat-berkatMu. Saat ini kami akan mempelajari firman-Mu. Kami mengundang Rohulkudus menerangi pikiran kami agar kami dapat mengerti dan firmanMu menuntun kami untuk mengalami Hidup Yang Terbaik di dunia ini dan dalam dunia baru yang Engkau telah sediakan bagi kami. Kami berdoa didalam nama Tuhan Yesus, Juruselamat kiami. Amen!.
Ilustrasi :
Pada suatu kali seorang tukang pangkas menulis sebuah tulisan di depan tempat kerjanya.
Tulisan itu berbunyi: “Besok berpangkas, GRATIS!.” Setiap orang yang lewat di jalan itu tersenyum setelah membaca tulisan tersebut. Besoknya, banyak orang yang datang antri mau berpangkas. Kemudian, salah seorang dipersilahkan naik ke atas kursi dan menanyakan potongan apa yang disukai, dan tukang pangkas pun mulai memangkas rambut orang itu.
Setelah selesai, orang yang berpangkas itu turun dari kursi pangkas dan hendak pergi begitu saja. Tetapi tukang pangkas menuntut bayar uang pangkasnya. Orang itu berkata:”Tapi saya baca kemaren perkataan yang ditulis disini: GRATIS!. Tukang pangkas menjawab: “Tomorrow never come.”, yang artinya: “Waktu besok, tidak pernah datang lagi.”
Hal ini memberikan pelajaran kepada kita, BAHAYANYA MENUNDA WAKTU.
B. PEMBAHASAN:
Judul pelajaran kita saat ini adalah: “Bahayanya Menunda”. Apakah artinya menunda?.
Menunda artinya MENUNGGU. Kesabaran sangat diperlukan bagi seseorang yang sedang menunggu. Namun ada bahayanya kalau menunggu terlalu lama. Dalam masalah kesehatan, kalau tidak bertindak cepat maka nyawa seseorang bisa hilang. Marilah kita lihat dalam Alkitab, bahayanya menunggu(menunda) itu. Kita baca dalam Amsal 27:1 “Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tau apa yang akan terjadi hari itu.” Disini dikatakan bahwa kita tidak tau apa yang akan jadi besok.
ILUSTRASI:
Ada seseorang yang mendapat penyakit kanker, diminta agar cepat datang ke Singapore untuk menjalani operasi. Tetapi karena hanya menunggu/menunda 8(delapan) minggu saja, maka nyawa orang itu telah hilang. Selanjutnya, mari kita baca Kitab Yakobus 4:14 “sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu?. Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.”
Tetapi, mengapa orang menunda. Perkara-perkara apakah yang menyebabkan orang menunda? :
1. KEBIASAAN: Mungkin karena kebiasaan, sebab sifat manusia yang sudah biasa menunda.
Ilustrasi: Seorang guru di sebuah sekolah, suatu kali marah kepada muridnya karena tidak mengerjakan PR nya. Mengapa sang murid tidak mengerjakannya?. Jawabnya ialah karena anak itu menunda. Rupanya sesampainya di rumah, anak itu berjanji dalam hatinya bahwa setelah makan siang maka dia baru mengerjakan PR. Namun kemudian, makan siangpun selesai, dia masih terus menunda, nanti katanya tidur dulu, istirahat dulu, lihat TV dulu. Kelihatannya kebiasaan menunda sudah menjadi kebiasaannya sejak dari kecil.
Untuk banyak orang—BESOK SUDAH TERLAMBAT!.
Contoh mengenai hal ini seperti yang terjadi kepada Felix, wali negeri Kaisarea. Kita baca dalam Kisah Para Rasul 24:25 “Tetapi ketika Paulus berbicara tentang kebenaran, penguasaan diri dan penghakiman yang akan datang, Feliks menjadi takut dan berkata: “Cukuplah dahulu dan pergilah sekarang; apabila ada kesempatan baik, aku akan menyuruh memanggil engkau.”
Rasul Paulus memberitakan tentang kebenaran kepada Feliks. Feliks berkata: “Saya tau ini adalah benar, tetapi nantilah,...BESOKLAH”. Dia sadar,tetapi kebiasaannya adalah MENUNDA.
2. Sebab kedua mengapa orang menunda: “SAYA INI MASIH BIMBANG”! (Belum mengerti seluruhnya). Saya masih meraba-raba.
Mari kita baca Ibrani 11:6: “Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah....” Kita harus memiliki Iman !.
Banyak orang menunda oleh sebab CITA-CITA. Hal ini dikatakan dalam Matius 4:18-22 Pada waktu Yesus memangggil murid-murid yang pertama di pantai danau Galilea. Dua orang bersaudara, Simon Petrus dan Andreas, mereka sedang menebarkan jala di danau. Dua orang bersaudara lainnya, Yakobus dan Yohanes anak-anak Zebedeus. Mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya. Namun, ada juga yang mengatakan dalam Matius 8:21: “Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku.”. Artinya, saya mau mengubur ayah saya dulu. Mengapa terjadi demikian?. Karena kita kurang iman, terlalu lama hidup dalam KURANG IMAN.
Saudaraku yang kekasih,.. Tidak ada alasan untuk menunda. Bila kita meng-imbau seseorang untuk menerima Kristus sebagai Juruslamat pribadinya, mungkin dia berkata:”Oh,.saya masih mahasiswa, nantilah kalau saya sudah tamat, barulah saya menerima Tuhan dan memelihara hari Sabat. Setelah tamat, apa yang terjadi?. Ditunda lagi dan berkata: “Oh,..nanti saja, saya menikah dulu Nantilah dulu, baru sesudah ada anak atau kalau sudah punya rumah yang bagus, dll.
Apakah hati itu dapat dipercaya?. Alkitab mengatakan bahwa HATI adalah PENIPU adanya. Kita buka dan baca Matius 8:19, 20: “Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: “Guru, aku akan mengikut Engkau, kemana saja Engkau pergi.” Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”
Maksud perkataan ini adalah: “Kamu mungkin akan kehilangan pekerjaan kalau mengikut Aku.”
Dalam Matius 8:21, Matius berkata: Tunggu dulu,..aku pergi dulu menguburkan ayahku. Tetapi Yesus berkata dalam ayat 22: “Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka.”
Saudaraku,...Disini, Yesus seakan-akan tidak sopan, seakan-akan tidak berprikemanusiaan. Tetapi apakah rupanya yang menjadi latar belakang ayat ini?.
Saudaraku,...Kalau orang Yahudia sudah tua dan mau meninggal, biasanya orang tua itu kirim surat kepada anaknya supaya datang mengelilingi orang tuanya. Hal ini sudah menjadi adat bagi mereka. Inilah maksudnya arti menguburkan ayah/orang tua. Apa yang jadi kalau Matius pergi?. Mungkin ayahnya itu sudah meninggal bila dia pulang dan dia akan kehilangan Yesus.
Mungkin ada orang yang mengatakan: “Tunggulah nanti sama-sama dengan isteri, baru mengikut Yesus.
Saudaraku yang kekasih,...Orang masuk ke sorga bukan berdua-dua, bertiga-tiga, tetapi satu persatu. Seseorang selamat adalah atas pilihannya sendiri.
3. Perkara ke tiga yang membuat orang menunda ialah: MELIHAT KALAU-KALAU ADA ALASAN UNTUK MENUNDA:
Contoh :
Dia sudah melihat dan mengetahui bahwa itu adalah benar, namun dia mencari-cari alasan untuk menunda. Guru berkata kepada murid-muridnya: “Anak-anak,..kamu harus kerjakan PR. Anak-anak murid itu melihat kalau-kalau ada alasan untuk tidak mengerjakan PR itu.
Saudaraku,...Kalau orang mencari alasan untuk tidak ber-Tuhan, untuk tidak menurut apa yang benar, maka selamanya ada saja alasan. Misalnya, seseorang masuk ke sebuah toko mau membeli sepatu. Kalau kita tidak mau membeli, selalu saja ada alasan untuk tidak membeli sepatu itu dari toko tersebut. Mungkin dengan mengatakan: “Apa ada yang lebih bagus?. Apa ada warna hitam?. Diberi yang hitam, apa ada yang berlobang-lobang seperti kulit buaya?, dan seterusnya. Jadi kalau kita tidak mau menurut, ada saja alasan.
APAKAH YANG MENJADI BAHAYANYA MENUNDA INI?. Jawabnya ialah: KITA SEDIRI MENJADI KERAS.
Lebih baik kita menerima Kristus waktu masih muda, karena masih mudah dibengkokkan. Itulah sebabnya, kita mendapat nasihat dalam Markus 8:34: “Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-muridNya dan berkata kepada mereka: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.”
Disini dikatakan bahwa setiap orang yang mengikut Yesus, diminta memikul salib, yaitu: SALIB PENYERAHAN.
C. KONKLUSI :
Itulah sebabnya ada panggilan kepada kita dalam 2 Korintus 6:2: “Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu, sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu”.
Saudaraku,...
Sekarang inilah hari yang paling baik, bukan besok, karena: “tomorrow never come, and tomorrow may be too late.”
Hal itu tentu memerlukan iman, pengorbanan dan penyerahan. Namun tersedia upah yang kekal di sorga. MENUNDA SANGAT BERBAHAYA !
Mari kita baca Yeremia 8:20: “Sudah lewat musim menuai, sudah berakhir musim kemarau, tetapi kita belum diselamatkan juga!.”
Kita perlu menyerahkan diri sekarang ini. Biarlah Tuhan Allah memberikan dorongan kepada kita untuk mengikuti segala jalan yang dikehendaki-Nya agar kita dapat memiliki Hidup Yang Terbaik di dunia ini dan di dunia baru yang sementara disediakan bagi kita di kerajaan sorga.
PANGGILAN:
Maukah saudara menyerahkan diri untuk menerima Kristus pada saat ini juga?.Bersediakah Anda mengikuti semua firman-Nya seperti yang kita bahas dari mulai pelajaran pertama sampai pada saat ini. Antara lain untuk menguduskan hari Sabat-Nya. Saudaraku bila Anda bersedia, kami mengundang saudara untuk mencari gereja yang memelihara hari Sabat yakni Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang ada tersebar diseluruh negara di dunia ini. Jika Anda berada di Sydney Australia, kebetulan kami berada sampai bulan Januari 2014, kita boleh bertemu di Jln. Jersey Road, Sydney. Bersediakah Anda memelihara tubuh Anda sebagai Kaabah Roh Kudus dan menyerahkan hidup Anda kepada Allah?.
Bila anda bersedia, nyatakan itu kepada Allah dalam doa pada saat ini. Kiranya Allah yang penuh kasih dan rahmat memberkati saudara. Mari kita berdoa: "Bapa di sorga. Terimakasih atas firman-Mu yang menguatkan kami. BerkatMu kiranya menjadi bahagian kami. Kami berdoa didalam Yesus Kristus, Tuhan kami". Amen!.
===================
Selasa, 28 Februari 2012
10. Bermitra dengan Allah.
Oleh Pdt. H.M. Siagian, MPTh.
A. PENDAHULUAN
Saudaraku Yang kekasih dimanapun Anda saat ini berada!
Kami senang bertemu kembali melalui blogspot ini untuk melanjutkan pelajaran kita yang ke 10 dengan judul: "Bermitra dengan Allah". Mari kita berdoa: "Bapa semawi, kami selalu memuji Tuhan karena besarlah RahmatMu kepada kami. Ampunilah dosa-dosa kami. Kami berterimakasih atas kesempatan kembali mempelajari firmanMu. Pimpin dan peliharakan kami dalam kehidupan kami. Kami mohon didalam Kristus Yesus, Tuhan dan Juruselamat kami. Amen!.
Saudaraku yang kekasih,
Banyak orang yang bekerja di beberapa perusahaan, seperti di pertambangan batu bara dan tambang emas. Tidak sedikit orang yang mati ketika bekerja untuk mencarinya, namun mereka terus mau melakukannya karena jaminan yang mereka terima pun cukup tinggi.
Saudaraku Yang kekasih dimanapun Anda saat ini berada!
Kami senang bertemu kembali melalui blogspot ini untuk melanjutkan pelajaran kita yang ke 10 dengan judul: "Bermitra dengan Allah". Mari kita berdoa: "Bapa semawi, kami selalu memuji Tuhan karena besarlah RahmatMu kepada kami. Ampunilah dosa-dosa kami. Kami berterimakasih atas kesempatan kembali mempelajari firmanMu. Pimpin dan peliharakan kami dalam kehidupan kami. Kami mohon didalam Kristus Yesus, Tuhan dan Juruselamat kami. Amen!.
Saudaraku yang kekasih,
Banyak orang yang bekerja di beberapa perusahaan, seperti di pertambangan batu bara dan tambang emas. Tidak sedikit orang yang mati ketika bekerja untuk mencarinya, namun mereka terus mau melakukannya karena jaminan yang mereka terima pun cukup tinggi.
Untuk bermitra dengan perusahaan dunia ini orang mau menanggung risiko sampai mati, tetapi lupa untuk bermitra dengan perusahaan Allah yang besar.
B. PEMBAHASAN:
Pada saat ini kita sangat senang untuk membahas bersama-sama tentang adanya panggilan Allah untuk bermitra dengan perusahaan Allah yang besar dan mulia. Kita semua dapat bermitra dengan Allah karena dari-Nya pun kita menerima jaminan yang tinggi dan kekal.
1. Mari kita baca panggilan Allah itu dalam Kitab Maleakhi 3:10:”Bawalah seluruh persembahan Persepuluhan itu kedalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman Tuhan semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.”
Disini kita diajak supaya mau bermitra dengan suatu perusahaan terbesar, dimana yang menjadi Manajer besarnya ialah: Allah sendiri.
Adapun usaha yang terbesar diatas dunia ini ialah: “Menyelamatkan jiwa-jiwa” (Winning of the souls). Arti ayat ini, kita diminta supaya memasukkan atau membawa persepuluhan kedalam rumah perbendaharaan Allah. Disini Allah tidak berbicara mengenai berapa bunganya, apakah 5% atau 10% bilamana kita masukkan atau memberikan persepuluhan itu, tetapi yang jelas dikatakan: “Aku akan membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.” Pintu lebih besar dari jendela. Dari pintu bisa keluar mobil, dll. Jadi artinya disini, bahwa Tuhan akan membuka lebar-lebar berkat-berkat bagi mereka yang memasukkan/membawa persepuluhan tersebut.
Sebagai manusia, kita memerlukan beberapa kebutuhan vital dalam kehidupan kita. Selain vitamin-vitamin dan zat gizi lainnya, kita juga membutuhkan hal-hal yang berikut seperti:
i. AIR – Manusia boleh hidup tanpa makan selama tiga hari, tetapi kalau tidak minum, tentu mengalami problem karena air itu sangat penting untuk menghancurkan makanan dan membuang sampah-sampah dalam tubuh. Kita bersyukur kepada Allah atas tersedianya air untuk hidup kita.
ii. UDARA – Apa yang terjadi kepada kita jikalau zat asam(CO2) yang ada di udara ini ditarik oleh Tuhan?. Pernahkah rekening udara dihadapkan kepada kita? Kalau pada saat ini dihadapkan pertanyaan kepada kita masing-masing:”Berapakah utang saudara dan saya kepada Allah.”?
2. Mari kita buka Imamat 27:30: “Demikian juga segala persembahan persepuluhan dari tanah, baik dari hasil benih di tanah maupun dari buah pohon-pohonan, adalah MILIK TUHAN, itulah persembahan kudus bagi Tuhan.”
Allah mungkin berkata: “Memang benar, para petanilah yang menabur dan yang menanam, namun Akulah yang menyiraminya. Tanpa kuasa-Ku maka tanaman atau pohon-pohonan itu tidak dapat bertumbuh. Aku yang menyirami dengan hujan dan menyinarinya dengan matahari, namun Aku tidak pernah hitung itu.”
Disini, Allah hanya menuntut supaya kita memasukkan sepersepuluh dari hasil pendapatan kita kedalam perbendaharaan Allah. Mungkin kita bertanya dalam hati:”Kalau saya seorang pegawai kantor mempunyai gaji Rp.500 000,- per bulan, berapakah persepuluhan yang saya harus kembalikan kepada Allah?.” Jawabnya ialah: Sepersepuluhnya, yaitu sebanyak Rp.50 000,-(Limapuluh ribu rupiah). Mengapa Allah itu harus menentukan jumlahnya sepersepuluh?. Mengapa kita tidak dibiarkan memberikan sesuka kita saja?. Apa yang terjadi kalau demikian?.
Biasanya manusia memiliki perasaan “ONE DOLLAR MORE”( Se dollar lagi), atau selalu merasa tidak cukup dan tidak puas. Sudah dapat uang Rp.100 000,- namun tidak puas dengan itu, ingin lagi yang lebih banyak. Manusia cendrung bergantung kepada perasaan. Apa yang jadi kalau manusia bergantung kepada perasaan?.
ILUSTRASI:
Seorang ibu yang mau melatih anaknya bernama Nancy untuk suka memberi. Pada suatu hari sang ibu membeli permen dan memberikannya kepada anaknya Nancy. Kemudian ibunya mencoba meminta permen tersebut dengan berkata: “Nancy,...mamy minta sedikit permennya, dong!.” Nancy mengulurkan tangannya untuk memberikan permen itu kepada ibunya, tetapi hanya sampai dibibir ibunya tiba-tiba ditariknya tangannya kembali. Jadi ibunya ber ulang-ulang harus melatih PENURUTAN kepada Nancy, sampai pada akhirnya Nancy memiliki sifat yang tidak mementingkan diri. Demikianlah pula Allah ingin melatih penurutan kita, dengan menentukan sepersepuluh itu. Jadi adakalanya kita mengatakan: “Tunggu dulu,...mengapa tidak 1%.?” Padahal sebenarnya, sang ibulah yang punya uang itu, namun ibu Nancy tidak mengatakan: “Nancy,...kamu harus mengerti bahwa yang membeli permen itu, adalah uang ibu.”
Saudaraku,...Kita tau bahwa: “Bumi adalah Tuhan punya serta segala isinya.”(Mazmur 24:1) dan Tuhan juga yang punya segala perak dan emas”(Hagai 2:9). Bahkan manusia sendiri adalah kepunyaan Allah.
UNTUK APAKAH PERSEPULUHAN ITU?.
“Persepuluhan itu diasingkan/ disendirikan untuk satu penggunaan istimewa. Itu tidak boleh dianggap sebagai uang yang ringan. Itu adalah diabdikan khusus bagi mereka yang membawakan pekabaran Allah bagi dunia ini, dan itu janganlah dialihkan dari maksud/tujuan itu”.
E.G. White, Counsels on Stewardship, hlm 103.
Mungkin orang mengatakan: “Benar, dunia ini adalah milik Allah, tetapi tenaga saya sendiri atau sayalah yang berusaha sehingga saya menjadi kaya.” Apakah jawaban kita?.
Kita baca dalam Ulangan 8:18 “Tetapi haruslah engkau ingat kepada Tuhan, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang di ikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.” Tapi, tunggu dulu!. Bukankah dalam hal persepuluhan ini, Allah berbicara kepada orang Yahudi saja?.
Kita harus catat bahwa Abraham, 430 tahun sebelum bangsa Yahudi berdiri sebagai suatu bangsa, maka persepuluhan sudah dia berikan kepada Allah. Hal ini dinyatakan dalam Kejadian 28:22: “Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikat kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu.”
Bila kita baca Matius 23:23 berkata demikian:”Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan di abaikan”.
Disini Yesus mengatakan bahwa persepuluhan itu penting dan itu adalah merupakan prinsip yang menyangkut tabiat.
Ibu Nancy mau menanamkan suatu sifat yang tidak selfish(mementingkan diri) kepada anaknya dan menanamkan pengertian kepadanya bahwa permen itu sebenarnya bukanlah dia punya. Jadi Allah minta 1/10 dari kita, bukan karena Allah itu miskin, melainkan sebagaimana persepuluhan itu diberikan dahulu untuk menjadi kelangsungan ke imamatan dalam kaabah, demikian pula persepuluhan itu diberikan sekarang ini untuk penginjilan yang perlu kita teruskan kelangsungannya.
ILUSTRASI:
Saya mengenal seorang pemuda yang tinggal di suatu tempat. Kelihatannya dia adalah seorang yang baik. Saya mengenalnya sebelum dia menerima Yesus melalui baptisan kudus. Pada akhirnya dia pun di baptiskan. Tidak berapa lama kemudian, dia telah diangkat menjadi bendahara Jemaat di gerejanya. Namun, tidak berlangsung lama karena diketahui terbukti bahwa dia telah memakai uang gereja untuk keperluan pribadinya sendiri. Sungguh sedih perasaan kita bila memikirkan ada seorang umat Tuhan yang mau mengambil yang bukan kepunyaannya. Kita mungkin dengan mudah/cepat melihat selumbar dimata orang lain, tetapi bagaimana dengan kita?. Berapa diantara kita yang juga bersalah dalam hal yang sama?. Disini kita melihat bahwa kita dapat menipu Tuhan, dengan jalan tidak memberikan/menyerahkan persembahan dan persepuluhan dengan setia. Allah, bukan saja menuntut persepuluhan, tetapi juga hati kita. Mungkin seseorang dapat memberikan dengan sukarela kepada keperluan gereja, tetapi Allah membenci pemberian seseorang jikalau orang itu sendiri tidak mempersembahkan dirinya sendiri.
Yang pertama sekali, Allah menginginkan hati kita dan barulah segala perkara yang lain itu bernilai dihadapan pemandangan-Nya.
Roma 12:1 menyatakan: “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasehatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.” Jadi mengapa kita perlu menyerahkan/membayar persepuluhan?.
a. Karena kita adalah milik Allah.
b. Supaya kita merasakan alangkah senangnya bermitra(berkongsi) dengan Allah, bekerjasama untuk menyelesaikan usaha yang besar itu, yaitu memenangkan jiwa bagi Kristus.
ILUSTRASI:
Pada suatu kali, seorang anak berkata kepada ayahnya:”Ayah, saya bisa menimba air itu.” Padahal, timba itu lebih besar daripada anak itu sendiri. Anak itu pun mencoba menimba air, namun anak tersebut dibantu oleh ayahnya juga. Anak itu dengan gembira melapor kepada ibunya bahwa dia sudah dapat menimba air.” Mendengar hal itu, ayah diam saja. Apa maksudnya?. Karena ayah ingin membagikan kegembiraan kepada anak itu.
Demikianlah Allah ingin membagikan kesenangan-Nya kepada kita oleh setia membayar persepuluhan. Banyak orang-orang yang setia membayar persepuluhan telah menerima berkat-berkat Allah.
1. WILLIAM COLGATE- Pemilik perusahaan pasta gigi Colgate. Dia membayar persepuluhannya sampai 3/10, karena dia memperoleh berkat yang berlimpah-limpah. Kalau seseorang merasa berkat-berkat Allah maka membayar 10% atau lebih tidak terasa berat.
2. KESAKSIAN E.G. WHITE: Ada seorang anggota kita yang baru dibaptis, begitu dibaptis, dia kehilangan pekerjaan karena tidak mau bekerja pada hari Sabat/Sabtu. Berhari-hari lamanya dia mencari pekerjaan namun tiada berhasil. Tibalah saatnya dimana keluarganya samasekali tidak mempunyai makanan lagi. Ada uang sisa Rp.250 000, yang sudah diasingkan sebagai persepuluhan pada waktu menerima gaji. Pencobaan itu sekarang berat sekali. Namun saudara kita itu mengambil keputusan dengan isteri bersama anak-anak mereka: “supaya lebih baik kelaparan daripada mengambil/memakai persepuluhan itu.” Mereka menghadapkan keadaan mereka kepada Bapa di sorga. Pada besok paginya saudara kita tersebut menerima suatu panggilan untuk bekerja.
Saudaraku yang kekasih,... Disini dapat kita lihat betapa Tuhan memberikan 100 kali ganda berkat-Nya bagi seseorang yang setia kepada-Nya. Jika kita setia membayar persepuluhan maka kepada kita Allah janjikan berkat-berkat istimewa. Bila kita buka dan membaca kembali Maleakhi 3:10, disini juga Allah berkata bahwa: kita harus menguji-Nya dengan memberikan persepuluhan dan sebagaimana Allah memberkati umat-Nya dengan membuka Laut Kolzom pada zaman dahulu dihadapan Musa dan sebagaimana Allah memberkati Daniel waktu bermalam dengan singa, demikianlah juga kepastian berkat Allah tidak berkurang hingga saat ini. Kita boleh menuntut janji-janjiNya itu.
ILUSTRASI :
Ada seorang ibu yang telah kehilangatn semua uangnya. Dirumahnya tidak ada lagi makanan dan mereka sudah lapar. Kemudian ibu tersebut mengumpulkan anak-anaknya dan mengambil Alkitab serta membaca cerita dari 1 Raja-raja fasal 17 tentang Elia yang dipelihara Allah dan bagaimana Allah telah mengirimkan burung gagak untuk memberi makanan kepadanya. Ibu itu mengusulkan agar mereka berdoa supaya Allah mengirimkan makanan. Setelah selesai berdoa, putrinya yang kecil pergi membuka jendela. Ibunya bertanya mengapa ia berbuat demikian?. Anak itu menjawab: “Bagaimana burung gagak bisa masuk apabila jendela tertutup??.
C. KONKLUSI :
Saudaraku yang kekasih,
Allah telah berkata bahwa Ia akan membuka tingkap-tingkap langit bilamana kitapun mau setia mengembalikan persepuluhan kita kedalam perbendaharaan-Nya.
Biarlah hal itu kita tunjukkan diwaktu-waktu yang akan datang, dengan demikian pekerjaan Tuhan segera dapat diselesaikan dan apabila Yesus datang, kiranya Ia dapat berkata kepada kita masing-masing: “Sabaslah, hai hamba yang baik dan setiawan.”
Adakah anda bersedia bermitra dengan perusahaan Allah yang besar, yakni: Menyelamatkan jiwa-jiwa untuk kerajaan Allah?. Apakah saudara menyadari bahwa semua yang kita miliki sebenarnya bukanlah milik kita, melainkan milik Allah?. Apakah anda bersedia berjanji untuk memberikan Persepuluhan kepada Allah?. Oleh sebab itu mari kita berdoa: "Bapa di sorga,...Kami kembali bersyukur karena Engkau telah berbicara kepada kami lewat firmanMu. Biarlah kami dapat menyadari bahwa Engkau adalah Allah Pencipta kami dan sumber dari semua perkara yang menopang kehidupan kami. Engkau adalah pemilik dan kami hanyalah sebagai penatalayan(pengelola). Jadikan kami menjadi penatalayan yang setia. Ampunilah dosa dan pelanggaran kami. Kami berdoa didalam nama Yesus, Juruselamat kami. Amen!.
Sampai jumpa di lain kesempatan untuk melanjutkannya ke pelajaran yang ke 11 . Salam Kami!
Langganan:
Postingan (Atom)