Tampilkan postingan dengan label DOA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DOA. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 April 2014

Doa Ucapan Syukur.


Bapa surgawi,
(Kami memberi hormat & memuji nama-Mu)
Segala hormat & puji kami sampaikan kehadiratMu
karna Engkau adalah Juruselamat dan Khalik Alam Semesta.
Datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendakMu di bumi seperti.di sorga.

Engkau adalah Allah kami yang Maha Kudus dan kami manusia berdosa,
Ampunilah segala dosa yang kami perbuat agar kami layak menerima
akan segala berkat-Mu.
Kami datang menyampaikan kebutuhan-kebutuhan kami baik secara jasmani maupun
secara rohani: Jadikanlah kami menjadi berkat bagi orang lain.

Curahkanlah Roh Kudusmu untuk menuntun kami.
Kami serahkan semua urusan & masalah lainnya kedalam tangan Bapa.
Jadikanlah apa yg menjadi masalah, tugas serta pek.kami sehari-hari akan
selalu lancar. Engkau jaga & jauhkan kami dari orang yang ingin mencobai
kami. Iri & jahat mereka, kami serahkan semuanya kepada-Mu.

Kiranya apa yang menjadi berkat dari-Mu akan selalu Engkau lancarkan
seperti air yang mengalir tiada hentinya.
Berkati pula org-orang yg membantu kami & jadikan selalu hati kami lembut
dan selalu ada kasih dari-Mu.

Terimakasih untuk semua anugrahMu dalam kehidupan kami dan untuk kasih-Mu
yang tanpa batas bagi kami & orang-orang disekitar kami.
Kami bersyukur akan hari-hari yang Engkau berikan kepada kami terutama
keselamatan,kesehatan, penyertaan dan berkat dari-Mu yang kami
rasakan dan nikmati selama ini walaupun saat ini kami mungkin masih
mempunyai persoalan masing-masing dalam kehid.kami.

Kepada-Mulah kami memohon dan meminta apa yang selama ini menjadi
pengharapan kami saat ini dan kedepannya. Terimakasih Bapa untuk
semuanya. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa, AMEN.

Kamis, 10 April 2014

Kuasa Ucapan Syukur (Intisari Kitab Mazmur).


Hati yang bersyukur melalui ucapan kata-kata adalah suatu rahasia besar dari kebenaran mulia. Berabad-abad kebenaran ini telah dijelaskan dan diperkatakan oleh orang-orang hebat. Salah satunya adalah penulis Kitab Mazmur, Raja Daud.

Kebenaran pertama yang kita angkat, pintu gerbang pujian dan penyembahan adalah ucapan syukur. Hanya dengan hati yang bersyukur atas segala rahmat dan pertolongan Tuhan sebagai penyebab segala sesuatunya boleh ada. Dalam Mazmur  100:4 kita membaca: “Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!” (Enter into his gates with thanksgiving, and into his courts with praise: be thankful unto him, and bless his name. KJV) 

Sekarang kita mengerti bahwa POLA PENYEMBAHAN dimulai dengan ucapan syukur baru kemudian puji-pujian. Ucapan syukur HARUS keluar dari mulut yang mengalir dari hati yang JUJUR. Dalam Mazmur  109:30 kita baca: “Aku hendak bersyukur sangat kepada TUHAN dengan mulutku, dan aku hendak memuji-muji Dia di tengah-tengah orang banyak. DALAM Mazmur  119:7 kita membaca: "Aku akan bersyukur kepada-Mu dengan hati jujur, apabila aku belajar hukum-hukum-Mu yang adil.”

Lalu mengemuka satu pertanyaan, MENGAPA KITA MENGUCAP SYUKUR?

1. Karena Ucapan syukur adalah sebuah (salah satu) persembahan. Kita baca Mazmur  116:17: “Aku akan mempersembahkan korban syukur kepada-Mu, dan akan menyerukan nama TUHAN”. Kita diajarkan untuk memberi bukan? Kita rajin memberikan uang kita, tetapi kita sering lupa untuk memberikan salah satu persembahan penting lainnya yaitu ucapan syukur, perhatikan kata ucapan syukur. Itu artinya ucapan atau kata-kata yang keluar dari mulut dan mengalir dari perbendaharaan hati. Namun demikian dijelaskan bahwa ucapan syukur itu harus keluar dalam bentuk kata-kata verbal. Ucapan syukur tidak cukup di dalam hati, tetapi harus keluar sebagai suatu untaian kata-kata verbal. Bahkan para tuna rungu (bisu) sekalipun dapat merangkai kata-kata yang memang sulit kita mengerti. Tetapi sejatinya, para tuna rungu pun dapat mengucapkan syukur kepada Allah yang sekalipun mengijinkan kekuranang kepadanya.

2. Karena Dia (TUHAN) sangat baik. Kita baca Mazmur  118:1 “Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.” Kebaikan dari orang yang paling baik sekalipun akan berakhir, namun kebaikan ALLAH kita tak pernah habis untuk selama-lamanya, maka kita harus mengucap syukur kepadaNya. KebaikanNya yang melebihi akal dan logika memaksa setiap mulut harus bersyukur kepadaNya.

3. Karena Dia (TUHAN) menjawab doa kita. Kita membaca Mazmur  118:21 “Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku dan telah menjadi keselamatanku.” Seringkali kita tidak mendapatkan jawaban doa, bukan karena kita kurang iman atau kurang percaya, tetapi karena kita lupa MENGUCAP SYUKUR. Atau yang paling logis adalah, kita tak mengucap syukur karena jawabanNya bukan sesuatu yang kita inginkan. Memang sangatlah logis, karena Tuhan tidak digerakkan oleh keinginan, tetapi kebutuhan. Bila doa kita didorong oleh keinginan, maka manusia akan jatuh kedalam dosa hawanafsu. Itulah sebabnya Tuhan hanya digerakkan oleh kebutuhan. Sudah menjadi pasti bahwa doa yang lahir dari hati yang sungguh mengharapkan Tuhan menjawab kebutuhan, akan mengalami ucapan syukur karena jawaban doa datang tapat pada waktuNya. Dalam Injil MARKUS 11:24 KITA BACA: “Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.”

JAWABAN doa karena dilandaskan pada iman memang sangat penting. Allah tidak kuasa untuk tidak menjawab kebutuhan umatNya. Namun demikian, hanya orang-orang yang mengucap syukurlah yang akan mengalami mukjizat sebanarnya. Orang-orang yang telah mendapatkan jawaban doa, namun hatinya tidak bersyukur, maka semua yang didapatnya menjadi tak bermakna kekal. Kita membaca kisa sepuluh orang yang disembuhkan Tuhan dari kusta dan  hanya satu orang yang kembali dengan ucapan syukur. Sembilan yang lain pergi tanpa berita dan mereka hilang tanpa berita, sementara yang satu lagi. Ia mengalami kesembuhan pisik dan hatinya mengalami pemulihan. Hati yang dilingkupi ucapan sykur akan menyempurnakan mukjizat. Kita membacanya dalam Lukas  17:17 Lalu Yesus berkata: "Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu?”

4. Karena DIA (TUHAN) Mahaadil. Dalam Mazmur  119:62 tertulis: “Tengah malam aku bangun untuk bersyukur kepada-Mu atas hukum-hukum-Mu yang adil.” Daud sebagai orang biasa, rakyat jelata yang tak terpandang. Namun demikian karena Allah adalah Mahaadil, maka Dia mengangkatnya menjadi raja yang mulia. Saat mengalami berbagai gejolak selama pemerintahannya sebagai Raja Israel, Daud tidak ditinggalkan. Saat anaknya berkhianat, Dau tetap ditolong. Dia adalah Tuhan yang tidak berpihak seperti manusia, Dia membela kaum marginal. Bacalah Mazmur  10:14 “Engkau memang melihatnya, sebab Engkaulah yang melihat kesusahan dan sakit hati, supaya Engkau mengambilnya ke dalam tangan-Mu sendiri. Kepada-Mulah orang lemah menyerahkan diri; untuk anak yatim Engkau menjadi penolong.”

5. Karena kasih setiaNya yang tak pernah habis untuk selama-lamanya. Kita baca Mazmur  136:2 “Bersyukurlah kepada Allah segala allah! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.” Manusia itu fana dan tanda kefanaannya adalah dari keterbatasan kasihnya. Manusia akan marah dan memutuskan untuk pergi, namun Allah tetap mengasihi bahkan saat dalam amarah dan murka yang menyala-nyala. Allah itu kasih adanya sehingga apapun tidak dapat membatasih kasihnya. Bahkan sebagai puncak dari kasihNya, Dia rela mati di kayu salip untuk menunjukkan kasihNya. Maka, sepantasnyalah hati kita mengucap syukur atas segala kasihNya.

6. Karena Dia (Tuhan) menciptakan kita dengan dahsyat dan ajaib. Mari kita baca Mazmur  139:14 “Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.” Tuhan adalah penjunan yang telah menenun kita didalam rahim ibu. Ia menjadikan kita sangat baik. Kalau kita melihat bagaimana proses kelahiran anak manusia yang luar biasa, maka hati kita pastilah terkagum. Dalam kekakguman itu, maka mulut kita menjadi penuh dengan ucapan syukur. Daud menulis dalam Mazmur  9:2 “Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib;” DIA MENENUN KITA laksan seorang menenun halai-helai kapas menjadi benang dan akhirnya menjadi selembar kain. Dalam Mazmur  139:13 tertulis kata-kata yang sangat indah: “Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.”

Ada demikian banyak hal yang “memaksa” kita untuk mengucap sykur kepadaNya. Namun intinya adalah karena Dia semata-mata. Kita bersyukur buat mahakaryaNya. Kita bersyukur buat kasihnya yang kekal. Kita bersykur buat segala hal yang baik dari padaNya. Terpujilah Yesus Kristus, haleluyah, amin

UCAPAN SYUKUR YUNUS.


Yunus 2:1-10

1Berdoalah Yunus kepada TUHAN, Allahnya, dari dalam perut ikan itu,
2 katanya: "Dalam kesusahanku aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku, dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak, dan Kaudengarkan suaraku.
3 Telah Kaulemparkan aku ke tempat yang dalam, ke pusat lautan, lalu aku terangkum oleh arus air; segala gelora dan gelombang-Mu melingkupi aku.
4 Dan aku berkata: telah terusir aku dari hadapan mata-Mu. Mungkinkah aku memandang lagi bait-Mu yang kudus?
5 Segala air telah mengepung aku, mengancam nyawaku; samudera raya merangkum aku; lumut lautan membelit kepalaku
6 di dasar gunung-gunung. Aku tenggelam ke dasar bumi; pintunya terpalang di belakangku untuk selama-lamanya. Ketika itulah Engkau naikkan nyawaku dari dalam liang kubur, ya TUHAN, Allahku.
7 Ketika jiwaku letih lesu di dalam aku, teringatlah aku kepada TUHAN, dan sampailah doaku kepada-Mu, ke dalam bait-Mu yang kudus.
8 Mereka yang berpegang teguh pada berhala kesia-siaan, merekalah yang meninggalkan Dia, yang mengasihi mereka dengan setia.
9 Tetapi aku, dengan ucapan syukur akan kupersembahkan korban kepada-Mu; apa yang kunazarkan akan kubayar. Keselamatan adalah dari TUHAN!"
10 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada ikan itu, dan ikan itu pun memuntahkan Yunus ke darat
 
          Perikop di atas menceritakan tentang Yunus yang berdoa di dalam perut ikan. Di dalam doanya, Yunus mengucap syukur kepada Allah. Dalam pasal sebelumnya, dijelaskan bagaimana Yunus dipanggil Allah untuk menyampaikan Firman Allah kepada penduduk Niniwe supaya mereka berbalik kepada Allah dan bertobat. Akan tetapi, Yunus tidak menaati Allah dan lari dari panggilan Allah. Allah menyuruhnya untuk pergi ke Niniwe, tetapi dia hanya pergi ke Tarsis. Niniwe adalah sebuah kota besar yang terletak di sebelah Timur Israel, sedangkan Tarsis berada di sebelah Barat dekat Spanyol. Allah menyuruh Yunus pergi ke daerah Timur, Ninewe, tetapi dia hanya melarikan diri jauh dari hadapan Tuhan ke arah Barat, Tarsis. Yunus berbelok 180° dari perintah Allah.
      Ketidaksetiaan dan ketidakpatuhan Yunus ini mendapat ganjaran dari Allah dengan membiarkannya ditelan oleh ikan yang besar dan berada di dalam perut ikan itu selama 3 hari 3 malam. Akhirnya, ganjaran dari Allah ini membuat Nabi Yunus menjadi sadar dan menyesal atas apa yang telah dilakukannya. Namun, satu hal yang perlu kita contohi dari Nabi Yunus ini adalah ketika dia menderita berada di dalam perut ikan selama 3 hari 3 malam, Yunus berdoa kepada Allah. Di dalam doanya, Yunus mengucap syukur kepada Allah dan bukannya mengeluh atas apa yang terjadi. Di dalam doanya tersingkap nada penyesalan Yunus atas apa yang telah dilakukannya.
         Hal inilah yang akan kita pelajari dari Yunus: walaupun dalam keadaan susah dan sulit, Yunus tetap mengucap syukur dalam doanya ketika ia berdoa di dalam perut ikan. Bagaimanakah Yunus mengucap syukur:

1.        Yunus mengucap syukur atas apa yang ia alami
         Yunus menyadari bahwa apa yang ia alami, ditelan oleh ikan ialah karena kesalahannya sendiri. Ia tidak setia dan tidak taat kepada perintah dan panggilan Allah. Ia menyadari dan menerima apa yang dialaminya karena itu adalah kesalahannya sendiri. Oleh karena itu, dalam masa kesusahannya, ia berseru kepada Tuhan dari dalam perut ikan. Akan tetapi, dalam kesusahannya dan penderitaannya, Yunus tetap mengucap syukur. 
Sebagaimana yang telah ditulis oleh Rasul Paulus di dalam I Tesalonika 5:18: “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Yesus Kristus bagi kamu.” Rasul Paulus menulis kepada Jemaat di Tesalonika supaya mereka bersyukur dalam segala hal. Kehendak Allah bagi manusia adalah supaya manusia bersyukur dalam segala hal. Rasul Paulus ingin agar jemaat di Tesalonika ini bersyukur dalam segala hal. Karena dengan mengucap syukur dalam segala hal, mereka melakukan kehendak Allah.
          Hal yang perlu kita contoh dari Yunus adalah ia tetap mengucap syukur walaupun berada dalam situasi yang sulit. Bagaimana kita membayangkan keadaan di dalam perut ikan? Jikalau kita membayangkan keadaan di dalam perut ikan, hal yang kita temui adalah bau anyir di dalam perut ikan, keadaan perut ikan yang pengap membuatnya sulit bernafas, keadaan perut ikan yang gelap tidak bisa melihat apa-apa. Mungkin Yunus pada saat itu mengalami ketakutan yang luar biasa berada di dalam perut ikan. Akan tetapi, ditengah semua yang dia alami di dalam perut ikan itu, dia berdoa dan bersyukur kepada Allah dalam kesulitannya/kesusahannya. Seburuk atau sesulit apapun kehidupan kita sebagai anak Tuhan, Tuhan telah mengaruniakan apa yang baik dalam kehidupan kita, baik itu kesehatan, keluarga, dan lain-lain. Firman Allah mengajarkan kita untuk fokus kepada hal-hal yang baik yang telah kita terima dari Allah. Firman Allah juga mengajarkan kita untuk mengucap syukur dalam segala keadaan. Yunus mengucap syukur kepada Allah atas apa yang ia alami. Dia tidak protes dan tidak komplain kepada Allah atas apa yang dialaminya.

2.     Yunus mengucap syukur dengan iman

        Dengan iman Yunus mengucap syukur kepada Allah, bahwa keselamatan adalah dari Allah (ayat 9). Di dalam doa ucapan syukurnya, Yunus mengatakan bahwa ia akan membayar nazarnya dan dia meyakini bahwa Allah adalah pertolongannya. Dia masih percaya bahwa Allah sanggup untuk menyelamatkannya jikalau Allah berkehendak untuk melakukannya.
       Sebagaimana yang telah ditulis oleh Rasul Paulus dalam Roma 8:28 : “Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” Dalam hal Yunus, Allah mengijinkan dia ditelan oleh ikan yang besar untuk menyadarkannya dari apa yang telah dilakukannya, yaitu menolak dan menjauh dari panggilan Allah di dalam kehidupannya. Begitu juga dengan anak-anak Tuhan, Allah dapat mengijinkan sesuatu terjadi di dalam kehidupan anak-anaknya untuk mendatangkan kebaikan bagi kehidupan anak-anakNya. Allah dapat mengijinkan persoalan, kesulitan, kesusahan maupun hal-hal lain terjadi di dalam kehidupan anak-anakNya untuk mendatangkan kebaikan bagi anak-anakNya, untuk membentuk anak-anakNya semakin serupa denganNya dan untuk membentuk karakter dari anak-anakNya. Walaupun kita mengalami banyak penderitaan, pencobaan, kita percaya bahwa Allah sanggup mengubah semuanya itu menjadi indah pada waktunya.
      Berbicara mengenai ucapan syukur, ada beberapa ciri-ciri yang menjadi kelebihan dari orang yang suka mengucap syukur, yaitu:

1.    Tetap memuji Tuhan dan berterima kasih kepada Tuhan baik dalam keadaan suka maupun dalam keadaan duka. Tidak hanya dalam saat suka orang dapat bersyukur kepada Tuhan, melainkan juga saat duka orang dapat mengucap syukur kepada Allah, karena ucapan syukur adalah sikap hati yang menerima segala kedaulatan Allah yang kemudian tercermin dalam perkataan dan sikap hidup yang memuliakan Allah
2.  Tidak menuduh orang lain atau melempar kesalahan kepada orang lain atas kegagalan, penderitaan atau kesusahan yang dialaminya.
3.  Mau menerima semua keadaan walaupun hal itu tidak sesuai dengan keinginan kita, tidak sesuai dengan harapan kita maupun di luar dugaan kita.

       Dari ciri-ciri tersebut, kita bisa melihat bahwa orang yang mau mengucap syukur adalah tanda dari pribadi yang kuat, karena dia bisa menerima segala hal baik yang sesuai dengan harapannya maupuan yang tidak sesuai dengan harapannya.
Kisah Yunus ini mengajarkan kita untuk tetap mengucap syukur ketika terjadi sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan kita, karena Allah ingin mengajar kita untuk taat dalam segala hal. Amin.

Senin, 11 Februari 2013

Praktek Doa




Pendahuluan:
    
   Tak seorangpun dapat hidup suci tanpa doa.  Doa dari Raja Salomo merupakan doa terpanjang dalam Alkitab (1 Raja-raja 8:23-53).  Sebaliknya doa Simon Petrus merupakan doa terpendek dalam Alkitab, hanya satu ayat yang terdiri dari tiga kata dalam Matius 14:30 “Tuhan, tolonglah aku”.
   Kesimpulannya bukan panjang atau pendeknya sebuah doa, namun yang utama ialah doa itu harus lahir dari dalam hati yang tulus dan dilaksanakan dengan iman.

I.             KEPADA SIAPA DOA ITU DISAMPAIKAN?:
·         Kepada Bapa, oleh Roh Kudus dalam nama Yesus Kristus(Roma 8:15,16-27).

-Bapa yang kekal (Mazmur 93:2, 15,26,27; Yes.40:28)
-Bapa yang Maha Kuasa (Maz.21:2; 62:12)
-Bapa yang Maha Tahu (Kejadian 3:5; 1 Sam.2:3).
-Bapa Yang Setia (Maz.146:6)
-Bapa yang Maha Kasih (2 Sam.24:14; 1 Taw.21:13).
-Bapa yang Panjang Sabar (Kej.34:6; Mazmur 15:8).
    II.    BAGAIMANA POSISI KITA DALAM BERDOA?
          Posisi atau sikap tidak seberapa penting dibandingkan dengan sikap hati kita, tetapi Allah memberikan gambaran tentang sikap kita dalam berdoa :
          -Berdiri dalam doa (Mrk 11:25).
          -Duduk didalam doa (1 Taw.17:16-27)
          -Tunduk didalam doa (Keluaran 34:8).
          -Berlutut didalam doa (1 Raja-raja 8:54; Daniel 6:10; Lukas 22:41)
III.          DIMANA SAJA KITA BERDOA?

          -Di kamar seorang diri (Matius 6:6)
          -Di muka umum.
          -Ditempat yang ditetapkan (Gereja)
          -Dimana saja (Matius 18:20).

Senin, 28 Januari 2013

A. C. T. S PRAYER




AAdoration

Dear God, I love you. I trust you and you are myshepherd and king. I know that you are all loving and all caring. You are my salvation.

CContrition

Please forgive me for all of the times that I hurtothers. Help me to forgive those who have hurt me. Lord, I want to be a better person, with your grace. 

TThanks

Thank you, Lord, for all that you do for me. Thankyou for dying on the cross to save me from my sins. Thank you for my family and my friends. Thank you for the chance to learn and to get a good education. Thank you for giving me clothes to wear and food to eat. Thank you for everything.

SSupplication

Please, Lord, help me to be a better person. Help me to be more loving and caring. Help me to be able to do well in school. Help me to get into the high school of my choice. Help me to understand what the teachers are teaching. Please bless my family and my friends. Help them to get what they want in life. Amen.

The ACTS Prayer
Adoration
"Because Thy lovingkindness is better than life, My lips will praise Thee." Psalms 63:3
Adoration is to adore God, to worship him and to fulfil the commandment to love him with all of our
heart, mind and soul. As we spend time in adoration, we praise God for who He is - our Creator, our
Sustainer and our Redeemer.
When we focus our attention on the One who can meet our needs, it takes our eyes off circumstances
and allows us to experience God's sufficiency and peace.
“Praise the Lord. Praise God in his sanctuary; praise him in his mighty heavens. Praise him for his
acts of power; praise him for his surpassing greatness. Praise him with the sounding of the trumpet
harp and lyretambourine and dancingstrings and fluteclash of cymbals resounding. Let
everything that has breath praise the Lord. PRAISE THE LORD.”
Confession
"If we claim to be without sin, we deceive ourselves and the truth is not in us. If we confess our sins, he
is faithful and just and will forgive us our sins and purify us from all unrighteousness." I Jn 1:8-9
Confession allows us to clear away the things in the relationship between you and God which are
displeasing to Him. All of us have sinned, and the Holy Spirit will reveal areas in our life that are not
pleasing to Him. Take some time to confess those sins. If the Spirit reveals sin in your life, name that sin
specifically and repent. This involves a change in your attitude and an active move on your part to no
longer indulge in that sin.
Then thank God for forgiving your sin on the basis of His promise in I John 1:9, "If we confess our
sins He is faithful and righteous to forgive our sins and cleanse us from all unrighteousness."
Finally, and most importantly, ask God to fill (control and empower) you by His Holy Spirit.
Sometimes confession involves restitution or making things right with friend you have wronged. If the
Holy Spirit reveals this in your life, do not hesitate to obey.
Thanksgiving
"In everything give thanks, for this is the will of God in Christ Jesus concerning you." 1 Thess. 5:18
Thanksgiving allows us to thank God for what he has done for us, and through us, right now, just as
Adoration is to praise God for who he is, in his pre-existent and eternal Being. Whereas adoration is to
praise him for his character, thanksgiving is thanking him for his actions toward us.
Each day God is blessing us! Every moment we can recall the wonderful things that God has done
for us, and the gifts that we have been given. We need to be constantly thanking God for his blessings.
"He who offers a sacrifice of thanksgiving honors Me." Psalm 50:23
Supplication
“Do not be anxious about anything, but in everything, by prayer and petition, with thanksgiving, present
your requests to God.” Phillippians 4:6
Finally we come to ask God for our needs and the needs of others.
PRAY FOR OTHERS. In the epistles of St Paul, we read of him praying for those he has led to faith,
and asking them also to pray for him. So, you too can pray for other Christians, and encourage them to
pray for you. Pray for your familiy members, and for neighbours and friends. It's also good to pray for
those who don't know Jesus to come to faith - many Christians have come to believe in Christ through
the prayers of others.
PRAY FOR WORLD ISSUES. For peace in difficult situations, for leaders and those in influential
positions, for global issues such as care of God's environment, justice for the poor, relief of suffering in
less developed countries, and other issues that come to you.
PRAY FOR YOUR OWN NEEDS. It’s easy to neglect this, but Jesus encourages us to do so in the Lord's
Prayer - the model for prayer that He gave us.
"No good thing does He withhold from those who walk uprightly." Psalm 84:11


Practical Helps for God time
* Set a time. The same time every day is the best way to establish a lasting habit. When
will you devote time to your relationship with Jesus every day?
* Set a place. The same place each day is also instrumental in establishing a disciplined
time with God. Where will you meet alone with the Lord?
* Avoid distractions. What are the things that could distract you from following through
with your desire to focus only on God? TV? Music? Visitors? Phone calls? The
refrigerator? Whatever it is, how will you avoid this distraction?
* Set reasonable goals. You may know someone who spends an hour a day with the Lord, or
another who reads through the Bible completely in a year. But these goals may not be
reasonable for you to start out with. Perhaps at a later time these would be good goals
for you! Be realistic! What can you pretty much guarantee you would do each day?
The idea is to be successful at reaching your goal with consistency. Maybe 20 minutes of
Bible reading and prayer, maybe 30 minutes? What can and will work for you?
* Have someone hold you accountable. It is always helpful to have another Christian know
your goal and be praying for you that you will reach it. They could even call you daily
or intermittently for a while to ask you if you spent time with Christ.-


Adoration: praise Jesus for one or several of His attributes (e.g., sovereign, gracious, holy, perfect, merciful, all knowing, loving, just, powerful, ever present, creative) both generally or as it applies to your circumstances. "Your love, O LORD, reaches to the heavens, your faithfulness to the skies." - Psalm 36:5

Confession: tell Jesus what you have done wrong and why, apologize to Him, seek forgiveness, and thank Him for it. "If we confess our sins, he is faithful and just and will forgive us our sins and purify us from all unrighteousness." - 1 John 1:9

Thanksgiving: express your gratitude to Jesus for His love, mercy, grace, leading, sustenance, discipline, and blessing. "Let them give thanks to the LORD for his unfailing love and his wonderful deeds for men" - Psalm 107:15

Supplication: ask Jesus to guide, heal, protect, comfort, sustain, or provide for you, or intercede for someone else. "...Oh, that you would bless me and enlarge my territory! Let your hand be with me, and keep me from harm so that I will be free from pain." - 1 Chronicles 4:10.
Instructions:
ADORATION: Begin the prayer by adoring God. Praise and worship HIM. This is a time for telling God what He means to you and how much you love Him. This is not the same as Thanksgiving where you thank God for all He has done, but a time to tell God how magnificent/holy/glorious He is, to focus solely on Him, to tell Him all the wondrous beautiful things about Him you love. King David was a great worshipper of god and a man God Himself stated was after His own heart, read Psalms for great examples of adoration. (Psalm 8: O LORD, our Lord, how excellent is Thy name in all the earth, who hast set Thy glory above the heavens! Heb 13:15 Through Jesus, therefore, let us continually offer to God a sacrifice of praise-the fruit of lips that confess his name.)
        CONFESSION: This is when we confess our all our sins to God.  Unconfessed sin creates a barrier between you and God and can hinder your prayers. Begin by confessing your sin to Him with an apologetic and repentant heart (to repent is to stop and turn 180 degrees from). Ask God to bring to mind any sins you may not be aware of so that you may repent and confess. If we confess our sins, he is faithful and just and will forgive us our sins and purify us from all unrighteousness I John 1:8-9. Often times the feeling of a weight lifting will follow this step. Important: Nothing can separate you from the love of God. But we can separate ourselves from the love of God just as Adam and Eve ran and hid from the Presence of God after their sin in the Garden-Notice God called after them, He did not wait for them to come to Him.  Are you willing to come out of religiosity, and truly follow Him?
        THANKSGIV ING: This is where we count our blessings, thanking and praising God for all He has given us and done for us in life. You may begin with the basics such as family, friends, food, shelter, safety, jobs, health, healing. Thank Him for hearing your prayers and for forgiving your sins, for His all-consuming love for you. Thank Him for His promises, for the glory of His handiwork, for His promises to you (if you don't know them, start looking them up). Follow Paul's advice, Ephesians 5:20 ..giving thanks always for all things unto God and the Father in the name of our Lord Jesus Christ.
         SUPPLICATION: This is also known as Intercession. This is the phase of prayer where we come to the Father asking God to supply needs for ourselves and others. Be specific in your prayers. For example, instead of asking for God to bless your family, ask Him to help your son focus in math class and to give his teacher the wisdom she needs to present the information in a way he can digest, etc. If you feel led to pray for a certain person but don't know exactly what that person needs, ask God to lead you in prayer. He will.
    Remember, prayer is an act of communing with God. It is about communication. It is about relationship with the Father. Use these steps to help you obtain that but don't feel you must adhere to any rigid rules. Also don't forget that communication is a two way street, that means you have to listen as well. You may not hear at first but with practice you begin to feel God speaking to your heart.