Tampilkan postingan dengan label KKR Hidup Yang Terbaik II. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KKR Hidup Yang Terbaik II. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Juni 2013

3. S P I R I T I S M E



Oleh: Pdt. H.M. Siagian MPTh.

Pendahuluan:
   Sejak zaman Adam sampai kepada zaman kita ini, musuh besar kita telah menggunakan kuasanya untuk menindas dan membinasakan.  Tetapi kita masih menghadapi musuh itu sampai sekarang ini !.  Siapakah musuh kita itu?.  Epesus 6:12 “karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara”.   Ini jelas adalah IBLIS. Kita baca lagi dalam ayat 11: “Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis”.  Jadi jelas disini, kita berperang melawan Iblis.
    Saudaraku,… Bila Iblis itu adalah roh, maka kita melawan dia dengan roh pula.  Iblis menipu kita sebagaimana dia menipu Adam dan Hawa.
    Salah satu alat yang digunakan setan untuk menipu manusia adalah melalui SPIRITISME.

    Pembahasan:

   Judul pembahasan kita saat ini adalah: SPIRITISME.  Apakah spiritisme ?

   Arti Spiritisme menurut kamus Webster memberi penjelasan sebagai berikut: Berasal dari kata Spiritualisme “the belief that the dead can communicate with the living” (Satu kepercayaan bahwa orang-orang yang sudah mati dapat berkomunikasi dengan orang-orang yang masih hidup).  Bahwa dunia orang-orang yang sudah mati itu tidak mati, itu sebabnya mereka itu dapat mengadakan hubungan, kegiatan dan nasihat serta petunjuk-petunjuk kepada manusia yang masih hidup.  Hal ini dipinjam dari falsafah kekafiran, dan didalam kegelapan kemurtadan besar dimasukkan ke dalam kepercayaan Kristen, dan telah mendesak kebenaran yang diajarkan dengan jelas dalam Alkitab bahwa “orang mati tidak tau apa-apa( Pengkhotbah 9:5)..  Itulah kepercayaan orang-orang yang disebut SPIRITISME.  Inilah suatu saluran yang dianggap suci, melalui mana SETAN bekerja untuk mencapai tujuan-tujuannya.

   Saudaraku,…pertama sekali spiritisme ini muncul adalah di Taman Eden.  Setan telah menanamkan kepercayaan itu kepada Adam dan Hawa.  Setelah mereka percaya maka mereka pun di jatuhkan.  Bagaimana caranya?.  Kita baca Kejadian 3:4 “Sekali-kali kamu tidak akan mati,….Inilah dasar spiritisme.  Bahwa jiwa itu adalah kekal.  Jiwa itu tidak seluruhnya mati. Percayalah Adam dan Hawa –maka jatuhlah mereka.   Disini ular merupakan medium.  Melambangkan apakah ular itu?.
   Wahyu 12:9 “Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.”  Ular itu melambangkan Iblis (lambang daripada iblis).   Iblis adalah suatu kuasa yang tidak mudah dimengerti.
   APAKAH TUJUAN SPIRITISME?
   Wahyu 16:13,14 (Baca)..ada disebut disini tentang  “tiga roh najis yang menyerupai katak yang mengadakan perbuatan-perbuatan ajaib/melakukan tanda ajaib”.  Tetapi apa maksudnya?
   Kita kembali kedalam Wahyu 12:9 bahwa naga besar si ular tua/Iblis atau Satan itu dilemparkan ke bumi.  Tujuannya adalah untuk menyesatkan kita dari Allah.
   Permulaan Spiritisme di Amerika Serikat dimulai oleh keluarga Fox.
   Catherine, Leah dan Margareth Fox, telah memainkan peran penting dalam penciptaan spiritualisme.  Mereka adalah sebagai warga Hydesville, di New York.  Pada tahun 1848 keluarga Fox mulai mendengar suara-suara ketokan yang tak dapat dijelaskan.  Setiap malam mereka diganggu karena mendengar ketokan.  Putri mereka berkata: “Papy, ada tamu!.  Tetapi mereka periksa ternyata tamu tidak ada.  Kemudian Kate dan Margareth melakukan upaya untuk menghubungi entitas spiritual yang dianggap menimbulkan suara ketokan itu.  Anak perempuan keluarga Fox ini menanyakan kode kepada setan-setan itu.  Katanya: “Kalau kau benar-benar ada maka berilah kode”.  Kemudian putri tuan Fox pun terhubung dengan roh seorang penjual toko kelontong yang diduga dibunuh dan dikubur dibawah rumah mereka.  Kemudian digalilah tanah dibawah rumah itu dan benarlah ditemukan tulang tengkorak dari pedagang kelontong itu. Sejak itu peristiwa tersebut tumbuh cepat menjadi sebuah gerakan keagamaan yang disebut Spritualisme.

    Demikianlah setan pintar untuk membuat supaya manusia itu sesat dari Tuhan.  Saudaraku,…roh orang mati itu tidak ada samasekali!—Ini adalah merupakan penipuan setan sendiri.  Kalau dahulu spiritisme adalah musuh kekristenan tetapi spiritisme ini sudah merupakan sekte tertentu, sudah merupakan suatu agama sekarang ini.
   Apakah nasehat Alkitab mengenai hal itu?.  Mari kita buka Alkitab kita dalam 1 Yohanes 4:1,2 “Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi  ke seluruh dunia.  Demikianlah kita mengenal Roh Allah”: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah”.

   Dalam ajaran Spritisme, mereka tidak percaya bahwa Yesus sebagai Juruselamat.  Malah mereka mengatakan bahwa spiritisme akan menghapus segenap dunia ini.  Jadi segala macam cara yang Iblis buat untuk menipu supaya umat Tuhan tersesat.
   Ulangan 18:10-12 “Di antaramu janganlah didapati seorang pun yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau anaknya perempuan sebagai korban dalam api, ataupun seorang yang menjadi petenung, seorang peramal, seorang penelaah, seorang penyihir, seorang pemantera, ataupun seorang yang bertanya kepada arwah atau kepada roh peramal atau yang meminta petunjuk kepada orang-orang mati”.
  
   Disini Allah mengatakan jangan !.  Kalau Allah katakan ‘jangan’, tetapi ternyata kita lakukan maka kita akan binasa, dan itu adalah dosa.  Kepada Adam dan Hawa juga dikatakan “jangan”, tetapi mereka melakukannya.
   Saudaraku,..banyak orang yang mengambil jalan pendek dan pergi kepada petenung meminta kesembuhan karena ia sakit.  Tetapi beda dengan orang yag percaya kepada Tuhan, ia lebih baik mati ditangan Tuhan daripada mati di tangan setan.  Kalau Allah mau menyembuhkan maka kita akan sembuh.
   Apakah kita salah pergi kepada petenung?.
   1 Tawarikh 10:13,14—“Demikianah Saul mati karena perbuatannya yang tidak setia terhadap TUHAN, oleh karena ia tidak berpegang pada firman Tuhan, dan juga karena ia telah meminta petunjuk dari arwah, dan tidak meminta petunjuk Tuhan.  Sebab itu Tuhan membunuh dia dan menyerahkan jabatan raja itu kepada Daud bin Isai”.
   Kesalahan raja Saul hingga mati dibunuh Tuhan karena bertanya kepada dukun di Endor.

KONKLUSI :  1 Timotius 4:1 “Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan”.

   Mengapa kita pergi kepada Iblis untuk mencapai keselamatan.?
   Firman Allah pada saat ini menyatakan kepada kita dalam Matius 7:13, 14 “Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.”

   Saudaraku,..jalan manakah yang Anda pilih???.

 KETERANGAN TAMBAHAN:


ARTI  SPIRITISME DAN LATAR BELAKANGNYA.

Untuk memahami dengan jelas arti dari “spiritisme” kamus Webster memberi penjelasan sebagai berikut: spiritisme berasal dari kata spiritualisme: the belief that the dead can communicate with the living (satu kepercayaan bahwa orang-orang yang sudah mati dapat berkomunikasi dengan orang-orang yang masih hidup).
Bahwa dunia orang-orang yang sudah mati ada dalam keadaan roh, dan roh-roh orang mati itu tidak mati, itusebabnya mereka itu dapat mengadakan hubungan, kegiatan dan nasihat serta petunjuk-petunjuk kepada manusia yang masih hidup. Itulah kepercayaan orang-orang yang disebut: “Spiritisme”.
Kalau kita mempelajari keberadaan kepercayaan ini, maka sejak  zaman dahulu kepercayaan itu sudah ada.  Pada zaman nabi Musa sudah dituliskan larangan untuk mengadakan hubungan dengan roh-roh yang sudah mati.
Alkitab buku Ulangan 18:10, 11; “Diantaramu janganlah didapati seorang pun yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau anaknya perempuan sebagai korban dalam api atau pun seorang yang menjadi petenung, seorang peramal, seorang penelaah, seorang penyihir, seorang pemantera atau pun seorang yang bertanya kepada arwah atau kepada roh peramal atau yang meminta petunjuk kepada orang-orang mati.”
Oleh karena adanya praktek memohon petunjuk kepada arwah-arwah dan roh-roh orang yang sudah mati, maka dikeluarkanlah larangan yang keras untuk praktek seperti itu dan hukuman yang paling berat dijatuhi kepada orang yang melakukan praktek seperti itu sebagaimana disebut dalam Alkitab buku Imamat 20:27“Apabilaseorang laki-laki atau perempuan dirasuk arwah atau roh peramal, pastilah mereka dihukum mati, yakni mereka harus dilontari dengan batu dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.”
Hal yang sedemikian itu perlu kita pelajari dengan cermat mengapa dan apa serta bagaimana hal itu bisa terjadi dan apa yang sedang dan akan terjadi tentang praktek seperti itu.
Kalau kita menyelidiki bagaimana gereja-gereja atau kepercayaan yang dianut oleh umat manusia tentang keberadaan roh-roh yang sudah mati itu maka kita dapati pada umumnya manusia mempercayai bahwa arwah orang yang sudah mati itu tidaklah mati, melainkan dapat memberi petunjuk-petunjuk kepada manusia yang masih hidup.
Tradisi mengenai orang mati di berbagai bangsa
 Pada waktu orang Indian mati, di sebelah mayatnya ditaruh anak panah dan bejana tanah liat.  Di mulut mayat orang Yunani biasanya ditaruh uang perak untuk membayar ongkos perjalanan kepada Charon.
Di dekat mayat orang Mesir biasanya ditaruh “Buku Kematian”, suatu gulungan papyrus berisi doa yang ia persembahkan dan sebuah peta perjalanannya menuju dunia yang tidak kelihatan.
Orang-orang Galia tidak ragu-ragu meminjamkan uang kepada orang yang hampir mati, karena yakin bahwa hutang orang tersebut akan dilunasi dalam kubur. 
Orang Laplander menguburkan batu api dan kawul untuk memberikan perlengkapan terang bagi perjalanan yang gelap di dunia orang mati.
Orang Normandia menguburkan kuda dan pakaian perang dalam makam pahlawan yang mati. 
Orang-orang China membakar rumah-rumahan dari kertas, uang kertas dan mobil sedan mainan untuk orang mati sebagai perlengkapan kehidupan didalam alam maut.
Orang Greenland menguburkan bersama orang mati seekor anak anjing untuk membimbing dia dalam perjalanan didunia orang mati.
Dalam kenyataankebudayaan bangsa-bangsa ini, dapat diketahui bahwa pada dasarnya manusia yakin bahwa ada kehidupan di seberang kematian, maka mereka mempersiapkan perlengkapan untuk perjalanan menuju dunia,seberang kubur….1)
1) ”Satanisme dalam Pelayanan Pastoral,” Pdt. Sukahar BTh, Gandum Mas, Malang.







SPIRITISME MODERN
Seperti yang kita telah ketahui bahwa sejak di Taman Eden, iblis sudah
mengumumkan bahwa manusia tidak akan mati, walaupun sudah melanggar hukum  Allah.
 Maka kepercayaan akan arwah-arwah orang mati itu sudah dipraktekkan
sejak zaman dahulu (spiritisme primitif).  Orang mencari hubungan dengan
arwah-arwah orang mati dan pergi ke kubur-kubur, tempat-tempat yang dianggap  keramat, pohon-pohon besar, gua-gua, batu-batu besar, gunung batu dan mata air.
Juga ada yang mempunyai kesanggupan memangil arwah-arwah dan dirasuk  
oleh arwah orang mati dan ia dapat berbicara atas nama arwah tersebut.  Dan  
ada yang membuat penyembahan khusus bagi arwah-arwah leluhur dengan
acara yang besar bahkan upacara kerajaan.
Seperti kepercayaan orang Mesir, bila raja mereka mati,  maka dibuatlah
kuburan yang besar agar rohnya mudah menuju sorga.  Itulah yang dikenal
sekarang dengan piramida-piramida.  Piramida itu adalah kuburan raja-raja
Firaun dan di dalam petinya ditaruh benda-benda kesukaan Firaun semasih hidup atau pada dinding dari peti jenazah itu diukir makanan kesukaan Firaun supaya roh Firaun itu jangan kelaparan bahkan dapat makan makanan kesukaan dalam kubur.  Itulah maksud ukiran makanan Firaun tadi.
Dalam praktek memanggil akan arwah-arwah maka sering dibuat acara tertentu, umpamanya dibuat sesajen, mempersembahkan makanan, minuman atau dengan musik-musik dan tarian.
 Dan bila arwah itu datang atau merasuk seseorang maka ia diberi makan, minum atau apa kesukaannya, barulah ia berbicara dan memberi petunjuk atau amaran.
Akan tetapi terjadi perobahan dalam mengadakan komunikasi dengan arwah
orang-orang mati pada zaman modern ini.  Itulah yang kita sebut Spiritisme
Modern.
Setan dapat membuat tanda-tanda ajaib dengan maksud untuk menipu manusia agar dapat disesatkan.  
Sehingga tanda ajaib yang dibuat oleh Setan itu akan diterima manusia sebagai tanda kuasa dari Allah.  Cara penipuan Setan pada abad modern ini akan berlainan daripada yang pernah ia buat pada masa dahulu kala, sehingga semua umat manusia akan tertipu, kecuali mereka yang bersandar sepenuhnya pada Alkitab.

"Spiritisme sekarang ini sudah mengubah bentuknya dan menutupi sebagian
daripadanya dengan lebih tertentu bentuknya, yaitu dengan memakai samaran kekristenan.
 Sementara dahulu mencela terang-terangan Kristus dan Alkitab, tetapi sekarang ini menerima keduanya”. E.G. White, The Great Controversy, hal.557,558.

Penipuan Setan bukan lagi dengan cara dahulu kala, tetapi sekarang ini
melalui badan-badan agama, dan mengakui Kristus dan Alkitab.  Setan telah
menggunakan kuasa penipuannya dalam mengembangkan faham spiritisme ini.
"Setan telah lama mempersiapkan diri untuk usaha yang terakhir dalam menipu dunia ini…sedikit demi sedikit ia mempersiapkan jalan bagi penipuan yang paling jitu dalam mengembangkan faham spritisme ini…”. E.G. White, The Great Controversy, hal.561.
Makin dekat masa kesudahan dunia ini makin besarlah peranan dari spiritisme ini dalam mempengaruhi kehidupan manusia karena Setan telah meningkatkan usahanya dalam menipu manusia melalui arwah-arwah orang mati.

Permulaan dari spiritisme modern itu dicatat pada waktu terjadi
ketukan-ketukan yang aneh di New York pada tahun 1848.
"Ketukan-ketukan yang aneh dengan spiritisme modern dimulai, bukanlah
sebagai hasil daripada penipuan atau muslihat manusia, tetapi langsung
pekerjaan malaikat-malaikat jahat."  E.G. White, Early Writing, hal.43, 86.
Di desa Hydenville, di New York dalam satu keluarga yang bernama Fox, ada
dua putrinya yang bernama Margareth dan Kate yang masing-masing berumur 9 dan 12 tahun.  Anak-anak ini mendengar ketukan-ketukan yang aneh di dalam rumahnya.
Mereka berpendapat bahwa ketukan-ketukan itu adalah pekerjaan
dari roh-roh.  Kemudian mereka membuat perjanjian dengan roh-roh itu sebagai berikut :
-           Kalau ketukan hanya 1 kali artinya "tidak"
-           Kalau ketukan hanya 2 kali artinya "tidak pasti"
-           Kalau ketukan hanya 3 kali artinya "ya"
Maka berdasarkan ketukan-ketukan itu mereka mendapat kesimpulan bahwa
ketukan-ketukan tersebut berasal dari roh orang mati yang terbunuh dan
dikuburkan di bawah rumah mereka.  Kemudian digali dan ternyata benar
ditemukan ada kerangka tulang belulang manusia.
Peristiwa itulah yang merupakan satu titik loncatan luar biasa timbulnya
praktek-praktek spiritisme.  Dibuatlah promosi-promosi besar-besaran akan
adanya roh-roh orang mati dan dapat mengadakan komunikasi dengan orang-orang yang masih hidup.
Akhirnya timbullah Spiritisme Church, di Amerika,
Internationale Spirits, di Perancis dan menyebar di seluruh Amerika dan
Eropa dengan nama Neo-Spiritisme.  Bahkan di Inggris timbul sekolah-sekolah
yang melatih orang-orang agar dapat menjadi agen atau medium untuk
mangadakan hubungan dengan roh-roh orang mati tersebut.  Di Paris timbul
organisasi seperti Spiritualist, Church and International Spirits.

Demikian sekilas pintas tentang latar belakang dari Spitisme!. 

Sabtu, 20 Oktober 2012

2.Peperangan Terbesar Yang Belum Pernah Berakhir.

Oleh: Pdt.H.M. Siagian, MPTh.

Pendahuluan:
   Pada waktu yang lalu kita telah mempelajari : “Mengapa orang jahat makmur”.  Judul pembahasan kita pada saat ini ialah: Peperangan Terbesar Yang Belum Pernah Berakhir.
  Sejak manusia dilahirkan kedunia ini sampai pada kematiannya, dia selalu menghadapi suatu peperangan, baik itu segala jenis penyakit, dan lain sebagainya.
   Para petani berperang untuk melawan hama-hama penyakit yang menyerang tanamannya, dll.

   I S I :
   Siapakah musuh kita yang terbesar?.  Dengan siapa lagi kecuali dengan Iblis(setan), mungkin itu yang kita pikirkan.  Namun, saudara-saudaraku, bukan setan yang kita akan pelajari pada saat ini.
   Musuh kita yang terbesar ialah, yang setiap pagi dan setiap petang kita lihat dihadapan kaca/cermin.

   Pada saat Abraham Lincoln berkampanye untuk diangkat menjadi presiden, dia berkata : “Saya tidak takut kepada orang lain, tetapi saya takut kepada diri sendiri”.    Dia takut kepada dirinya sendiri.
   Yang menjadi pertanyaan sekarang, kalau diri saya ini menjadi MUSUH, bagaimanakah saya melawan SAYA?.
   Mari kita buka Alkitab kita dan membaca dalam Roma 6:6 “Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghampakan diri lagi kepada dosa”.

  Dalam ayat ini dikatakan bahwa manusia lama kita (the old man) sudah dikalahkan.  Kita ini sebenarnya bukan SATU tetapi DUA. 
   Kapankah kita dapati bahwa ada 2(dua) dalam diri kita? 
  
   Kita baca Roma 6:4 “Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru”.  Ini menerangkan pada waktu kita menerima Kristus.

   Manusia lama ini tidak dapat mati selama kita hidup, kecuali dengan kuasa Kristus.
   Nama daripada manusia lama itu disebutkan adalah DOSA.
   Kita baca Roma 6:7 “Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa”.
   Apakah yang diperbuat oleh manusia lama itu?

   Kita baca Roma 6:17 “Tetapi syukurlah kepada Allah!  Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah  mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu”.
   Yang telah diperbuat oleh manusia lama itu adalah, memperhamba, memperbudak atau menjajah.
   Ada banyak diantara kita ini, walaupun sudah merdeka, namun masih di ikat oleh rantai dosa/tabiat lama.  Tetapi bila manusia menerima Kristus maka ada satu manusia baru yang masuk dan bertarung dengan manusia lama.  Hal ini tadinya Rasul Paulus tidak bisa mengerti.

   Didalam Roma 7: 15 “Sebab apa yang kuperbuat, aku tidak tahu.  Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat”.
   Dalam peperangan ini dia tidak bisa mengerti.  Dia merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam hidupnya.
   Apakah yang menjadi jawabnya?
   Roma 7:19 “Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat”.
  Roma 7:16-17 “Jadi jika aku perbuat apa yang tidak aku kehendaki, aku menyetujui, bahwa hukum Taurat itu baik.  Kalau demikian bukan aku lagi yang memperbuatnya, tetapi dosa yang ada didalam aku”.
   Saudara-saudaraku,.. Dia tahu berbohong itu salah namun ia berbohong.  Karena apa?.  Karena manusia lama yang mengendalikan.

   Rasul Paulus menyadari bahwa :
i.             Dalam pikirannya terjadi pergumulan.
ii.           Hal ini adalah merupakan perang dalam pikiran.
iii.          Ada dua pihak yang berusaha mengalahkan satu sama lain.
iv.          Manusia lama yang lebih kuat.

   Itulah sebabnya dia berseru dalam Roma 7:24 “Aku, manusia celaka!  Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?.
   Jadi dia merasakan bahwa harus ada seseorang yang dapat melepaskan dirinya.  Dikatakan selanjutnya dalam ayat 25: “Syukur kepada Allah!  Oleh Yesus Kristus, Tuhan kita”.

   Kalau orang sudah menerima Kristus maka muncullah 2 manusia yang berperang.
   Roma 8:6 “Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera”.
   Saudara-saudaraku,..kita harus mengetahui bahwa peperangan ini adalah merupakan perang pikiran bukan perang pisik.  Setan dan Tuhan saling berlomba untuk merebut hati kita.  Dimanakah hati kita itu?  Hati yang bisa rindu dan mencintai?. 
   Ilustrasi: Kalau orang merasa tersinggung dan sakit hati, biasanya dada lah yang dipegang sambil berkata: “oh, sakit hatiku”, padahal itu adalah paru-paru kita.  Hati kita terdapat dalam otak kita bahagian belakang. 
  
   Apakah yang kita perbuat dengan musuh ini?.  Bagaimanakah kita dapat mengalahkan manusia lama itu?.  Kita harus mengetahui pula bahwa kedua manusia itu hidup dalam diri kita.
   Caranya kita dapat mengalahkan manusia lama itu:
i.             Adakan blokir/pemblokiran, jangan diberikan makan supaya pada akhirnya dia mati kelaparan.
ii.           Salah satu harus diberi makan.

   Jika manusia baru kita yang diberi makan, maka inilah yang kuat.  Tetapi kita cendrung untuk memberi makan dua-duanya.
   Kita harus mengetahui makanan apa yang disukai oleh keduanya.
   Manusia lama menyukai hal-hal seperti lagu-lagu sekuler, komik dan seks karena dikatakan, itulah yang enak.  Sedang manusia baru mengatakan, itu tidak baik.  Manusia lama itu lebih kuat karena kita hidup dalam dunia yang berdosa.
  
   Hanya dengan kuasa Tuhan kita dapat mengalahkannya.  Tanpa pertolongan Tuhan mustahil kita dapat mengalahkannya.
   Saudara-saudaraku,…Yang mana kita lebih sukai?  Membaca korankah(perkara-perkara sekular) ataukah membaca Alkitab (hal-hal rohani).

   Mengapa manusia sering tersinggung?.  Jawabnya ialah karena manusia lamanya belum betul-betul mati, jadi masih hidup.  Mengapa umat manusia sangat sensitif?.
   Ada statement yang biasa orang ucapkan: “Kalau saya ini sebenarnya orangnya baik, kecuali diganggu!”.
   Saudara-saudaraku,..terkadang kita diuji dengan pencobaan-pencobaan, diuji kesabaran kita.
    Dalam kehidupan kita ini, terkadang kita memegang kedua-duanya.  Tuhan dan mammon.  Tetapi mustahil orang hidup dengan Tuhan dan mammon.
   Hal ini dikatakan dalam Matius 6:24 “ Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan.  Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain.  Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon”.

   Kita tidak dapat hidup dengan dua muka.  Kita harus mematikan manusia lama itu, jika tidak maka kita tidak akan mendapat “HIDUP YANG TERBAIK ITU”.
Ilustrasi:
   Ada seorang profesos theologia yang menceritakan pengalamannya.  Dia pernah ikut dalam Perang Dunia ke II di Amerika Serikat.  Pada saat dia bergaul dengan orang-orang muda, maka dia mempunyai sifat suka marah dan memaki orang.  Setelah perang berakhir maka dia sekolah Theologia, dia menikah kemudian mengajar di Perguruan Tinggi.  Pada suatu hari ketika dia bersama isterinya pergi dengan mengendarai mobil VW yang baru.
   Pada saat mundur, mobilnya terbentur dengan tunggul kayu dibelakang.  Tiba-tiba dia melompat keluar dan tiba-tiba keluarlah kata-kata makian dari mulutnya.  Kemudian, dia dan isterinya heran, mengapa manusia lama itu masih ada, padahal sudah lama.  Ini berarti manusia lama itu masih hidup. 
   Inilah PEPERANGAN TERBESAR YANG BELUM PERNAH BERAKHIR.
   Jadi  kita perlu selalu berjaga-jaga,  Memasukkan dan membiarkan Kristus memasuki hati kita.
   Perasaan jemu dalam diri manusia tidak pernah hilang, untuk itulah manusia perlu pernghiburan .
   Matius 11:28-30 “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang  Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.  Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan”.
   Dia akan memberikan sebatang kayu sebagai alat pikulan.
Ilustrasi:
   Orang yang membawa pisang dengan kayu pikulan, yang sesuai dengan orangnya.  Beratnya sesuai dengan daya tahan orang itu.  Jadi alat memikul itu adalah untuk meringankan pikulan itu sendiri, jadi bukan untuk memberatkan.  Kuk = kayu yang digunakan kepada sapi atau kerbau.  Jakalau kita mendapat kayu pikulan yang tepat, misalnya memikul pisang maka pikulan kita ringan adanya.
    Oh,..mungkin tanggungan kita berat, tetapi kita harus mempelajari rahasia bagaimana caranya memikul beban itu.
   Bukan untuk menyingkirkan problema itu bila datang, tetapi menghadapinya. 

   KONKLUSI :

   1 Korintus 15:31 : “Saudara-saudara, tiap-tiap hari aku berhadapan dengan maut.  Demi kebanggaanku akan kamu dalam Kristus Yesus, Tuhan kita, aku katakan, bahwa hal ini benar”. (I affirm, by the boasting in you which I have in Christ Jesus our Lord, I die daily”.)
   “ I die daily”—artinya disini, setiap hari saya mematikan manusia lamaku.
   Jadi kita harus mengalahkan manusia lama kita setiap hari.  Kita meminta dengan doa agar kita dapat mengalahkan manusia lama itu.

   Jika mata kita yang cendrung kepada seks, doakanlah agar Tuhan menolong kita untuk mengalahkan mata kita, lidah kita, dll.
   Kiranya dengan pertolongan Tuhan kita menang!.
  
   Tuhan kiranya memberkati kita.