Kamis, 23 Februari 2012

9. Hubungan Fisik dan Mental.



Oleh: Pdt. H.M. Siagian, MPTh
PENDAHULUAN:

   Slamat bertemu kembali lewat blogspot ini dalam pelajaran firman Tuhan.  Kita baru saja mempelajari pelajaran kita yang ke 8  dengan judul "Cara Terbaik Menunda Kematian".  Pelajaran yang ke 9 saat ini berjudul: "Hubungan Fisik dan Mental".  Marilah kita berdoa: "Bapa yang penuh kasih.  Kami memuji Tuhan selalu dalam kehidupan kami karena Engkau adalah Allah Pencipta yang layak dipuji dan dimuliakan oleh semua ciptaanMu.  Kami datang menghampiri hadiratMu yang kudus memohon akan pengampunan atas segala pelanggaran dan dosa-dosa yang kami lakukan dihidup kami yang lalu agar kami selalu layak menerima berkat-barkatMu.  Kami bersyukur karena kesempatan kembali mempelajari firmanMu.  Berkati saudara-saudara kami yang bukan hanya mengklik blogspot ini melainkan yang sungguh-sungguh mempelajari firmanMu lewat sarana ini. Terang Rohulkudusmu kiranya menerangi hati dan pikiran kami agar kami boleh mengerti pelajaran saat ini.  Kami mohon didalam nama Yesus, Amen!.
  Saudaraku yang kekasih, 

  Setelah leluhur kita pertama jatuh kedalam dosa, dunia ini dipenuhi dengan berbagai ragam penderitaan dan pencobaan.  Pada zaman dahulu, ada 3(tiga) pencobaan yang telah dialami oleh Adam dan Hawa:
1.      Mari kita baca Kejadian 3:6 “Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian.  Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.”

Dalam ayat ini kita dapati 3(tiga) hal penting sebagai berikut:
a.       "Dilihat oleh mata”, buah itu baik untuk dimakan.  Ini merupakan pencobaan dalam hal selera.  Setan menggoda manusia sementara lapar, sama seperti iblis mencobai Yesus dahulu di padang belantara setelah empatpuluh hari empatpuluh malam berpuasa.
b.      “Sedap kepada pemandangan mata”.  Hal ini berkenaan dengan kecintaan duniawi.
c.       “Mendatangkan budi”.  Hal ini menunjuk kepada pencobaan kesombongan.
     Dalam hidup kita ini, kerapkali kita pun menghadapi pencobaan.  Namun kita akan mempelajari 2(dua) pencobaan yang pada umumnya sering kita alami, yakni: KESOMBONGAN dan KECINTAAN DUNIAWI.
I.                   KESOMBONGAN:
     Dari semua dosa yang dibenci oleh Allah ialah kesombongan.  Inilah yang membuat Lucifer jatuh.
2.      Kita buka dan baca Alkitab kita dalam Yehezkiel 28:17: “Engkau sombong karena kecantikanmu, hikmatmu kau musnahkan demi semarakmu.  Ke bumi kau Ku lempar, kepada raja-raja engkau Kuserahkan menjadi tontonan bagi matanya.

     Dosa pertama yang menyebabkan Lucifer jatuh adalah kesombongan.  Dalam hal apakah manusia itu sombong?.  Manusia biasanya menyombongkan :
a.       Rupa nya.
b.      Potongan rambutnya, dan
c.       Ada yang menyombongkan hartanya, dan lain-lain.
Salah satu yang disombongkan oleh manusia ialah pakaiannya atau apa yang dipakai oleh seseorang.  Sebenarnya menurut firman Tuhan, kita tidak perlu memakai hal-hal yang membuat atau menghidupkan kesombongan kita, seperti perhiasan EMAS.  Hal ini dikatakan dalam:
3.      1 Petrus 3:3,4: “Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah, tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tentram, yang sangat berharga di mata Allah.”
4.      Nasehat kepada kita lagi mengenai RAMBUT, terdapat dalam 1 Timotius 2:9,10: “Demikian juga hendaknya perempuan.  Hendaklah ia berdandan dengan pantas, dengan sopan dan sederhana, rambutnya jangan berkepang-kepang, jangan memakai emas atau mutiara ataupun pakaian yang mahal-mahal, tetapi hendaklah ia berdandan dengan perbuatan baik, seperti yang layak bagi perempuan yang beribadah.”
    
     Dalam 1 Korintus 11:14 dikatakan pula: “Bukankah alam sendiri menyatakan kepadamu, bahwa adalah kehinaan bagi laki-laki, jika ia berambut panjang,...”
     Bila kita memperhatikan bunga-bunga, misalnya seperti bunga mawar, melati dan dahlia, kecantikannya adalah secara alamiah.  Tuhan Allah telah menciptakan bunga atau kembang dengan berbagai keharuman masing-masing.  Allah sendiri yang telah mengaturnya.  Mungkin saudara mengatakan bahwa Allah itu tidak tau akan seni.  Allah itu adalah pencipta seni atau keindahan.
     Maksud ayat dala 1 Petrus 3:3,4 tadi, ialah supaya kita jangan memakai pakaian-pakaian yang menarik perhatian orang lain.  Artinya: Tuhan mengatakan supaya jangan menggunakan perhiasan.  Dalam hal berpakaian, perlu kita perhatikan/pertimbangkan, baik dari segi warna, harga ataupun potongannya, dll.

     Ada satu daerah(suku) yang menganggap bahwa wanita itu akan lebih manis apabila lehernya panjang.  Sehingga tidak heran para wanita pun menarik-narik lehernya supaya bertambah panjang dan  dihiasi dengan perhiasan- perhiasan.  Ini namanya keterlaluan!.  Manusia tidak puas lagi dengan pemberian Allah.
     Hidung pesek, mau jadi mancung, tetapi sebaliknya, hidung yang sudah mancung kepingin punya hidung pesek.
     Adapun hal-hal yang perlu kita perhatikan dalam hal berpakaian:
a.       Pinggangnya jangan terlalu sempit, sehingga mengganggu pencernaan.
b.      Jangan memakai pakain/baju yang tipis.
c.       Kalau boleh jangan sampai kelihatan betis.
II.                CINTA KEDUNIAWIAN:
     Pencobaan yang berikut adalah tentang cinta keduniawian.  Iblis sampai sekarang masih mencobai kita agar cinta kedunawian.  Itulah sebabnya firman Tuhan memberi nasihat bagi kita.
5.      Kita baca 1 Yohanes 2:15: “Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada didalamnya.  Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih Bapa tidak ada didalam orang itu.”  Apakah yang tidak boleh kita kasihi?.
6.      Ayub 31:1: “Aku telah menetapkan syarat bagi mataku, masakan aku memperhatikan anak dara.”   Zaman dahulu belum ada istilah SEX.  Jadi hal ini ditulis agar jangan dipengaruhi sex (pandangan).  Apakah bahayanya pandangan itu?
7.      Kita buka dan baca Matius 5:8,28: “Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.  Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkanya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.”   Bila melihat kepada lawan jenis(sex lain), lalu timbul nafsunya, atau keinginannya, hal inilah yang menjadikan dosa.
     Memang mata ini adalah untuk melihat, namun kita harus menyadari akan bahayanya mata ini.  Pepatah kuno berkata: “Darimana datangnya lintah, dari sawah turun ke kali.  Darimana datangnya cinta, dari mata turun ke hati”.
     Orang dapat tergoda kepada SEX karena nonton bioskop atau melalui VCD di rumah.  Kebayakan orang membuat bioskop menjadi tempat untuk memuaskan pandangan manusia kepada sex.  Para pengusaha film mengetahui dan selalu mempelajari selera para penonton, biasanya dalam 3 hal: SEX, PEMBUNUHAN dan bidang KETANGKASAN.  Kalau sebuah bioskop/theater memutar film yang mengandung/bernuansa  pendidikan, maka bioskop itu akan bangkrut.  Ada beberapa hal yang dicari mengapa banyak orang yang menonton ke bioskop.  Karena mereka ingin melihat atau mencari :
i.                    Sex dan pembunuhan.
ii.                  Karena orang tidak tau apa yang akan dilakukan pada waktu senggang.
iii.                Manusia yang hidup dalam dunia yang tegang memerluka hiburan.
iv.                Manusia haus akan emosi.
v.                  Manusia ingin melarikan diri dari dunia kenyataan(realitas).
vi.                Mereka ingin mencari calon teman.  Tetapi, calon teman yang bagaimanakah yang kita peroleh di bioskop?.  Apakah teman yang luhur?.
vii.              Pengalaman dan pendidikan.  Namun yang mencari hal ini, hanyalah sedikit.
     KEBURUKAN TONTONAN:
            Seorang pendidik bernama Ny. Ellen G. White, berkata: “Tidak ada pengaruh didalam negeri kita ini yang lebih kuat untuk meracuni alam pikiran, untuk membinasakan kesan-kesan agama, untuk menumpulkan kegemaran dan kesenangan-kesenangan yang tenang daripada hiburan-hiburan di gedung-gedung pertunjukan...Tindakan satu-satunya yang “SAFE” ialah menjauhkan diri dari gedung-gedung pertunjukan dan setiap tempat hiburan yang dapat diragukan keadaannya.”
                                    E.G. White, Testimonies for the Church, Jld.4, hlm.653.

     Dapatlah kita simpulkan keburukan dari tontonan itu sebagai berikut:
a.       Biasanya orang yang menonton, ingin mengalami apa yang dia lihat.
b.      Bahayanya meniru apa yang dilihat, karena otak kita mempunyai berbilyun sel otak.  Ada sel-sel yang dapat mengingat seseorang dan bau harum, dan lain-lainnya.
     ILUSTRASI:
     Disuatu pagi, seorang anak mengambil pistol ayahnya yang berisi peluru.  Ketika ayah dan ibunya bangun, anak itu berkata kepada orang tuanya: “Daddy,..hands up!!!.”(Angkat tangan!).  Karena ayahnya tidak angkat tangan, anak tersebut telah menembak ayahnya yang tidak menduganya samasekali.  Melihat hal ini, ibunya menjerit.  Anak itupun berkata: “Mom, hands up!!!”.  Ibunya pun mengalami nasib yang sama, ditembak juga seperti ayahnya seketika itu.
     Surat kabar memberitakan bahwa anak itu menirunya dari bioskop yang sedang di putar di kota itu.
     Saudaraku,...Melalui bioskop atau VCD yang tidak diseleksi, orang muda meniru bagaimana caranya menipu polisi, membunuh, meniru potongan rambut, mode, dan lain-lain.   Ditiru secara sengaja atau tidak sengaja.  Seseorang anak bisa saja bangga kalau memakai pakaian sama seperti yang dipakai oleh bintang-bintang film/sinetron.  Sekarang ini banyak yang mendewakan bintang-bintang film atau para artis sinetron, tanpa mengetahui bahwa mungkin latar belakang mereka sudah biasa kawin dan cerai, kawin lagi dan cerai lagi.

     Mungkin saudara mengatakan bahwa nasihat ini bukan untuk saya, karena saya tidak pergi nonton ke bioskop.  Tetapi bagaimana tentang komik?.  Membaca komik, sama juga halnya.
     Ingat,..bahwa bermain ait basah dan bermain api, kita akan terbakar.  Komik juga dapat mempengaruhi pikiran kita.  Itulah sebabnya, firman Tuhan menasehatkan kita sbb:
8.      Kita baca dalam Amsal 4:23, 25: “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.  Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap kemuka’”
Dikatakan disini:”peliharalah hatimu”, yang dimaksud hati adalah otak kita.  Mengapa ada orang yang berkata:”Oh,...sakit hatiku”.  Saudaraku,...sakit hati itu mulainya di otak.  Manusia biasanya mencuci pakaiannya setiap hari kalau kotor.  Pakaian yang kotor, satu hari bisa dibersihkan, tetapi OTAK yang kotor, tidak mudah dibersihkan.  Sering sekali orang menjaga giginya bersih, rambutnya, rumahnya bersih, tetapi otaknya kotor.  Bagaimana kita cara menjaganya?.
9.      Mari kita buka Pilipi 4:8 “Jadi akhirnya saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap di dengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”
        Barang apa yang tidak benar seperti yang kita pelajari saat ini, yang bertentangan dengan firman Allah, singkirkanlah semuanya itu.  Kalau kita mau suci, syaratnya ialah: “Menurut Alkitab”.  Pikirkanlah apa yang benar, bukan yang dongeng.  Hendaklah kita selalu mengingat, bilamana otak atau MENTAL kita kotor maka tindakan atau perbuatan kita pun akan kotor.
            D. KONKLUSI:
     Apakah saudara menyadari bahwa lebih penting perhiasan tabiat daripada emas dan menyadari keburukan atau bahayanya bioskop itu?.  Karena anda mungkin sudah menyadarinya, maukah anda berjanji dengan pertolongan Tuhan untuk menuruti nasihat firman Tuhan yang kita bahas pada saat ini?.  Mari kita berdoa, anda dan saya berdoa sekarang ini memohon kekuatan dari Tuhan Allah untuk dapat melakukan apa yang difirmankan-Nya bagi kita.  Mari kita berdoa: : " Bapa di sorga,..Terimakasih atas firmanMu yang kami telah baca dan pelajari pada saat ini.  Kuatkan kami agar dapat menerapkan prinsip-prinsip kebenaranMu dalam kehidupan kami agar dengan demikian kami dapat menikmati :"Hidup Yang Terbaik" di dunia ini dan dalam dunia baru yang Tuhan telah sediakan bagi kami.  Kami berdoa didalam nama Yesus yang indah yang menjadi Juruselamat kami.  Amin!.  Sampai bertemu di pelajaran yang ke 10 dengan judul: "Bermitra dengan Allah".

                                                                        ===00===

Senin, 20 Februari 2012

8. Cara Terbaik Menunda Kematian

Oleh: Pdt. H.M. Siagian MPTh


A. PENDAHULUAN:

      Apa khabar saudaraku?.  Tentu sehat selalu bukan?.  Slamat bertemu kembali dengan pelajaran untuk kebangunan rohani bagi kita.  Sebelumnya mari kita berdoa: "Bapa di sorga.  Tiada putusnya kami memuji dan memuliakan Engkau.  Karena kami adalah ciptaan-Mu dan Engkau adalah pencipta kami.  Itulah sebabnya kami datang menghampiri hadirat-Mu.  Engkau adalah Allah kami yang kudus, kami manusia berdosa.  Tolong ampuni dosa kami agar kami selalu layak menerima  berkat-berkatMu. Terimakasih karena kami boleh kembali mempelajari firman-Mu.  Berikan penerangan melalui Rohulkudus agar kami dapat mengerti rencana Tuhan dalam kehidupan kami.  Kami berdoa didalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami.  Amin!.

Saudaraku yang kekasih,

    Pada saat ini kita akan mempelajari “Cara Terbaik untuk Menunda Kematian”.  Dalam kitab Kejadian 1:31, kita baca:”Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik.  Jadilah petang dan pagi, itulah hari ke enam”.
     Allah tidak pernah merencanakan bagi seseorang supaya sakit, lumpuh atau harus mati.
     Seseorang dapat juga mempercepat kematiannya, namun kita ingin agar hidup lebih lama.
     Untuk itu Allah telah membuat perlengkapan atau syarat-syarat untuk manusia bagaimana memelihara kesehatan dan kekuatannya.  Disinilah kita perlu mengetahui bahwa diantara agama dan kesehatan tubuh mempunyai hubungan satu sama lain.

B. PEMBAHASAN:

     Digambarkan kepada apakah tubuh kita ini menurut Alkitab?.
1.      Mari kita buka dan baca 1 Korintus 6:19 “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam didalam kamu, Roh Kudus yang .kamu peroleh dari Allah,- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?”
Saudaraku,...tidak ada mesin yang lebih kita hargai selain daripada mesin ini(tubuh kita).  Alangkah sedihnya kalau kita jatuh sakit.  Selera untuk makanpun bisa hilang.  Satu hal yang perlu kita tekankan kembali bahwa  Allah tidak pernah  merencanakan bagi seseorang supaya sakit, lumpuh atau harus mati, melainkan Allah ingin supaya setiap orang mempunyai kehidupan yang kekal, agar supaya setiap orang itu sehat.
     Apakah yang menjadi kerinduan Allah bagi kita yang telah dinyatakan kepada Rasul Yohanes?.
2.      Kita baca 3 Yohanes 2: “Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja”.
     Disini kita dapat melihat bahwa ada hubungan diantara pisik dan mental, diantara agama dan pemeliharaan tubuh yang sehat.  Selanjutnya mari kita baca nasehat/anjuran Rasul Paulus kepada kita:
3.      Mari kita baca Roma 12:1 ‘Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati”.
     Salah satu perbedaan kekafiran dan kekristenan adalah: Kekafiran meminta untuk mati syahid, mempersembahkan anak sebagai korban yang mati.  Tetapi Allah menyukai tubuh kita yang hidup, bukan yang mati.  Allah tidak meminta mayat.  Alkitab menekankan bahwa ada hubungan kerohanian dengan pisik kita.
     Ada istilah dalam bahasa Inggeris berkata: “Good health is abundant wealth and poor health is the direst of poverty” (Kesehatan yang baik adalah merupakan kekayaan yang berlimpah, sedangkan kesehatan yang buruk merupakan kemiskinan yang hebat).  Tepatlah bila dikatakan bahwa : Kesehatan itu lebih berharga daripada emas, karena jauh lebih baik memperoleh makanan yang sederhana tetapi sehat, daripada memiliki SERIBU tambang emas tetapi menjadi korban penderitaan penyakit, namun akhirnya harta tersebut habis juga.
     Saudaraku,...penyakit begitu banyak pada zaman ini.  Menurut perkiraan, lebih dari 72 600 000 orang yang sedang sakit di seluruh dunia setiap hari, karena manusia sering tidak mengindahkan hukum-hukum kesehatan.  Ada lagi pepatah dalam bahasa Inggeris berkata: “Let us eat and drink for tomorrow we die”.( Marilah kita makan dan minum karena besok kita akan mati”).  Pepatah ini kelihatannya sudah menjadi hukum kehidupan orang banyak dewasa ini.  Seperti halnya manusia pada zaman Nuh, cara kehidupan mereka adalah makan dan minum, bukan untuk kekuatan dan kesehatan tetapi untuk bermabuk-mabuk.
     Memang benar apa yang telah dinubuatkan oleh Yesus, bahwa dunia bukannya semakin baik tetapi semakin bertambah jahat.
     Apakah benar bahwa setiap yang manusia makan, minum dan isap itu adalah mempengaruhi agama atau kepercayaannya?.
4.      Mari kita baca dalam 1 Korintus 10:31 “Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah”.
     Saudaraku,...Seorang Kristen tidak akan makan dan minum sekehendak hatinya sendiri.
     Bagaimanakah orang dapat memuliakan Allah melalui makanan-makanan yang membuat tubuh itu merosot?.  Kita memang mengetahui bahwa kebutuhan tubuh kita adalah makanan. 
     Bagaimanakah kita caranya memuliakan Allah dengan makanan?”
5.      Kita buka Alkitab kita dalam Yesaya 55:2 “Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk  sesuatu yang tidak mengenyangkan.  Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang BAIK dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat”.   Kalau ada makanan yang BAIK, tentu ada makanan yang LEBIH BAIK dan yang TERBAIK.  Apakah makanan yang terbaik itu?.
6.      Mari kita buka Kejadian 1:29 “Berfirmanlah Allah:”Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah menjadi makananmu”.

“Makanan buah-buahan”, inilah makanan manusia sebelum berdosa, yang kita sebut sebagai makanan kelas I.  Kemudian manusia jatuh kedalam dosa, dan manusia diberikan lagi makanan kelas II.  Apakah makanan kelas II yang dimaksud?
7.      Firman Tuhan berkata dalam Kejadian 3:18 “ Semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu”.
*Jadi makanan kelas II, adalah sayur-sayuran.

     Namun manusia lama kelamaan bertambah jahat, sehingga Allah membuat air bah.  Pada saat itu Allah mengizinkan manusia untuk memakan makanan Kelas III, yaitu daging.  Ini terjadi setelah air bah.  Tetapi ada daging yang baik dan daging yang tidak baik (makanan haram dan yang halal).  Tuhan memerintahkan kepada Nuh dalam :
8.       Kejadian 7:2 “Dari segala binatang yang tidak haram haruslah kamu ambil 7(tujuh) pasang, jantan dan betinanya, tetapi dari binatang yang haram 1(satu) pasang, jantan dan betinanya”.
     Inilah binatang-binatang yang masuk kedalam bahtera Nuh, 7(tujuh) pasang binatang yang halal dan 1(satu) pasang/dua ekor binatang yang haram.  Ada beberapa petunjuk menurut Alkitab tentang mana makanan yang halal dan mana yang haram.
9.      Dalam Imamat 11:2-7; 8, 9-12 disebut demikian: “Katakanlah kepada orang Israel, begini: Inilah binatang-binatang yang boleh kamu makan dari segala binatang berkaki empat yang ada di atas bumi: setiap binatang yang berkuku belah, yaitu yang kukunya bersela panjang, dan yang memamah biak boleh kamu makan.  Tetapi inilah yang tidak boleh kamu makan dari yang memamah biak atau dari yang berkuku belah: unta, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah; haram itu bagimu”.  Dan dalam ayat 5 s/d. ayat 7 disebut juga yang tidak boleh atau merupakan makanan yang haram, seperti pelanduk, kelinci dan babi”.  Dalam ayat 8 dikatakan: "Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh, haram semuanya itu bagimu”.
Kemudian dalam ayat 9 s/d.12 “Inilah yang boleh kamu makan dari segala yang hidup didalam air; segala yang bersirip dan bersisik didalam air, di dalam lautan, dan di dalam sungai, itulah semuanya yang boleh kamu makan.  Tetapi segala yang tidak bersirip atau bersisik di dalam lautan dan di dalam sungai, dari segala yang berkeriapan didalam air dan dari segala makhluk hidup yang ada di dalam air, semuanya itu kejijikan bagimu. Sesungguhnya haruslah semuanya itu kejijikan bagimu, dagingnya janganlah kamu makan, dan bangkainya haruslah kamu jijikkan.  Segala yang tidak bersirip dan tidak bersisik di dalam air, adalah kejijikan bagimu”.
     Tanda-tandanya harus dua, yakni: Memamah biak dan kukunya terbelah dua.  Kelinci tidak boleh dimakan, dan juga babi. 
     Mengenai BABI, menurut dr.Gould dalam bukunya berjudul: “Journal of the American Association” menyatakan bahwa: 36% orang-orang yang memakan daging babi kena infeksi oleh cacing Scenosis yang bersembunyi dalam daging babi tersebut, yang meskipun dimasak, cacing yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang itu tidak mati.
     Penglihatan Rasul Paulus dalam buku Kisah Para Rasul Fasal 10, sering dijadikan alasan untuk mengatakan bahwa babi, sekarang sudah halal dan cocok untuk makanan.  Bila kita baca dan pelajari Kisah 10: 9-16, disana disebutkan pada waktu Petrus berada di kota Yoppe, dia berdoa diatas sotoh(loteng) tempat kediamannya sekitar jam 12:00 tengah hari waktu setempat.  Petrus melihat saat itu, langit terbuka dan turunlah sesuatu yang seperti kain yang besar, terulur sampai ke tanah dan mempunyai empat sudut.  Didalamnya terdapat segala jenis binatang yang berkaki empat dan yang melata di bumi dan burung di udara.  Kemudian datanglah suara kepadanya: “Hai Petrus, bangkitlah engkau, sembelihlah, lalu makan”.  Jawab Petrus: “Tidaklah demikian, ya Tuhan, sebab belum pernah hamba memakan barang yang haram dan najis.  Kemudian jawab suara itu: “Barang yang dihalalkan Allah, janganlah engkau haramkan”.  Hal itu berlangsung sebanyak tiga kali, kemudian barulah barang itu terangkat kembali ke langit.
     Padahal arti yang sebenarnya akan dapat kita ketahui apabila kita membaca keseluruhan dari Kisah Para Rasul Fasal 10 itu dan jangan sebahagian saja.  Kemudian Petrus ketika itu bingung tentang arti khayal atau penglihatan itu.  Tetapi setelah berada di rumah Cornelius, seorang penghulu laskar di Kaisaria, barulah jelas baginya arti penglihatan tersebut yang menyatakan, bahwa jurang pemisah diantara orang kafir dan orang Yahudi tidak perlu ada lagi.  Artinya bahwa Injil itu adalah untuk semua orang.  Allah menunjukkan kepada Petrus, supaya dia jangan mengatakan barang seorangpun haram atau najis.  Karena saat itu, seorang Yahudi tidak halal bila bersahabat atau berbaur dengan bangsa asing.  Sehingga yang menjadi judul khotbah Petrus saat itu adalah: “ALLAH TIDAK MENILIK ATAS RUPA ORANG”.
     Saudaraku,...Kita di ukur dengan makanan yang kita makan.  Dan makanan itu dapat menghalangi keselamatan.
10.  Mari kita buka Yesaya 66:15-17 “Sebab sesungguhnya, Tuhan akan datang dengan api, dan kereta-kereta-Nya akan seperti puting beliung, untuk melampiaskan murka-Nya dengan kepanasan dan hardik-Nya dengan nyala api.  Sebab Tuhan akan menghukum segala yang hidup dengan api dan dengan pedang-Nya, dan orang-orang yang mati terbunuh oleh Tuhan akan banyak jumlahnya.  Mereka yang menguduskan dan mentahirkan dirinya untuk taman-taman dewa, dengan mengikuti seseorang yang ada ditengah-tengahnya, yang memakan daging babi dan binatang-binatang jijik serta tikus, mereka semuanya akan lenyap sekaligus, demikianlah firman Tuhan”.
11.  BAGAIMANA DENGAN MINUMAN?.  Prinsipnya ada tertulis dalam Ulangan 29:18: “Sebab itu janganlah di antaramu ada laki-laki atau perempuan, kaum keluarga atau suku yang hatinya pada hari ini berpaling meninggalkan Tuhan, Allah kita, untuk pergi berbakti kepada allah bangsa-bangsa itu, janganlah diantaramu ada AKAR YANG MENGHASILKAN RACUN ATAU IPUH”.

     Artinya: Jangan dibiarkan tumbuh dihalaman rumahmu tumbuh-tumbuhan beracun, seperti TEH dan KOPI, karena itu mengandung racun: Teine dan Coffeine.
     Kopi mempunyai efek yang cepat, yang dapat menimbulkan suatu tenaga yang tidak alamiah.  Meskipun perasaan kita lelah, maka oleh racun kafein nya, memaksa kita untuk tetap bangun atau dapat merangsang kita.  Penggunaan kopi akan mengakibatkan jantung berdebar-debar dan bisa meng- iritasi lambung.  Efek 1(satu) mangkok teh, sama dengan 1(satu) mangkok kopi.  Itulah sebabnya, kita lebih baik minum AIR PUTIH saja.
     BAGAIMANA TENTANG MINUMAN KERAS(ALKOHOL)?
12.  Kita baca Amsal 20:1: “Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang yang terhuyung-huyung karenanya”.  Sudah barang tentu anggur yang dimaksud disini adalah “WINE”(Anggur yang sudah ber-alkohol), bukan “grape juice” (Jus anggur).  Mengkin anda bertanya: "Apa salahnya kalau saya mabuk? dst.
13.       Dalam 1 Korintus 6:10 dikatakan demikian: “pencuri, orang kikir, PEMABUK, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah”.
     Ternyata jelas firman Tuhan berkata, bahwa pemabuk tidak masuk sorga.
     BAGAIMANA TENTANG LARANGAN MEROKOK?  Perintah secara harafiah tidak ada tercantum, namun prinsipnya ada dalam Firman Tuhan.
14.       Mari kita baca Ayub 20:12-16: “Sungguhpun kejahatan manis rasanya di dalam mulutnya, sekalipun ia menyembunyikannya di bawah lidahnya, menikmatinya serta tidak melepaskannya, dan menahannya pada langit-langitnya, namun berubah juga makanannya di dalam perutnya, menjadi BISA ULAR TEDUNG didalamnya.  Harta benda ditelannya, tetapi dimuntahkannya lagi.  Allah yang mengeluarkannya dari dalam perutnya.  Bisa ular tedung akan DI ISAPNYA, ia akan dibunuh oleh lidah ular”.  Inilah yang berhubungan dengan rokok.  Rokok itu tidak berfaedah untuk kesehatan kita.  Setiap batang rokok yang di isap, itu dapat mempersingkat usia 34 menit.  Satu pak: 24 jam( satu hari).  Asap yang mengandung nicotine dan carbon monoksida yang di isap membatasi oxygen 15% masuk kedalam paru-paru.  Menurut statistik: satu diantara 10 orang yang merokok akan meninggal karena di akibatkan kanker paru-paru.  Si perokok yang menghentikan rokok, hal ini sangat bermanfaat dan mengurangi kematian dan membuat kesehatan kita terpelihara dengan baik.
      Mungkin anda bertanya: “Bukankah para guru besar(profesor) dan para dokter, semua merokok?”.  Apa jawaban kita?.  Sebenarnya mereka itu seharusnya tidak merokok karena mereka sudah mengetahui akan bahayanya.  Kemudian ada yang berkata: “Bukankah nenek saya merokok juga, mengapa bisa mencapai usia 90 tahun?”.  Jawabannya ialah: “Jika seandainya dia tidak merokok, mungkin umurnya lebih panjang lagi!”.
     Jangan marah kepada saya, tetapi marahlah kepada Alkitab, karena Firman Tuhanlah yang menyatakannya kepada kita dan itu untuk kebaikan kita.  Kita masih tetap bersahabat, bukan?.
     Kita tentu menginginkan hubungan yang tetap baik.  Kalau demikian, apakah yang harus kita perbuat?.
15.  Kitab buka Alkitab kita dalam Roma 6:12: “Sebab itu hendaklah DOSA jangan berkuasa lagi didalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya”.
Artinya: Jangan dosa yang memerintah atau jangan sampai SELERA yang mengendalikan kita, melainkan kitalah yang mengendalikan SELERA itu.
     C. KONKLUSI:
            Apakah saudara menyadari bahwa tubuh kita ini bukanlah milik kita, melainkan milik Allah?.  Bersediakah saudara untuk memelihara kesehatan tubuh dengan cara yang diajarkan oleh Firman Tuhan seperti yang kita pelajari saat ini?.  Bila saudara bersedia, angkatlah tangan anda dan katakan: “Ya, Tuhan. Saya berjanji akan memelihara kesehatan pisik saya sesuai dengan nasihat firman-Mu”.  Berdoalah dan saya juga akan berdoa buat saudara.! "Bapa yang kami kasihi...Terimakasih karena kasih-Mu yang begitu besar buat kami.  Terimakasih atas firman-Mu.  Tolong berikan kekuatan bagi kami untuk menerapkannya dalam kehidupan kami masing-masing.  Kami pinta semuanya ini dalam nama Yesus.  Amin!.  Selamat beraktifitas kembali saudaraku!.
           Kiranya berkat Tuhan akan menjadi bahagian kita.!


Jumat, 17 Februari 2012

7. Hari Raya Internasional.


Oleh: Pdt. H.M. Siagian, MPTh.

A. PENDAHULUAN

       Syaloom saudaraku yang kekasih,...Slamat bertemu lewat blogspot ini.  Sebelum kita melanjutkan pelajaran kita saat ini, mari kita berdoa: "Ya, Allah Bapa kami yang di surga.  Dipermuliakanlah nama-Mu.  Saat ini kami datang menghadap hadirat-Mu.  Mohon ampunilah segala dosa dan pelanggaran yang kami lakukan terhadap-Mu dan terhadap sesama kami.  Terimakasih atas kesempatan kembali mempelajari firman-Mu.  Tuntun kami melalui Rohulkudus-Mu.  Kami berdoa dalam nama Yesus, Amen!.  Saudaraku,..pelajaran kita saat ini berjudul: "Hari Raya Internasional".
     Kalau memang benar Alkitab itu satu, mengapa begitu banyak sekte agama di dunia ini sekarang?.  Kita mengetahui ada 2(dua) hari yang berbeda sedang dipelihara banyak orang di dunia ini, sehingga kelihatannya seakan-akan firman itu telah mengacaukan pikiran manusia.
     Kalau Alkitab itu adalah satu, mengapa firman itu mengacaukan manusia?.  Allah bukanlah Allah yang kacau.  Kalau demikian dimanakah letak kekacauan itu.

B. PEMBAHASAN:

1.      Mari kita buka Alkitab kita dalam 1 Yohanes 2:6 “Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada didalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup”.
Jadi kekacauan itu terjadi karena manusia itu sendiri tidak menghidupkan kehidupan Kristus. Dengan kata lain, tidak ada penurutan.  Tuhan Yesus adalah seorang yang menurut Hukum.  Mari kita buka ayat selanjutnya dalam:
2.      Yakobus 15:10 “Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal didalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal didalam kasih-Nya.”
     Salah satu diantara sepuluh hukum itu yakni:Hukum ke 4, itulah yang kita akan bahas pada saat ini(Keluaran 20:8) yang menyatakan: “Ingat dan kuduskanlah hari sabat”, dan ini kita sebut dengan HARI RAYA INTERNASIONAL. 
     Hari Sabat adalah merupakan Hari Raya Internasional.  Mengapa demikian?.  Karena pada hari itu, Allah telah berhenti. Allah telah menyucikannya, Allah sudah memberkati serta dijadikan untuk manusia.  Hari itu adalah Hari Sabtu.  Namun pada waktu itu di Palestina tidak menyebutkannya hari Sabtu melainkan menyebutnya Hari Sabat, hari ketujuh.

     Bangsa Roma Kafir telah menamakan hari-hari dalam minggu, menurut nama planet.
     Contohnya: The seventh( yang ketujuh) disebut dengan Saturn, berasal dari nama dewa Saturnus.   Darisinilah asalnya perkataan bahasa Inggeris: “Saturday”(hari sabtu).  Sesudah 300 tahun kemudian setelah kenaikan Tuhan Yesus ke surga, barulah orang-orang Kristen mulai menggunakan nama-nama hari seperti yang kita kenal saat ini.  Kita diminta oleh Allah supaya memelihara hari itu.  Mengapa kita harus memeliharanya?.
3.      Mari kita baca Keluaran 20:11 “Sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya Tuhan memberkati hari Sabat dan menguduskannya.”   Dan apakah dasarnya atau yang menyebabkan mengapa hari Sabtu(Sabat) itu sebagai hari Raya Internasional.?
4.      Firman Tuhan berkata dalam Markus 2:27: “Lalu kata Yesus kepada mereka: “Hari sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari sabat”.
Jadi, Hari Sabat bukan diadakan hanya untuk orang Yahudi, melainkan untuk manusia.  Pada waktu Allah menciptakan dunia ini, Allah telah menciptakan dua lembaga, yakni:
i.                    PERNIKAHAN, dan
ii.                  S A B A T.
     Jadi hari sabat maupun pernikahan diciptakan atau ditetapkan Allah 2000 tahun sebelum orang Yahudi yang pertama ada atau sebelum bangsa Yahudi ada sebagai suatu bangsa.  Kedua-duanya diciptakan Allah dan kedua-duanya diakui syah oleh Kristus dahulu ketika ia berada di dunia ini.  Yang satu menyangkut Kesetiaan kepada Allah dan yang satu lagi menyangkut Kesetiaan/kewajiban kita terhadap sesama manusia.  Apakah artinya Sabat itu disucikan/dikuduskan?.  Disucikan artinya: diasingkan/dipisahkan bagi Tuhan.  Dari 7(tujuh) hari, kita berikan satu hari untuk Allah.  Apa ada lagi bukti yang menyatakan bahwa Sabat itu bukan untuk orang Yahudi?.
5.      Kita buka Alkitab kita kembali dalam Kejadian 26:5 “Karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku”.

Ayat firman Tuhan ini menyatakan bahwa sudah ada orang yang menurut/memelihara hari Sabat sebelum adanya bangsa yahudi sebagai bangsa, yakni Abraham.  Jadi Sabat itu bukanlah sesuatu yang baru diberikan di gunung Sinai.  Dalam sebuah buku berjudul: “The desk standard dictionary”, oleh  Funk & Wagnalls mengatakan bahwa: “Hari Sabtu, hari yang ketujuh atau hari terakhir dari seminggu”.
     Orang mungkin bertanya: “Apakah tidak mungkin bahwa hari sabat yang sekarang ini bukan lagi hari Ketujuh? atau sudah bergeser kepada hari-hari yang lain?.  Namun, tunggu dulu!.  Mungkinkah satu keluarga itu lupa akan suatu hari?.  Contohnya, hari apakah sekarang ini?.  Katakanlah seseorang lupa bila ditanyakan hari apakah saat ini, katakanlah itu mungkin.  Tentu kita boleh menanyakannya lagi kepada tetangga, bukan?.  Dan kalau mereka lupa lagi, kita boleh menanyakannya kepada lurah, dan seterusnya mungkin kepada Camat, bupati, walikota, Gubernur, seluruh Indonesia atau boleh ditanya sampai ke Amerika dan kemudian ke Perserikatan Bangsa-Bangsa(PBB).
   Tidak mungkin seluruh Jawa Timur lupa akan Legi, Pahing, Kliwon, dll. Apalagi orang yang sudah hidup saat itu dalam abad pencatatan.
BUKANKAH PERNAH TERJADI PERUBAHAN KALENDER PADA TAHUN 1582 ?
                                                            OKTOBER 1582.
                     M            S            S            R            K            J            S
                                     1            2             3            4           15           16
                     17            18           19           20         21           22           23
                     24            25           26            27         28           29          30
     Memang ada keganjilan pada tanggal 15 Oktober 1582(pada kalender Paus Gregory). 
     Paus Gregory XIII berusaha merubah kalender itu karena perhitungan kalender sudah tidak tepat lagi, sebab tahun permulaan kalender waktu dulu bukan dimulai dengan tahun 1(satu), melainkan tahun 4(empat).  Jadi tujuannya supaya dapat kembali kepada tanggal yang tepat.  Disini kita lihat, hanya tanggalnya yang berubah, sedangkan minggunya(pekannya) tidak pernah tergeser atau berobah.  Itulah sebabnya, hari Sabat yang sekarang pun tidak pernah tergeser.  Apakah benar, Yesus memelihara hari Sabat?.
6.      Mari kita baca Lukas 4:16: “Ia datang ke Nazareth tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab”.  Baca juga: Markus 2:28.
     Dalam hidup Yesus dahulu, Dia memelihara hari Sabat.  Yang sering ditemplak/ditegur Yesus dahulu ialah kefanatikan orang-orang Yahudi cara memelihara hari Sabat itu.  Sebagai contoh: Menolong orang yang melahirkan tidak diperbolehkan pada waktu hari Sabat.  Tetapi jika kambing mereka jatuh ke jurang, mereka menolongnya pada waktu hari Sabat.  Ini tentu keterlaluan!.  Ada orang yang berkata, bahwa sesudah Yesus disalibkan, maka hal itu juga berarti sudah memalangkan Sabat, apakah benar demikian?.
7.      Mari kita buka dan Baca Matius 24:20 “Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat”. 

   Hal ini digenapkan pada tahun 70 Masehi(40 tahun sesudah Yesus di salibkan). 
   Disini, Kristus telah memandang jauh kedepan, sedangkan para Rasul Kristus masih tetap hidup memelihara/merayakan hari Sabat.  Jadi. Tidaklah benar bahwa sesudah Yesus dipalangkan/disalibkan, itu berarti telah memalangkan Sabat.
   Apa yang terjadi sesudah Yesus di salibkan?.
8.      Kita baca Lukas 23:56b; 24:1 “Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat, tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka”.

     Disini dikatakan bahwa pada hari Sabat mereka beristirahat.  Murid-murid Yesus sendiripun tidak membawa rempah-rempah ke kubur Yesus, karena hari itu adalah Hari Sabat.
9.      Rasul Paulus pun memelihara/menguduskan hari Sabat.  Kita dapat lihat dalam Kisah fasal 17:2; Kisah 18:4,11 “Seperti biasa Paulus masuk ke rumah ibadat itu.  Tiga hari Sabat berturut-turut ia membicarakan dengan mereka bagian-bagian dari Kitab Suci”. “Dan setiap hari Sabat Paulus berbicara dalam rumah ibadat dan berusaha meyakinkan orang-orag Yahudi dan orang-orang Yunani”.  “Maka tinggallah Paulus disitu selama satu tahun enam bulan dan ia mengajarkan firman Allah di tengah-tengah mereka”.  Apakah Sabat akan dipelihara nanti di Dunia Baru?.
10.  Mari kita baca Yesaya 66:22,23 “Sebab sama seperti langit yang baru dan bumi yang baru yang akan Kujadikan itu, tinggal tetap dihadapan-Ku, demikianlah firman Tuhan, demikianlah keturunanmu dan namamu akan tinggal tetap”.  “Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman Tuhan”.
     HARUSKAH KITA MERAYAKAN SABAT?.  MENGAPA MESTI HARI SABAT,
     MENGAPA TIDAK HARI YANG LAIN?
            ILUSTRASI :
     Pada suatu hari seorang warga negara Amerika Serikat dituduh sebagai mata-mata di suatu negara.  Kemudian telah diputuskan untuk dijatuhi hukuman mati dengan menembaknya di lapangan.  Konsul Amerika di negara asing itu datang dengan mengendarai kuda sambil membawa bendeta.  Pada hitungan ke sembilan, bendera negara A.S. itu ditutupkan kepada orang yang tertuduh sebagai mata-mata itu.  Para penembak pun menurunkan senjatanya dan tidak meneruskannya karena menembak bendera  berarti menembak negara Amerika Serikat dan tentu itu berarti pula memaklumkan perang.  Orang itu selamat.  Begitu sederhana bendera kita, tetapi kalau di injak-injak, apa yang terjadi.  Hari Sabat itu adalah sebagai lambang,sebagai tanda/peringatan yang sangat penting.
     Bagaimana kita mengetahui bahwa hari Sabat itu adalah sebagai peringatan/lambang?.
11.  Keluaran 31:13 “Katakanlah kepada orang Israel, demikian: Akan tetapi hari-hari Sabat-Ku harus kamu pelihara, sebab itulah peringatan antara Aku dan kamu, turun temurun, sehingga kamu mengetahui, bahwa Akulah Tuhan, yang menguduskan kamu”.  Jadi Sabat adalah merupakan tanda kuasa Allah dan tak dapat dirobah.
     APAKAH BERKAT-BERKATNYA, BILA KITA MEMELIHARA HARI SABAT?
12.  Yesaya 58:13,14 “Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; apabila engkau menyebut hari Sabat “hari kenikmatan”, dan hari kudus Tuhan, “hari yang mulia”; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan  tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong, maka engkau akan bersenang-senang karena Tuhan,..”  Tuhan mengatakan bahwa 6(enam) hari saja hari bekerja dan pada hari Sabat/Sabtu/Hari Ketujuh itu, tidak boleh bekerja (Keluaran 20:9).
     ILUSTRASI:
     Seorang yang jujur mempunyai suatu kedudukan tinggi dalam sebuah perusahaan.  Dia mempunyai gaji besar dan pekerjaan yang menyenangkan.  Dengan mempelajari satu seri pelajaran Alkitab, ia dapati kebenaran mengenai hari Sabat yang kudus.  Oleh karena ia benar-benar mencintai Tuhan, ia ambil keputusan untuk mulai memelihara Sabat Tuhan yang benar.  Ia menghadap pemimpinnya dan meminta izin untuk tidak bekerja pada hari Sabat, namun permohonannya ditolak.  Setelah banyak berdoa, dia pun minta berhenti dari pekerjaannya.  Setelah keluar dari pekerjaannya, ia mengalami kesulitan.
     Berbulan-bulan simpanannya pun habis.  Rumahnya dijual dan tinggallah mereka dalam rumah yang kecil.  Namun mereka percaya bahwa Allah yang mereka sembah itu sanggup memelihara.  Akhirnya sampai tidak ada makanan  di rumah mereka.  Namun, mereka tidak bimbang dan menyerah.  Dia selalu berpegang kepada janji Tuhan dalam Mazmur 37:25 yang menyatakan: “Dahulu aku muda, kemudian jadi tua, tetapi tiada pernah kulihat orang yang benar itu ditinggalkan atau anak cucunya meminta sedekah.”
     Keluarga itupun berkumpul minta doa.  Iapun keluar mencari pekerjaan seperti yang sering dia lakukan.  Belum jauh ia berjalan, ia bertemu dengan seseorang yang berhenti dan memberi hormat kepadanya.  Heran,...orang yang tak dikenalnya itu mengulurkan tangannya dengan penuh kesopanan untuk berjabat tangan.  Pada waktu keduanya berjabat tangan, tamu itu menekankan sesuatu ke tangan ayah ini sambil berkata: “Apakah tuan mencari pekerjaan?”.  Jawaban yang diberikan: “Ya, benar!, dapatkah tuan menolong saya?”.  Orang asing itu kemudian berkata:”Diseberang sungai dalam kota ini, ada satu perusahaan yang memerlukan seorang pegawai”.  Singkatnya, merekapun berpisah.  Saudara dapat gambarkan perasaan gembira yang memenuhi  hati ayah ini ketika ia memandang/melihat, ada uang ditangannya dari orang yang tidak dikenalnya itu.  Kemudian ia berbalik untuk mengucapkan terimakasih, namun sudah terlambat, orang itu telah pergi dan tidak kelihatan lagi.

    Dengan segera ia membeli bahan makanan dan kembali ke rumah untuk membagikannya kepada keluarganya.  Doa syukur dilayangkan kepada Tuhan karena permohonan yang telah dijawab pada pagi itu dan berdoa lagi minta pimpinan karena ayah itu akan pergi mengajukan permohonan pada perusahaan yang disebutkan oleh orang asing tadi.  Setelah ia tiba di perusahaan itu, ia terharu mengetahui bahwa benar mereka membutuhkan seorang yang seperti ayah itu, apalagi ia telah pernah kerjakan pekerjaan itu.  Lebih daripada itu, gajinya sekarang lebih tinggi daripada gajinya dahulu dan kepadanya diberikan kebebasan berbakti pada hari Sabat.

C. KONKLUSI:
      Saudaraku yang kekasih,....Apakah saudara bersedia mengaku dan mengerti bahwa hari Sabat adalah merupakan Hari Raya Internasional?.
     Allah tidak meninggalkan umat-Nya.  Dalam hidup ini mungkin kita sering diuji.  Ia membiarkan ujian itu datang.  Namun Ia berkata dalam Yesaya 43:2 “Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau”.
     Tuhan akan menyediakan satu umat yang setia, yang akan tinggal serta-Nya selama-lamanya.  Saya mencintai Tuhan Yesus karena segala sesuatu yang telah diberikan-Nya kepadaku.
     Saudaraku,..katakanlah : “Saya mencintai hari Sabat karena Tuhan juga mencintai dan memeliharakannya.  Saya senang memeliharanya agar saya dapat bersatu dengan sorga.  Saat ini perkenankanlah saya untuk mengundang saudara agar bersatu dengan jutaan orang Kristen diseluruh dunia yang dengan gembira menurut kemauan Allah dalam kehidupan Kekristenan yang penting ini.  Kiranya Tuhan Allah memberkati dan menolong kita, inilah pengharapan dan doa kami.  Tuhan memberkati kita semua!.
   Kita akhiri dengan berdoa: " Bapa yang penuh kasih,..Puji Syukur kami panjatkan kehadirat-Mu.  Kiranya Tuhan memberkati kami agar kami boleh melakukan kehendak-Mu dalam kehidupan kami.  Kami berdoa didalam Tuhan Yesus, Amen!.
                                                                        ==00==